Kelas Menulis Online Novel

kelas menulis online

Saya suka mengumpulkan potongan-potongan kecil quote atau kata bijak dari penulis besar, para pemimpin, dan pemikir.

Selama beberapa tahun, saya telah menumpuk kutipan yang menginspirasi saya itu. Beberapa dari mereka mengandung nasihat bijak bagi kehidupan saya ; lainnya menawarkan perspektif segar yang tidak terpikir oleh saya sebelumnya. Banyak dari mereka malah memberikan tips menulis yang sangat baik.

Saya sadar, banyak orang merindukan untuk bisa menulis dan menerbitkan novel. Mereka terus berpikir tentang hal itu, mimpi tentang hal itu, bahkan sakit karena impian itu, tetapi timbunan tugas harian yang menakutkan dan hanya ada begitu sedikit waktu yang mereka miliki. Sepertinya mimpi menerbitkan novel menjadi hal yang mustahil, yang akan menyita waktu setahun bahkan rasanya  puluhan tahun untuk mewujudkan.

Kutipan-kutipan kata bijak itu mungkin tidak semua orang punya. Padahal itu adalah harta karun yang menjadi inspirasi saya untuk menulis banyak naskah termasuk biografi dan novel.

The journey of a thousand miles begins with a single step.
― Lao Tzu

Ya, apa yang saya lakukan untuk menulis novel itu sekadar langkah kecil.

Berapa tahun sebelum saya menjadi penulis seperti sekarang telah menghabiskan waktu untuk membaca dan menulis sebelum menjadi cukup layak untuk dipublikasikan?
Tahukah Anda, berapa lama waktu yang saya diperlukan untuk belajar bagaimana bercerita, untuk berpegang teguh pada aturan tata bahasa, menulis kalimat demi kalimat yang hidup dan menyentuh?
Saya dan para penulis profesional menghabiskan waktu berjam-jam, bekerja keras, hanya untuk latihan dan mengumpulkan pengalaman. Ribuan halaman menumpuk sebelum kami  merasa layak naskah itu diterbitkan. Ada saatnya dulu setiap kata, setiap paragraf, dan setiap baris yang kami tulis tidak ada satu orang orang pun tertarik membacanya. Tulisan-tulisan yang tidak tidak menghasilkan uang sepeser pun.
Saya habiskan waktu untuk membuat ribuan artikel di blog–saat itu masih mengandalkan blogspot gratisan, dan itu berjalan bertahun-tahun. Jika saat ini saya boleh bernapas lega karena tiap halaman yang saya tulis dapat ditukar dengan ratusan ribu rupiah sebagai balas jasa ghostwriting, itulah yang saya bagikan dalam kelas menulis online termasuk kelas menulis online novel.
Entah melalui kelas mentoring menulis maupun kuliah online, saya selalu berbagi semangat bahwa menulis adalah sebuah kerja keras dan smart. Lebih dari sekadar membagi motivasi sambil berkata “Pokoknya tulis … tulis … tulis.”
No! Menulis lebih dari sekadar motivasi. Dan, di kelas menulis online saya memastikan bahwa Anda harus berproses sampai pada titik matang. Begitu!

Kelas Menulis Online Buku Nonfiksi

kelas menulis online nonfiksi

Belajar menulis? Pingin banget! Tapi kan ….

Nah, kalau sudah pakai “tapi kan” ujung-ujungnya pasti muncul sederet alasan tra-la-la deh. Alasan itu dapat berupa kalimat seperti ini.

  • Pingin sih, tapi kan aku sibuk …..
  • Pingin sih, tapi nggak tahu mau nulis apa ….
  • Pingin sih, tapi aku belum yakin bisa nulis ….
  • Pingin sih, tapi waktunya nggak cocok deh ….
  • Pingin sih … tapi bisa nggak kalau dari rumah saja ….
  • Pingin sih … tapi  duitnya belum ada!

Nah, alasan seperti itu hampir selalu menjadi penghalang kita untuk mengikuti kelas menulis, bener kan? Padahal, mengikuti kelas menulis adalah cara pintas untuk bisa menulis secara benar dan bagus.

