Writing Tresna Jalaran Seka Kulina

Saya suka menulis,karena pada dasarnya saya pemalu (*yang ga percaya silakan simpan dulu rasa ketidakpercayaan Anda), jadi menulis merupakan sarana saya mencurahkan isi hati dan perasaan. Menulis bagi saja memiliki efek terapetik. Membantu saya menyalurkan perasaan-perasaan yang tak tersampaikan, omelan saya yang cuma di awang-awang, gemes saya sama penampilan orang, rasa pengen saya akan sesuatu yang belum kesampaian dan masih banyak lagi.


Saya bisa menulis tentang si Anu yang tertuang menjadi tokoh dengan nama yang sesuka hati saya bisa saya ganti. Saya bisa menulis pengalaman saya tanpa harus menunggu ada orang lain mau mendengarkan cerita saya. Dengan tulisan, saya tidak harus memaksa orang untuk mendengarkan curhat saya, karena yang mau pasti akan membacanya yang tidak mau dan tidak suka, tidak perlu membacanya, gitu aja kok repoot?

Pelajaran bahasa Indonesia di bangku sekolah banyak mengajarkan saya tentang menulis, dari membuat kerangka karangan dan mengembangkannya menjadi kalimat inti dan kalimat pembantu. Tapi sepertinya saya lebih menikmati jadi “free styler” , yang penting nulis dulu – nanti baru di-edit. Denga gaya ini memang proses menulis saya lancar tetapi kadang cenderung “overwhelming” dan terlalu banyak ide yang campur aduk Kegiatan mentoring menulis kembali mengingatkan saya kepada pentingnya membuat suatu outline, kerangka karangan, premis dan sebuah sinopsis. Dan memang sangat membantu dalam proses menulis. Inti cerita dan topik tetap fokus dan terjaga, dan mengalir dengan baik.

Dengan kerangka karangan pun, kadang saya masih mengalami stagnansi, mati gaya dan kehabisan ide untuk merangkai kata. Nah kalau sudah begitu, karena saya suka musik, saya menggunakan stimulus musik untuk membangkitkan ingatan-ingatan saya tentang apa yang saya tulis. Contohnya sewaktu saya menulis dengan background tahun ’98-an, saya mendengarkan lagu-lagu yang hits di era itu. Semua kenangan tentang apa yang sedang ngetrend dan happening di kala itu, membantu dalam menulis setting
ataupun penampilan tokoh yang saya tulis.

Cara lainnya adalah dengan berbincang dengan teman tentang topik yang kita tulis. Dengan menceritakan kembali, biasanya akan muncul ide-ide segar yang bisa ditambahkan dalam menulis. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul dan harus kita jawab merupakan stimulus kita untuk memunculkan ide dan menambah untaian kata dalam tulisan kita.

Kalau me-refresh mood menulis dengan traveling itu sudah jelas! Banyak ide saya dapat dengan traveling. Tempat yang baru memperkaya cerita kita. Problem saya adalah sering traveling dari pada menuliskannya. Ketika jadwal jalan-jalan sambung menyambung, ide yang ada sebelumnya tersimpan bersama souvenir yang kita beli sewaktu jalan-jalan. Namun demikian, foto-foto yang saya dapat selama travelling banyak membantu menulis. Dengan melihat kembali foto-foto tersebut, bisa me-recall memori saya tentang apa yang ingin saya tuliskan. Foto juga membantu saya dalam mendeskripsikan sesuatu yang saya ingin tulis terlihat nyata.
Bagaimana caranya saya “mencicipi” tulisan saya sudah enak atau belum?
Biasanya saya akan baca ulang setelah tulisan jadi. Kalau saya menulis sesuatu yang “touchy” , biar pun saya baca ulang lagi tetap akan menghadirkan perasaan yang sama.

Kadang saya senyum-senyum sendiri atau bisa tetap menitikkan air mata ketika membaca kembali bagian yang saya tulis. Tentu saja tidak mengabaikan peran orang lain untuk “mencicipi” tulisan saya. Kalau kita minta teman atau saudara kita membaca dan masih berkerut dahinya dan banyak pertanyaannya, mungkin tulisan kita hanya kita dan rumput
bergoyang yang mengerti.

