Kumpulan Pentigraf Tema Virus Korona (3)

Kumpulan Pentigraf Tema Virus Korona (3)

MAUT DI DEPAN MATA Oleh: Merry Srifatmadewi Kutatap dari jauh ketika peti mati dimasukkan ke liang lahat. Hatiku tak bisa dikatakan betapa rasanya seperti mimpi disambar petir. Kata-kata terkunci di ujung lidah. Air mata semakin mengalir deras. Peti mati jenazah suamiku diturunkan. Baru sebulan lalu aku bahagia dinikahi dirinya, suami dari teman baikku yang meninggal …

Lanjutkan membaca >>

Kumpulan Pentigraf Tema Virus Korona (2)

Kumpulan Pentigraf Tema Virus Korona (2)

BERPULANG “Papa pulang malam ini kan, Ma?” Dion kecil menarik-narik tangan Mamanya dengan keras. Ini pertanyaan ke-sepuluh dan Mamanya lagi-lagi hanya mengangguk, memalingkan muka, dan bergegas menjauh. Dion mematung sambil memeluk robot kardus yang baru berbentuk setengah bagian. Papanya sudah berjanji akan membantunya menyelesaikan tugas daring dari sekolah itu. Tujuh hari sampai hari ini Dion …

Lanjutkan membaca >>

Kumpulan Pentigraf Tema Virus Korona (1)

Kumpulan Pentigraf Tema Virus Korona (1)

01 KORONA EMAS oleh Anang YB Brig mengangkat kedua tangannya dengan lemah. Meraba-raba benda di atas kepalanya yang lelah terbaring. Jemari kecilnya menyentuh lingkaran korona keemasan hadiah untuk ulang tahunnya yang ke-enam tahun dua hari lalu. Pesta itu telah berlalu dan menyisakan hadiah tambahan tak terduga, virus korona di dalam tubuh kecilnya. “Princess pasti kuat!” Tulisan …

Lanjutkan membaca >>

The Two Popes: Layak Tonton?

The Two Popes: Layak Tonton?

Saya menonton film The Two Popes dengan seksama. Sampai penutup. Kesannya? Apik. Editing film, dialog yang dibangun, dan pengambilan gambar semua keren. The Two Popes adalah film tentang dua Paus dalam satu bingkai sinema. Diperankan oleh Anthony Hopkins sebagai Paus Benedict XVI dan Jonathan Pryce sebagai Cardinal Jorge Mario Bergoglio (nantinya dikenal sebagai Paus Francis). Film The …

Lanjutkan membaca >>

Saya Mencari Jasa Ghostwriter!

Saya Mencari Jasa Ghostwriter!

Membayangkan nama Anda ada di sampul buku? Mungkin iya. Tapi, orang berbeda akan mengelak. Bukan itu tujuan saya! Saya ingin gagasan saya sampai ke pikiran orang lain. Oke, itu alasan yang masuk akal juga. Orang lain bisa jadi punya alasan berbeda. Mereka ingin berbagi kisah hidup agar entah siapa di luar sana mendapat pencerahan melalui …

Lanjutkan membaca >>

Bagaimana Menerbitkan Buku Biografi?

oleh Anang YB Anggaplah penulis biografi Anda—atau Anda sendiri lah yang menulis biografi itu—sudah menyelesaikan naskah biografi itu. Anda sudah sepakat dan bisa menerima hasil penyuntingan, tambahan foto, dan desain awalnya. Anda pun mungkin sudah berfoto untuk desain kovernya. Lantas, bagaimana cara untuk menerbitkan buku biografi itu? Tidak seru dong kalau sebuah buku biografi hanya …

Lanjutkan membaca >>

Apakah Biografi Harus Menulis Lengkap Gelap Terang Hidup Seseorang?

Ada masanya saya menulis biografi tanpa sedikit pun suara dari istri, anak, apalagi menantu si sosok. Keberadaan mereka entah dimana. Bahkan mengunjungi rumah beliau pun tak ada akses. Kali berbeda, saya menulis biografi dengan sumber utama kisah dari istri dan anak-anaknya. Kali lain, saya menulis biografi dengan jadwal padat untuk mendengar kisah dari istri, anak, …

Lanjutkan membaca >>

Nepal Menunggu

Nepal Menunggu

“Aku tahu rindumu. Traveling keliling dunia di akhir tahun seperti yang kau tunggu.”   Kemana lagi kita? Meluncur ke Kunming dengan musim bunga abadi? Kita sudah ke sana tahun ini. Menjejak Yunnan, China yang bersih (kecuali toiletnya, haha ….). Ketika mata kita terbelalak dengan liur hampir menetes menatap bebek peking yang berkilau di atas meja. …

Lanjutkan membaca >>

Buku Franky “Kengkang” Kowaas Sudah Beredar

Buku Franky “Kengkang” Kowaas Sudah Beredar

Aku ikut terseret ke dalam impian pria itu, seperti perahu karet yang terhempas berkali-kali ke bebatuan dan tebing Sungai Nimanga dan aku ada di dalamnya bersama Franky. Sama-sama memegang dayung.  Ayunan dayung itu memang padu namun tidak selalu searah sebab begitulah hakikat mengendalikan bahtera dalam gulungan jeram. Satu dayung menahan dan dayung lainnya mengarahkan. Satu …

Lanjutkan membaca >>

Contoh Pentigrafi: Dua Wanitaku

Contoh Pentigrafi: Dua Wanitaku

Kafe ini tidak begitu besar, tapi cukup ramai pengunjung. Mungkin karena suasananya yang nyaman. Kuhirup kopi yang masih mengepul itu pelan-pelan, sambil mataku tak lepas menatapnya. Namanya Rani, sosok cantik yang sejak tadi sibuk melayani tamu yang silih berganti. Ini cangkir ketiga yang kupesan, dan aku sudah duduk di sini hampir dua jam. Sebentar lagi …

Lanjutkan membaca >>