5 Trik Beli Buku Lebih Murah Dibandingkan Orang Lain

Posted 18 Jun 2014 — by admin
Category Tips Untuk Penulis, inspirasi

Oleh: Anang YB

Buku itu mahal. Dulu, kita masih bisa membeli sebuah buku dengan ketebalan 150 halaman seharga 20 ribuan. Kini? Susah menemukan harga buku sebesar itu. Saya punya trik bagaimana membeli sebuah buku dengan diskon. Dijamin diskon ini bisa Anda nikmati sepanjang waktu. Ada lima trik. Ini dia.

Pertama, belilah buku dalam versi digital. Penerbit dalam grup Gramedia sudah menjual buku-buku baru (terpilih) dalam dua versi, tercetak dan digital. Keduanya memiliki konten yang sama persis. Jika Anda membeli buku versi digital, diskonnya kadang bisa 50%. Buku versi digital bisa Anda baca di PC, smart phone, iPad, dll. Silakan belanja di Gramediana.com, Amazon, dll.

Kedua, belilah buku tercetak di toko buku online. Toko buku online selalu memberikan diskon. Kisarannya bisa 10%-15% di luar promo yang kadang bisa lebih besar lagi potongannya. Belilah buku-buku tercetak di sana. Disarankan Anda sekaligus membeli beberapa buku agar hemat ongkos kirim. Biasanya empat buku setara dengan satu kilogram.

Ketiga, milikilah KG Value card. Ini adalah dompet elektronik varian kartu Flazz. Anda bisa memperoleh diskon tiap kali belanja di TB. Gramedia. Cek cara bikin KG Value Card di situs mereka.

Keempat, pantau terus akun media sosial termasuk Facebook dan Twitter. Mereka sering mengadakan promo secara berkala. Daftarkan email Anda untuk memperoleh newsletter berisi info promo.

Kelima, dan ini yang belasan tahun saya nikmati … belanjalah buku di TB Gramedia bersama karyawan Kompas-Gramedia Grup. Kartu karyawan mereka cukup sakti untuk memotong harga buku hingga 20%, kapan pun.

Selamat belanja ….

5 Barang Wajib Dibawa Saat (Saya) Travelling

Posted 06 Jun 2014 — by admin
Category Jasa Ghostwriting, inspirasi, lomba menulis

oleh: Anang YB

Jadi penulis dan jadi geografer itu bikin hidup saya amat asyik. Lebih-lebih ditambah satu hobi saya yang lain, yakni travelling. Bayangkan, dengan menjadi seorang geografer saya bisa keliling Indonesia dan kini (hanya) tersisa Pulau Papua dan Kepulauan Nusa Tenggara yang belum saya datangi. Hampir semua gratis dan digaji dari proyek yang saya pegang. Keliling Indonesia (dan sekarang mulai tergoda untuk melakoni backpacking ke luar negeri) juga membaut saya asyik dalam aktivitas menulis. Banyak hal unik bisa mengisi lembar-lembar buku saya.

Nah, setiap travelling—entah karena pingin piknik bareng keluarga atau karena pekerjaan—saya selalu membuat daftar barang yang saya bawa. Sudah tentu hanya barang-barang penting saja yang dibawa. Dan satu lagi, barang itu mesti kuat karena pekerjaan mengharuskan saya mesti keluar masuk hutan, rawa, mengelilingi ratusan pulau, dan berpindah dari satu airport ke airport lain. Beruntung, istri saya cukup mania berbelanja di ACE Hardware. Di situ barang-barangnya berkualitas bagus dan lengkap termasuk peralatan travelling.

Pingin tahu barang wajib yang selalu saya bawa selain pakaian? Check it out:

Smartphone

Ini barang wajib banget. Smartphone yang mesti mahal dan bermerk bergengsi. Bagi saya, yang penting adalah dia memiliki layar lebar (sekitar 5 inch) karena wajib bisa menampilkan peta digital (ya iya lah … saya kan geografer), baterai tidak boros, dan body-nya kuat.

GPS

Nah, saya punya GPS Garmin warna kuning yang berbahasa Indonesia. Harganya lebih murah daripada sebuah smartphone. Alat ini penting banget biar pun sekarang smartphone android yang saya punya ada aplikasi peta. Tapi , bukankah di tengah hutan dan rawa belum tentu ada sinyal? GPS tetap jadi andalan.