Singkat kata, menulis itu berbahaya!!! karena bisa menjadi candu! Ketika tulisan saya diapresiasi, saya jadi ingin menulis lebih banyak lagi. Semakin banyak menulis, juga membuat skill menulis kita lebih baik lagi. Benar kata pepatah Jawa , writing tresna jalaran seka kulina. Kita bisa karena terbiasa.

Tulisan Elizabeth Rose, penulis buku “Look at My Garden”, hobi nulis dan traveling tinggal di Vientiane, Laos

Jasa Penulisan Buku Biografi Pasti Terbit

Rasanya, saya tidak pernah menuliskan kata-kata “Jasa Penulisan Buku” di kartu nama. Saya lebih nyaman berfokus pada predikat sebagai pemberi jasa ghostwriter dan penulis sbiografi. Tapi sudahlah, di Indonesia, beda-beda kata masih bisa dimaklumi asalkan tahu sama tahu.

Jasa penulisan buku di Jakarta dan kota-kota besar lainnya banyak dicari. Saya tentu saja gembira sebab itu sebagai pertanda bahwa kesadaran orang untuk unjuk gagasan melalui buku makin terlihat. Saya sendiri mencatat, permintaan bantuan jasa ghostwriter dan jasa penulisan buku biografi meningkat cukup signifikan. Dan, mereka datang dari banyak kota yang tidak saya duga. Mulai dari Bali, Gorontalo, Medan, Papua, Lampung, dan entah mana lagi.

Temanya pun penuh ragam. Jasa penulisan buku kedokteran misalnya. Kali pertama menggarap buku kesehatan bersama seorang dokter muda yang juga novelis bernama Amanda. Kami membuat naskah buku kesehatan seputar kehamilan dengan judul H2O alias Hamil Harus Oke.

buku panduan pengobatan diabetes
buku panduan pengobatan diabetes

Kedua kalinya saya menggarap naskah kesehatan tentang penyakit Diabetes atas permintaan Soyjoy. Buku terbit full colour dan beredar melalui penerbit Elexmedia. Uniknya, klien datang bukan langsung ke saya tapi melalui penerbit.

Buku ketiga tema kesehatan saya bakal terbit tahun ini. Kali ini bertema autoimun hasil olah pikir seorang dokter baik dan ahli autoimun. Saya membantu beliau untuk mengemas informasi-informasi itu ke dalam format naskah buku yang populer dan mudah dipahami masyarakat awam.

Eh, tapi kalau buku-buku tema penyakit saya buat juga ketika mendapat permintaan jasa penulisan buku biografi. Misalnya buku The Boy in The Baby Stroller dengan fokus penyakit OI alias Osteogenesis Imperfecta, juga biografi seorang ODHA hasil kerjasama Andy F Noya, Penerbit Buku Kompas, dan saya.

buku memoar ODHA kerjasama penerbit buku kompas dan Andy F. Noya

Belakangan, saya semakin banyak digoda dengan permintaan jasa penulisan buku biografi. Tokoh yang saya angkat mulai dari sosok Bu Menteri, rektor, pengusaha, dan masih banyak lagi. Untuk mereka saya selalu sediakan waktu lebih banyak dibandingkan permintaan jasa ghostwriter.

Kenapa? Sebab cara menulis buku biografi tidak sepenuhnya sama dengan tema-tema buku nonfiksi lainnya. Ada proses riset yang lebih mendalam, tahap wawancara yang lebih intens, lebih banyak, dan butuh narasumber yang kadang bisa lebih dari lima orang.

Hal lain yang bikin penulisan buku biografi lebih lama adalah membuat gaya tutur dan konten yang klik dengan keinginan klien. Tak mudah untuk sampai pada titik itu. Sebab, satu dua kata dan satu dua fakta yang tidak pas bisa membuat naskah biografi yang kita susun ditolak dan diminta revisi oleh klien.