Kalau kendala Anda adalah soal waktu, biaya, dan belum terpikirkan mau nulis apa, maka cobalah ikut kelas menulis online novel atau kelas menulis online nonfiksi yang sering ditawarkan di internet.

Oke, taruhlah Anda adalah seorang profesional, dosen, trainer dan ingin membuat buku nonfiksi sesuai kompetensi Anda. Apa sih untungnya mengikuti kelas menulis online nonfiksi? 

Ini dia keuntungan yang bakal Anda peroleh.

  1. kelas menulis online nonfiksi membuat kita fokus, karena metode yang diajarkan bukan cara membuat buku secara umum. Sebab, beda dong cara membuat buku fiksi dan buku nonfiksi. Nah, hal itu akan diajarkan oleh mentor dengan lebih detail dan fokus.
  2. kelas menulis online nonfiksi dilakukan menggunakan media internet. Entah itu diskusi melalui email, platform web, WhatsApp, dan lain-lain. Artinya, Anda tidak perlu membuang waktu berjam-jam sekadar untuk mendatangi tempat kursus
  3. kelas menulis online nonfiksi harusnya lebih murah daripada kelas tatap muka. Sebab, Anda tidak dibebani biaya makan, sewa gedung, listrik, dan lain-lain.
  4. kelas menulis online nonfiksi adalah pintu masuk untuk membangun network. Karena itu, saran saya adalah Anda perlu mengikuti kelas yang target pesertanya adalah para profesional. Hindari memilih kelas menulis online nonfiksi yang sekadar murah. Sebab, kelas yang sedikit lebih mahal biasanya punya target peserta para profesional dan pengajarnya pun profesional.
  5. kelas menulis online nonfiksi yang baik adalah yang diasuh oleh penulis profesional. Ukurannya adalah dia sudah berkarya cukup banyak dan buku-bukunya terbit di penerbit ternama, bukan sekadar buku self publishing atau penerbit kecil. Ingat, guru menulis adalah aset Anda untuk konsultasi seumur hidup!

Nah, sudah paham manfaat mengikuti kelas menulis online? Selamat belajar menulis. Hubungi kami bila Anda ingin belajar menulis bersama kami. Secara online tentunya!

ilustrasi: pixabay.com

Buku dan Inspirasi

tempat asyik nulis buku

Menulis buku membutuhkan konsentrasi sekaligus inspirasi. Lokasi menulis tentu sangat menentukan. Kadangkala untuk menorehkan ide kreatifmu, kamu perlu berada di sudut-sudut sofa yang nyaman atau duduk di kursi di teras rooftop menghadap pemandangan Kota Jakarta yang sibuk.

Bukan hanya itu, alangkah baiknya bila di tempat itu juga dilengkapi perpustakaan berkoleksi beragam pustaka. Bisa jadi, akan membuat kamu lebih bersemangat menulis dengan kata-kata yang bernas.

Bila bukumu rampung, tentu kamu akan senang jika bisa meluncurkan buah karyamu di tempat yang ramai nan mudah dikunjungi sahabat dan kerabatmu.

ESTUBIZI Coworking Space adalah salah tempat idaman bagi para penulis dan freelancer. Interior yang tertata apik dan kaya fungsi. Sambil menyeruput kopi kesukaanmu, menikmati Jakarta dari ketinggian gedungnya di Jalan Wolter Monginsidi 71 di bilangan Kebayoran Baru yang sejuk.

Kalau pun kamu merindukan banyak teman baru, ada beragam aktivitas komunitas di tempat kumpul yang paling nyaman dan strategis di ibukota.

Penasaran mau tahu tempatnya? Ikuti terus Instagram @estubizi.

Artikel oleh Benyamin Ruslan Naba, foto oleh Patricia Emanuelle Intan Naba @emanulls

Tip Menulis Buku Traveling

Buku traveling
Buku traveling

Mau tahu cara jadi travel writer? Tampaknya tidak ada cara yang betul-betul khusus untuk bisa menghasilkan naskah buku traveling. Semua dimulai dengan jurus umum menulis naskah, yaitu dengan mulai membuat outline, membuat draft, melengkapi tulisan, menyunting, dan menerbitkannya.