Backpack

Backpack saya ada beberapa ukuran tergantung berapa lama mau jalan. Ada yang 6 liter ada yang lebih kecil. Backpack traveller tentu beda dengan ransel anak sekolah. Tetap wajib cari yang kokoh, memiliki kantung penutup/pelindung dari air hujan, kancing kuat. Lebih bagus lagi bila water-proof.

Pasport Pouch

Saat travelling bareng keluarga, kantong paspor perlu disiapkan. Kenapa? Sebab pasport pouch tak hanya untuk menyimpan paspor semata-mata. Di situ saya menyimpan lembar check in dan tiket pesawat—saya selalu melakukan check in jauh hari lewat web dan mencetaknya—dan juga tempat saya menyimpan bukti booking hotel. Oh ya, di ACE Hardware ada banyak model pasport pouch, kami juga beli di sana.

Water Bottle

Anda tentu tahu betapa mahalnya harga air mineral di Singapura. Konon orang sana pun kalau di food courd belum tentu beli minum, kalau nggak bawa sendiri mereka rela hanya minum kuah dari makanan yang mereka beli. Tips Anda yang travelling, bawalah botol minum sendiri sejak berangkat. Di Singapura Anda bisa mengisinya dengan air siap minum dari water tap. Bagi saya yang geografer, botol minum juga amat penting agar sehat selalu di lokasi yang masih asing. Air minum dari hotel selalu saya bawa keliling menggunakan botol minum tersebut. Tips, pilih botol minum yang kedap alias tidak bocor, tahan jatuh, dan ukurannya sesuai kebutuhan Anda. Botol minum dan termos travelling bisa Anda cari yang berkualitas di brosur ACE Hardhare traveller di sini.

Istri saya selalu menjadi pengarah gaya sebelum kami narsis di depan kamera. Tripod selalu jadi andalan.

Kamera dan Tripod

Nah, ini yang tidak boleh ketinggalan: kamera dan tripod. Mana asyik jalan-jalan tanpa benda ini. Kalau pas travelling bareng keluarga, sudah pasti kamera dan tripod panjang jadi andalan. Selfie bisa dilakukan di sembarang tempat kalau kita siap sedia dengan perangkat tripod. Lantas bagaimana kalau saya pas pergi sendiri jalan masuk hutan atau keliling lautan? Andalan saya adalah mini tripod yang disebut gorilla. Ini adalah tripod setinggi 20 centimeter dan bisa dililitkan di pohon, pagar, terali jendela, tiang kapal, dan lain-lain.

Di luar kelima barang wajib tadi, beberapa alat kecil seperti gembok ransel, smartphone holder, tas pinggang, kacamata renang, dan lain-lain juga kerap kami siapkan. Tergantung tujuan travelling dan moda transportasi yang kami pakai. ACE Hardware menjual barang-barang itu. Kunjungi situs www.acehardware.co.id kalau belum sempat ke sana.

Nah, terbayang betapa asyiknya travelling dengan alat yang sudah disiapkan dengan baik? Pilih hanya barang berkualitas biarpun harga sedikit mahal. Selamat menjelajah dunia!

@Anang YB

Apa Jadinya Republik Ini Tanpa Ghostwriter?

Posted 28 May 2014 — by admin
Category Freelance Writer, GHOSTWRITING TIPS, Jasa Ghostwriting

Ketika saya dipercaya untuk membantu membesut buku sejarah hidup seorang istri menteri zaman orde baru, saya temukan kisah seru yang tidak dipublikasikan di media mana pun. Jatuh bangunnya si menteri, kisah cintanya, keras kepala orang itu,dan juga harta kekayaan beliau yang melimpah dan bertebaran hingga Los Angeles.

Dari situ saya sadar, apa jadinya kalau republik ini tak ada ghostwriter. Mungkin kisah-kisah itu akan terkubur bersama jasad pemilik kisah itu. Saya pun jadi sadar betapa berharganya buku tentang global talent yang juga saya bantu penulisannya. Di buku itu tak sekadar dibahas tentang plus minus orang republik ini saat beradu peluang menjadi global talent tapi juga banyak tips untuk menjadi pribadi kompetitif di pertarungan globalisasi.

Saya pun bersyukur mendapat kesempatan menulis kisah hidup Calvin seorang penderita penyakit yang amat langka, penyakit “tulang lunak” alias Osteogenesis Imperfecta. Perjuangan seorang bocah untuk menyembuhkan dirinya denagn obat-obatan yang masih taraf uji coba, berbagi pil dengan penderita lain karena langkanya penyakit itu, mengalami diskriminasi dalam pendidikan, dan terpaksa diterbangkan ke luar negeri karena kerusuhan Mei 2008.