Karena itu, jasa penulisan buku biografi bisa butuh waktu lebih lama dibandingkan penulisan naskah nonfiksi nonbiografi. Kira-kira, saya butuh waktu 4 bulan untuk menuntaskan satu buku biografi setebal 200 halaman buku. Karena waktu lebih lama, dan tim yang lebih banyak maka otomatis tarif menulis buku biografi juga menyesuaikan.

Namun, saat proses menulis buku biografi tuntas dibuat dan klien puas, saat itulah kita para pemberi jasa penulisan buku biografi bisa menarik napas lega–boleh juga piknik sebentar melepas stres yang terlanjur hinggap.

Tugas belum selesai …. Sebab, naskah buku biografi yang bagus itu harus kita bantu terbitkan. Apakah jasa penulisan buku biografi sudah include jasa penerbitan? Saya sih tidak. Tapi, justru saya gratiskan sebagai beyond expectation service. Saya akan semaksimal mungkin membantu klien menemukan penerbit terbaik di Indonesia,  memungkinkan masuk toko buku Gramedia, dengan desain sesuai taste si klien.

jasa ghostwriter di jakarta
jasa ghostwriter di Jakarta

Beneran gratis? Saya sih iya. Saya akan memediasi si klien untuk bisa meeting dengan penerbit Gramedia Pustaka Utama, Grasindo, Bhuana Ilmu Populer, atau Penerbit Buku Kompas. Semuanya itu adalah penerbit papan atas di Indonesia, punya reputasi baik, dan akan menaikkan branding si klien.

Bagaimana bila klien akan memakai buku untuk keperluan internal alias tidak diterbitkan? Itu juga hal mudah untuk saya. Saya sudah memiliki pengalaman cukup untuk membantu si klien melakukan seluruh proses self publishing. Mulai dari proses editing, desain buku, desain kover, pencetakan, hingga pengiriman ke alamat klien. Saya akan memanfaatkan percetakan dan penerbit berbadan hukum. Tujuannya agar buku itu tetap terbit dan memiliki ISBN.

Pada ujungnya, saya mau bilang: jasa penulisan buku adalah keniscayaan. Ketika banyak orang punya gagasan hebat tapi tak cukup tangan dan waktu untuk mewujudnyatakan dalam bentuk buku, calling saja para penulis profesional. Anda tinggal sampaikan buku apa yang Anda gagas. Mau terbit kapan dan apakah mau terbit di penerbit umum atau cukup diedarkan secara terbatas. Semudah itu kok berbagi gagasan, kisah inspirasi sekaligus menyempurnakan dunia melalui buku.

Salam dari saya, Anang YB Ghostwriter Indonesia, penulis biografi dan ghostwriter. 🙂

 

Cara Menulis Biografi Tokoh

Menulis biografi seolah pekerjaan penulis senior. Apakah memang sesulit itu untuk menulis buku biografi. Jawabannya antara ya dan tidak.

Pengalaman saya selama menulis buku biografi memastikan memang ada kompetensi khusus yang wajib dimiliki oleh seorang penulis yang niat jadi penulis biografi. Diantaranya adalah:

Penulis biografi adalah periset ulung. Jika untuk menulis naskah nonfiksi “biasa” saya butuh minimal melahap lima buku maka riset sebuah naskah buku biografi bisa lima kali lipat bahkan lebih. Riset juga tak sebatas buku tetapi juga kliping berita koran, Googling, foto-foto, dan masih banyak lagi.

Penulis biografi adalah AC/DC alias penulis fiksi dan nonfiksi. Naskah biografi jelas-jelas nonfiksi. Ia akurat, dapat dilacak kebenarannya, didukung dengan data dan telaah yang sahih. Di dalamnya tak boleh ada kisah rekaan. Namun begitu, menulis buku biografi juga butuh seni bertutur yang memikat layaknya seorang novelis. Fakta lokasi dan fakta waktu dapat dikisahkan dengan penuh emosi dan daya pikat yang lekat. Penokohan dibangun dengan detail berdasarkan riset. Penulis biografi juga mampu merajut konflik-konflik faktual dengan demikian menggemaskan. Tanpa itu, ia sekadar perangkai kehidupan tokoh tanpa nyawa. Continue reading “Cara Menulis Biografi Tokoh”

Bagaimana Cara Menulis Flash Fiction Pentigraf?