Beberapa kali saya menerima siswa privat untuk mentoring menulis buku. Kepada mereka, saya berikan rambu-rambu berikut ini:

Kurangi kata “saya”. Yap. Seorang jurnalis tidak akan mengobral kata “saya” demikian pula seorang travel writer. Kata “saya” gunakan seperlunya agar Anda tidak terkesan asyik jalan-jalan tanpa mengajak pembaca.

Carilah detail. Ini jurus yang saya pakai juga saat mengerjakan job menulis biografi. Detail ini membawa suasana di lokasi ke pikiran bahkan fantasi pembaca. Gunakan pancaindera untuk mendeskripsikan detail itu. Misalnya warna yang terlihat, suara yang terdengar, kelembutan yang teraba, aroma yang tercium, dll.

Jalani sendiri. Ada kawan penulis yang tanya ke saya: bolehkah menulis buku traveling dengan meriset tulisan di internet? Jawab saya: no way! Angkat ransel dan keluar rumahlah untuk mendapat bahan tulisan dan foto traveling.

Orisinil: Travel writer seringkali tergoda untuk mencomot tulisan dan foto orang lain. Saran saya, maksimalkan hasil buruan Anda di lokasi wisata. Entah itu data cerita, apalagi foto. Kalaupun terpaksa sekali ambil foto di internet, carilah di situs resmi badan wisata negara itu. Pantang untuk comot dari blog orang lain. Sebab, siapa tahu orang itu berniat membukukan posting di blog-nya.

Gambarkan yang tidak dilihat orang lain. Selalu pastikan ada hal baru dan unik di tulisan kita. Jangan hanya mengandalkan daftar objek wisata atau itinerari yang sudah ada. Tip menghadapi scam, mencari resto halal, ataupun waktu terbaik berkunjung adalah hal yang ditunggu pembaca.

Segera kirimkan. Ya, naskah traveling cepat usang apalagi kalau Anda memasukkan info budget, misalnya. Sukur-sukur sebulan dua bulan sejak mulai nulis Anda sudah kirimkan naskahnya ke penerbit. Risiko menunda pengiriman naskah traveling adalah Anda bisa keduluan penulis lain! Ingat, penerbit tidak akan menjual buku traveling dengan destinasi sama secara bersamaan.

Nah … tip masih banyak sih. Baca buku yang menjadi ilustrasi artikel ini. Pertimbangkan juga untuk ikut mentoring saya menuntaskan penulisan buku traveling 😊

Cara Mudah Jadi Writerpreneur Sukses

      Ï

Cara menjadi writerpreneur

    Cara menjadi writerpreneur

Dwi Suwiknyo penulis buku Writerpreneurship! mengawali ulasannya dengan memberi penekanan: writerpreneur(ship) adalah semangat untuk menjadi penulis andal yang profesional. Yakni, penulis yang menemukan jati dirinya melalui jalan menulis , sekaligus tulisannya dapat diandalkan oleh media/penerbit serta pembaca.

Deal? Yap! Penulis profesional adalah penulis yang sudah khatam dengan jurus menulis, self editing, dan memiliki jaringan yang luas dan kuat. Jangan meng-klaim sebagai penulis profesional jika masih kelabakan dengan teknik menulis cepat, mensiasati deadline yang ketat, memuaskan klien, dan menentukan tarif.

Cara menjadi writerpreneur dapat memakai diagram yang dibuat oleh Robert Kiyosaki yakni Cashflof Quadrant. Dalam diagram itu dijelaskan 4 tipe orang mencari uang, yakni menjadi pegawai, menjadi self employed, menjadi pemilik bisnis, dan menjadi investor. Tiga tipe terakhir cocok Anda jadikan pilihan untuk menjadi penulis profesional yang memiliki writerpreneurship.