Ghostwriter adalah penyuara. Ia hadir sebagai resonansi gagasan-gagasan dahsyat, kisah-kisah inspiratif yang kalau dibiarkan menguap tidak akan pernah sampai ke masyarakat.

Senang, saya bisa memilih profesi ini, seorang Ghostwriter Indonesia.

Menulis Cepat Tuntas? Itulah Naskah Model Butiran

Posted 06 May 2014 — by admin
Category GHOSTWRITING TIPS, Tips Untuk Penulis, inspirasi

jurus menulis cepat

Oleh Anang YB

Menulis naskah buku itu asyik, ya kan? Tapi terkadang otak justru buntu saat kita sampai di bagian tengah. Seolah semua ide terlanjur diurai di awal. Dari yang semula mau menulis 200 halaman buku, tapi otak mulai low-batt memasuki halaman 80-an …. Bisa jadi Anda pernah mengalami hal itu. Kasus seperti itu banyak terjadi pada proses penulisan naskah model tahapan. Hemm … bagi Anda yang lupa-lupa ingat soal ragam naskah, saya coba jelaskan sebentar.

Naskah model tahapan adalah naskah buku nonfiksi yang dari bagian awal hingga bagian akhir bergerak langkah demi langkah, dari sesuatu yang umum menuju ke bahasan yang lebih detail. Bayangkan Anda membaca skripsi atau laporan penelitian. Atau buku how-to cara berbisnis online yang memulai naskahnya dari mencari ide bisnis dan berujung pada cara mengirim barang. Buku biografi dan true story termasuk dalam model naskah ini. Penulis biasanya mulai mengerjakan naskahnya dari bagian awal. Demikikan pula pembaca, mereka membaca dengan nyaman bila berurut dari bagian awal terus beranjak ke halaman-halaman berikutnya.

Model naskah kedua adalah model butiran. Ini adalah model naskah yang bisa Anda buat dengan lebih cepat. Cepat menulisnya, cepat risetnya, dan tentunya bisa Anda tulis dari halaman berapa saja. Naskah butiran terkadang dianggap sebagai naskah yang kalah bobot dibandingkan naskah model tahapan. Bagi saya, itu urusan masing-masing dan Anda sebagai penulis tak perlu merasa turun gengsi apalagi malu-malu untuk launching buku model ini. Semua karya tulis sama baiknya, bahkan andai yang Anda buat sekadar buku mewarnai.

Balik ke model naskah butiran. Naskah ini bisa Anda susun dari materi tulisan yang ada di blog Anda. Bisa juga dari note di Facebook bahkan dari kumpulan kicauan Anda di Twitter. Kalaupun Anda tidak memiliki semua itu, Anda bisa riset di internet dengan tetap mengedepankan niat baik: tidak untuk menjiplak. Lihatlah gaya-gaya artikel di internet. Anda sudah pasti pernah membaca model tulisan seperti ini: 8 Jurus Memikat Wanita, 5 Hal yang Dibenci Atasan, Ini Dia Tujuh Rahasia Berbohong yang Membahagiakan …. Model-model tulisan semacam itu bisa jadi embrio untuk lahirnya sebuah naskah model butiran.

Di toko buku Anda juga amat mudah menemukan buku dengan judul: 101 Tips Merawat Perabot Rumah, 88 Mesin Uang di Internet, Panduan Komplet Jadi Backpacker, Ini Dia Ayat-Ayat Dahsyat, Jurus Mulus Presentasi, Rahasia Suami Gampang Poligami, dan lain-lain …. naskah-naskah itu bisa Anda tulis secara cepat. Tiap topik kiat dapat Anda tulis sepanjang 3-5 halaman saja. Lipat gandakan dengan menulis kiat lain hingga berjumlah 20-40 bahasan. Cara termudah adalah dengan membuat outline tulisan. Saya lebih sering memakai mind map dan itu amat membantu. Dengan outline ataupun mind map ini, Anda dapat mulai menulis dari mana saja.

Nah, jangan katakan Anda tidak punya ide menulis. Isilah waktu Anda dengan merancang naskah model butiran ….

@Anang YB

Hlm 1 of 12212345102030...Last »