Menulis flash fiction apalagi berjenis pentigraf apakah sulit? Hemm, saya sendiri lebih sering mengajar menulis flash fiction daripada praktik menulisnya, hahaha …. Maklum, sebagai seorang guru ekstrakurikulier jurnalistik saya dituntut untuk memberikan materi ajar yang asyik dalam tempo 1 jam saja seminggu sekali.

nah, pilihan menulis flash fiction pentigraf adalah solusi terbaik sejauh yang saya rasakan. Dan, anak-anak yang saya asuh–tahu nggak, saay ngajar anak sekolah dasar, lho, hahaha–happy banget bisa berproses menulis flash fiction dengan riang dan hati gembira.

Upss, pengantarnya kepanjangan ya. Kita samakan dulu deh pengertian kita soal flash fiction dan pentigraf. Continue reading “Bagaimana Cara Menulis Flash Fiction Pentigraf?”

Menyunting Naskah Fiksi

Pernah mendapat job menyunting naskah fiksi? Nah, tahukah kamu kalau menyunting naskah fiksi itu lebih sedikit kerjanya daripada menyunting naskah nonfiksi?

Benar lho. Mari kita cek struktur naskah nonfiksi terlebih dahulu. Di dalamnya biasanya ada struktur dan sistematika bab yang terdiri dari bab, subbab, bahkan sampai subsubbab. Naskah nonfiksi juga seringkali menyertakan tabel, rumus, bahkan diagram, dan statistik. Tak cuma itu, naskah nonfiksi juga ada foto dengan caption bernomor urut, ditambah daftar pustaka, indeks, dan testimoni.

Lumayan banyak hal yang harus dicermati saat harus menyunting naskah nonfiksi!

Lain hal saat kamu dapat job menyunting naskah fiksi. Di sana tak ada struktur bab, kamu juga tak perlu ribet mengecek isi tabel, mengurutkan nomor caption gambar, tabel, maupun diagram. Daftar pustaka pun tak ada sehingga kamu tak harus pusing mengecek daftar rujukan ini dan itu.

Jadi apa pekerjaan penyunting naskah fiksi? Ia hanya perlu menyediakan waktu untuk memikirkan apakah kalimat benar atau tidak, serta apakah kalimat mudah dipahami atau tidak. Dalam level penyuntingan naskah fiksi yang lebih dalam, penyunting kadang diminta untuk mengecek konsistensi dan daya pikat cerita.

Simpel ya? Iya. Cuma, biasanya penyunting naskah fiksi adalah penyuka bacaan fiksi juga. Ia perlu punya taste dan naluri untuk membesut naskah lebih baik lagi. Sedangkan penyunting naskah nonfiksi terkadang tak harus seorang penyuka suatu tema. Ia bisa menyunting naskah kesehatan, bisnis, bahkan naskah rohani.

Jadi, kamu siap menjadi penyunting naskah fiksi? Banyak-banyaklah baca novel dan cerpen.

foto: pixabay.com

Mengatasi Macet Menulis Naskah

mengatasi macet writer's block
mengatasi macet menulis writer block
mengatasi macet menulis

Haloo … Siapa yang udah semangat nulis, udah menghabiskan banyak waktu untuk ngetik berhari-hari bahkan berminggu-minggu tapi naskahnya belum tuntas juga?

Pasti ada masalah, kan? Ya … Nulis itu kadang butuh mood. Kadang butuh suasana tenang, kadang mendadak berhenti dan buntu karena banyak alasan, diantaranya:

  1. Mendadak dapat ide tulisan baru. Jadinya, ide tulisan lama tersingkir sementara waktu.
  2. Mendadak nggak suka nulis tema itu karena masuk ke topik yang tidak disukai atau tidak dikuasai
  3. Mendadak habis saja bahannya. Niat mau nulis 100 halaman tapi sudah tak ada bahan sampai di halaman 20
  4. Mendadak merasa tulisannya super garing, nggak ada rasanya.
  5. Mendadak nggak yakin ide tulisannya bakal dilirik penerbit
  6. dan masih buanyaaaak banget alasan yang membuat tulisan tiba-tiba susah dilanjutkan.