Self employed. Artinya, menjadi seorang writerpreneur yang mempekerjakan dirinya sendiri. Ia dapat tampil menjadi penulis lepas atau freelancer. Nyaris sebagian besar writerpreneur berada di dalam kuadran ini. Ia akan mengerjakan job menulis berdasarkan tenaga dan waktu yang dia punya. Entah itu membuat naskah buku, menjadi penulis konten website, mengadakan seminar dan workshop menulis, atau seperti yang saya lakukan: menjadi ghostwriter buku di seluruh Indonesia.

Pemilik bisnis. Writerpreneur yang memiliki tim dapat mengelola bisnis perbukuan dan pernaskahan. Ia bahkan dapat melebarkan bisnisnya dengan jasa desain isi buku, jasa layanan self publishing, jasa desain cover, dan jasa editing. Bisnis writerpreneur semacam ini yidak sulit untuk dikembangkan. Modalnya adalah Network! Network dengan para “pekerja” seperti desainer, percetakan, penulis, editor, maupun network ke calon customer seperti penerbit-penerbit.

Investor. Ingin menjadi writerpreneur sukses tanpa repot? Jadilah investor. Carilah bisnis-bisnis perbukuan yang sedang berkembang lantas investasikan modal Anda di sana. Nikmati pasif income layaknya writerpreneur sukses.

Nah … tipe mana yang akan Anda pilih untuk menjadi writerpreneur sukses? Kontak saya jika Anda serius mencari mentor writerpreneur. Saya punya program mentoring 1 bulan menjadikan Anda seorang penulis profesional!

Simpan

Jasa Penulisan Buku Biografi

jasa ghostwriter buku

Menulis buku biografi, seberapa sulit? Sesulit makan mi ayam menggunakan sumpit. Jadi, sulit atau tidak? Tergantung apakah proses itu baru Anda lalukan pertama kali atau Anda sudah berkali-kali melakukannya!

Jasa penulisan buku biografi di Jakarta dan kota-kota besar lainnya belumlah banyak. Saya termasuk beruntung bisa memenangi seleksi yang diselenggarakan oleh Andy F. Noya untuk menulis biografi tamu di Kick Andy. Buku Hartini: Memoar Seorang Perempuan dengan HIV adalah buku pertama dari beberapa judul yang dipercayakan oleh Andy F. Noya kepada tim Ghostwriter Indonesia.

Menulis biografi memang salah satu pilar dari jasa ghostwriter penulisan buku. Kami, tim Ghostwriter Indonesia bisa melakukan proses menulis biografi itu mulai dari dua bulan hingga enam bulan. Selalu ada keasyikan membongkar kisah-kisah yang terungkap. Selalu ada tantangan untuk menemukan hikmah di balik setiap kejadian.

Andy F. Noya bukan satu-satunya klien yang mempercayai kami menulis biografi. Sebab, kami juga memberikan jasa menyunting buku memoar untuk seorang ibu istri mantan menteri di era orde baru. Bahkan, beliau membuat buku sampai dua kali dengan campur tangan tim Ghostwriter Indonesia. Buku pertama kami arahkan menjadi buku memoar kisah cinta beliau. Sedangkan buku kedua spesial membahas perkembangan bisnis yang dikelola hingga usia kepala tujuh.

Pengalaman tim Ghostwriter Indonesia dalam memberikan Jasa penulisan buku biografi terus terasah ketika klien kami dari pebisnis, tokoh daerah, dan rekan difabel mengontak kami untuk layanan ghostwriter menulis biografi.

Bagi kami, menulis buku biografi bukan sekadar mengurutkan kisah hidup. Bukan juga sekadar mengulik sisi positif dan prestasi. Buku biografi yang hidup adalah yang manusiawi, mengedepankan sisi humanis. Ada duka dan ada tawa. Ada perjuangan berbuah kemenangan dan kegagalan.

Dan, tim Ghostwriter Indonesia senantiasa bangga bisa menulis biografi untuk tokoh-tokoh Indonesia. Apakah Anda tokoh berikutnya yang ingin kami tuliskan biografinya?