Nah, gagal menyelesaikan tulisan itu–ada yang menyebutnya writer’s block–seperti gagal membangun rumah. Analoginya kayak gitu. Proses pembangunan rumah sekadar mengandalkan semangat. Padahal banyak lho yang harus disiapkan untuk membuat sebuah rumah berdiri kokoh dan bagus. Apa aja itu dan kaitannya dengan naskah?

Pertama, sebuah rumah butuh desain detail. Kita sudah membangun rumah kalau semua cuma ada di angan-angan. Meski secara global sudah terbayang bakal punya berapa berapa kamar mandi dan berapa kamar tidur, tapi kamu susah untuk membayangkan kalau tidak didesain secara detail. Demikian pula dengan sebuah naskah buku. Pastikan kita sudah punya “desain isi buku”. Ini bukan sekadar deretan bab demi bab saja. Desain isi buku disebut juga dengan outline naskah.

Outline naskah adalah sebuah rincian detail atas isi sebuah naskah yang disusun sistematis dan detail. Outline naskah memang berisi judul bab dan subbab (ini dapat diubah nanti di akhir penulisan naskah) lengkap dengan deskripsi naratif mengenai isi setiap bagian itu.

Kedua, membangun rumah mesti berhitung jumlah semen, kayu, pasir, bata. Semua itu mesti disiapkan. Tidak harus sekaligus harus ada di awal. Bahan yang wajib ada pada saat mulai membangun rumah adalah batu fondasi dan semen. Demikian pula dengan proses menyusun naskah. Miliki dulu tema dan topik yang kuat. Tulis gede-gede tema dan topik itu di atas kertas dan pasang di samping laptop atau komputer Anda. Jangan dilepas sebelum naskah selesai tuntas.

Material lain seperti bata, kayu, kaca jendela, dan baja ringan serta genteng bisa disiapkan secara bertahap. Itu ibarat bahan bacaan dan referensi dalam proses menyusun buku. Anda dapat mulai baca dan cari penguat untuk topik yang sedang Anda susun. Kalau naskahnya berupa cerita fiksi, luangkan waktu untuk nonton film, sinetron, atau video-video yang memuat dialog-dialog cerdas dan pas. Kalau naskahnya adalah novel anak gaul, ya tonton film Amerika dan film Indonesia yang seumuran itu. Tangkap suasana, emosi, dan gaya gaulnya.

Ketiga, buat kepastian kapan rumah itu mau dituntaskan bikinnya. Mau setengah tahun atau dua bulan saja. Ini penting lho sebab urusan hidup ini bukan cuma bikin rumah doang. Anda sudah nggak sabar untuk bisa menikmati rumah itu kan? Nggak beda dengan membuat naskah buku. Mengatasi macet saat menulis  dapat diatasi dengan memastikan Anda bikin deadline sejak awal! Pokoknya pastikan Anda mau tuntas berapa minggu naskah itu. Mau sebulan menuntaskan naskah? Atau dua bulan? Tulis niat itu dan tempel juga di dekat komputer.

Keempat, siapkan cat dan aksesoris rumah yang buaguuus ya. Biar rumah yang sudah kita bangun tembok-temboknya makin keren dan nikmat untuk dihuni. Naskahnya juga ya … Siapkan cat yang indah. Ini adalah proses editing dan pengayaan naskah. Editing adalah mempercantik pembuatan kalimat, susunan paragraf, bahkan kalau perlu menambal bagian tulisan yang belum cukup mendalam. Sebuah naskah dapat dipercantik dengan menambahkan quote, text box, ilustrasi, infografis, dan foto Anda kalau merasa keren, hahaha…

Nah, tidak sulit kan untuk mengatasi macet saat nulis? Pokoknya tidak susah untuk menuntaskan naskah buku yang sedang Anda buat. Tapi kalau mau belajar cara menulis cepat, tersetruktur, tepat waktu dengan hasil tulisan keren standar penerbit nasional, boleh kok ikut mentoring online privat menuntaskan naskah saya. Nanti saya kasih tahu jurus-jurus saya sampai bisa bikin 40 buku selama karier dan masih nambah terus tiap bulannya.

Panduan Membuat Start Up dan Menjalankannya

Start me up ebong eka
Start me up ebong eka

Satu buku bagus ada di lemari perpustakaan saya.  Dulu saat membeli  buku itu saya pikir penulisnya orang Indonesia, tercantum nama bule Ebong Eka.  Eh ternyata dia orang Amrik hahaha…

Ebong Eka menulis buku apik dan praktis berjudul Start Me Up! dengan subjudul Temukan panduan memulai bisnis kecil dan menjalankannya.

Saya terpikat beli dan baca sampai tuntas buku Start Me Up!  ini karena si penulis telah menciptakan panduan yang bagus untukmencapai bisnis yang sukses.

Bagusnya di mana buku ini?

Dalam Start Me Up!  Anda akan belajar bagaimana untuk:

– Menghilangkan keraguan untuk memulai bisnis

– Menciptakan ide bisnis yang sederhana

– Fokus pada bisnis yang telah Anda jalankan

– Membuat pelanggan Anda membayar lebih tanpa harus kehilangan mereka.

– Memasarkan bisnis Anda dengan tepat dan efisien

– Menciptakan brand yang akan selalu diingat dan dekat dengan pelanggan Anda.

Menarik kan?  Menurut si penulis,  memulai start up yang sukses senantiasa membutuhkan pemahaman pentingnya Empat S: Struktur,  Strategi,  Sistem,  Sale.

Buku setebal 332 halaman ini layak Anda miliki jika serius ingin mendirikan start up saat ini juga.

Temukan buku ini di Toko Gramedia atau saya bantu belikan.  Hubungi saya melalui email anangyb@gmail.com 👍

 

Pahami Makna Menulis Sebelum Menggunakan Jasa Penulis Indonesia

 

Menulis merupakan suatu hal yang mulia. Bagaimana tidak? Ketika menulis, berarti terjadi suatu perpindahan informasi dari penulis kepada pembaca. Penulis berharap pembaca memahami apa yang dimaksud oleh penulis. Pembaca berharap apa yang dia miliki dalam pikirannya bisa masuk juga ke dalam pemahaman pembaca. Tidak jarang, penulis juga berusaha membuat agar pembaca setuju dengan tulisan yang dibuatnya.

Tidak ada seorang pun yang sungguh-sungguh mengetahui semua hal di dunia ini. Untuk itu, orang perlu membaca untuk bisa memahami satu per satu hal tersebut, sepintar apa pun orang itu. Semakin banyak hasil tulisan, maka akan semakin banyak pikiran orang yang terbuka tentang dunia, bukan?

Banyak jenis tulisan yang bisa dibuat. Baik fiksi maupun non-fiksi, semuanya berperan baik bagi orang lain. Penulisan fiksi cenderung membawa suatu makna tersembunyi di balik suatu cerita yang tidak benar-benar terjadi. Contohnya yaitu cerpen, novel, dan puisi. Semuanya dibuat untuk menghibur pembaca tanpa meninggalkan makna yang perlu disampaikan kepada pembaca.

Sedangkan tulisan non-fiksi lebih kepada menyampaikan pesan secara langsung kepada pembaca dengan kenyataan yang ada di sekitar. Tujuan ini bisa kita lihat pada karya tulis, biografi, artikel-artikel berita, esai, hingga artikel Search Engine Optimization (SEO). Semuanya memiliki tujuan yang baik, yaitu menyampaikan informasi kepada pembaca yang mungkin saja belum dia ketahui sebelumnya.

Menjadi penulis memang nyatanya asik. Anda bisa menuangkan memiliki pemahaman yang sama dengan Anda tanpa bermaksud menggurui. Banyak orang mengatakan penulis merupakan salah satu orang paling berpengaruh di dunia. Setuju?

Pernyataan “menulis membutuhkan kemampuan khusus” bisa jadi benar, bisa jadi juga kurang tepat. Diperlukan kemampuan untuk mengolah kata menjadi sebuah tulisan yang runtut dan menarik. Di sisi lain, kemampuan itu bisa saja datang jika kita sering menulis. Semakin sering kita memperhatikan sekitar dan menulis, maka kita akan semakin terlatih. Tulisan akan dengan sendirinya tersusun dengan rapi dan mampu membuat orang tertarik untuk membacanya.

Yang pasti, ada teknik khusus dalam menulis yang harus dipelajari jika Anda ingin membuat suatu tulisan yang menarik. Anda bisa mempelajarinya dengan sering membaca, berlatih, membaca dari internet maupun buku tentang tips menulis yang baik, atau bertanya kepada seorang penulis yang telah berpengalaman dan profesional pada bidangnya.

Sebenarnya, yang terpenting adalah niat kita untuk menulis. Akan semakin banyak orang yang semakin cerdas jika kita terus menulis. Bukan-kah tidak ada gunanya menyimpan ilmu yang dimiliki sendiri dalam-dalam?

Karenanya, menulis-lah! Apa pun. Anda bisa memulainya dengan menulis jurnal pribadi, misalnya. Atau jika Anda suka tulisan yang lebih serius, Anda bisa memulainya dengan menulis artikel atau esai. Percaya-lah, menulis tidak sesulit yang Anda bayangkan.

Namun, bagaimana jika Anda belum percaya diri juga untuk menulis padahal banyak ide-ide cemerlang yang ingin Anda bagikan untuk orang lain? Saat ini banyak jasa penulis Indonesia yang menawarkan jasa menulis, salah satunya yaitu Ghostwriter. Tim kami akan dengan senang hati membantu Anda yang membutuhkan bantuan jasa penulis Indonesia.

Ghostwriter telah menulis lebih dari 40 buku dan terus bertambah. Selain itu, banyak artikel SEO, cerpen, novel, puisi, esai, hingga karya ilmiah juga yang telah kami garap. Pengalaman kami membuat kami yakin untuk menawarkan jasa penulis Indonesia kepada Anda.

Jika Anda tertarik dengan jasa penulis Indonesia Ghostwriter, Anda bisa menghubungi kami. Jangan ragu untuk bertanya bahkan jika hanya sekadar bertanya harga. Harga yang kami berikan akan disesuaikan dengan jenis, panjang, dan waktu yang Anda tentukan untuk jasa penulis Indonesia kami kerjakan.

Jasa penulis Indonesia Ghostwriter dapat dikontak melalui 0816700257 (Call, SMS, WhatsApp) dan email anangyb@ghostwriterindonesia.com.

 

 

 

 

Beli Buku Promo di Gramedia Gratis Pulsa dan Paket Internet

kelas menulis online
kelas menulis online

Kabar seru buat kalian yang sedang menunggu promo buku di Gramedia. Seperti dilaporkan oleh http://pekanbaru.tribunnews.com, Toko Buku Gramedia Jendral Sudirman Pekanbaru menghadirkan promo di bulan Februari ini untuk manjakan para pecinta baca dan buku.

Di toko buku terbesar di Pekanbaru ini, Anda cukup membeli buku senilai 100 ribu terbitan Agromedia, Kawah Media, dan Trans Media maka Anda berhak memperoleh pulsa senilai 10 ribu atau paket data sebesar 1 GB. Asyik banget kan promo Gramedia ini? Oh ya, pengisian pulsa atau paket langsung dilakukan di tempat. Pulsa dan paket internet dari Promo Gramedia ini berlaku untuk semua operator seluler.

Serunya lagi, eelain mendapatkan pulsa telepon atau paket data internet,  konsumen juga berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa sepeda gunung dengan cara melakukan pencabutan hadiah.

Jangan ketinggalan promo Gramedia ini ya, soalnya program ini disediakan hingga periode 15 Februari 2017 saja.