Kontak kami, sekarang 🙂

 

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Tip Mudah Menulis Biografi dan Sosok

tip menulis biografi
tip menulis biografi

Senang, bisa membantu banyak penulis membuat buku kenangan untuk orang-orang yang mereka cintai. Sulit menghitung, berapa banyak buku lahir selama saya memberikan Mentoring Menuntaskan Naskah dalam 1 Bulan. Dari sekian banyak buku yang sudah terbit itu, beberapa di antaranya adalah buku mengenai sosok atau biografi. Ada buku biografi tentang ibunya, gurunya, anaknya, dan lain-lain. Sebagian terbit secara self publishing. Dan, saya bantu secara total sejak menuliskan buku biografi itu hingga berujud buku.

Adalah tip menulis biografi atau sosok secara mudah? Tentu.

Tip pertama, pandailah mengatur jarak! Menulis biografi atau sosok secara manusiawi adalah merekam momen-momen secara utuh. Jika Anda sulit melepas kedekatan maka Anda hanya mampu menulis sebagian kecil dari hidupnya. Bahkan Anda hanya merangkai glorifikasi atau pemujaan.

Aturlah jarak Anda dari tokoh cerita dengan tetap memiliki kedekatan hati dan emosinya. Jika tokoh itu adalah Bunda Anda, berlakulah Anda bukan putri atau putranya. Hadirlah sebagai jurnalis yang ingin tahu banyak. Berlagaklah Anda belum mengenal dia. Atau, setidaknya … sosok yang Anda tulis belum dikenal oleh pembaca buku itu nantinya.

Dengan tip ini, menulis biografi menjadi lebih detail. Anda tentu tak ingin agar pembaca tidak mengetahui kesedihan, kegembiraan, keharuan, perjuangan, dan kalimat-kalimat bernas dari sosok yang Anda tulis. Dengan mengatur jarak, Anda bisa melihat background lebih lapang. Keruangan dari situasi tiap peristiwa bisa tergambarkan dengan lebih menarik.

Nah, Anda ingin menulis biografi bunda Anda? Atau pasangan Anda? Atau ayah Anda? Saya dampingi. Bahkan, sampai naskah itu menjadi buku dan Anda hadiahkan pada mereka! Jadilah penulis biografi saat ini juga!

Saya mudah dihubungi. Buka hape dan kirim pesan ke 0816700257 (Call, SMS, WhatsApp). www.GhostwriterIndonesia.com

Untungnya Menulis Ditemani Mentor Menulis!

mentoring menulis

Menulis itu mudah, yang susah adalah disiplin menulis sampai tulisan selesai! Benar nggak sih? Bener banget! Coba cek ruang penyimpan di komputer Anda. Bisa jadi di situ ada tulisan-tulisan setengah jadi. Atau, baru ditulis judulnya. Bahkan, baru folder-nya.

Tip menulis naskah mudah banget Anda temukan di internet. Tapi, apa untungnya membaca 1001 tip jika problemnya adalah menuntaskan penulisan naskah? Entah itu naskah novel, naskah nonfiksi, bahkan naskah pendek seperti cerpen atau pun puisi … seringkali kita gagal menulis sampai tuntas.

Pengalaman saya selama ini selama memberikan Mentoring Menuntaskan Naskah dalam 1 Bulan Saja membuktikan, kegagalan menulis sampai titik akhir disebabkan oleh masalah klasik berikut ini.

  1. Tidak tertarik lagi dengan tema yang sedang ditulis. Menulis terlalu lama maka daya tarik tema yang sedang ditulis pun bisa basi. Greget pun hilang. Belum lagi ketika perhatian kita tak lagi ada di situ. Maka, naskah pun mangkrak penuh sarang laba-laba di hard disk komputer.
  2. Tidak percaya diri. Tulisan saya jelek. Saya malu. Nah, pernah mengalami hal semacam itu? Tulisan jelek sebetulnya bisa dipoles lagi. Lain halnya jika merasa malu saat tulisannya dipublikasikan. Bila itu naskah kisah hidup, selalu ada tip untuk menghindari rasa malu itu.
  3. Kehabisan waktu dan momentum. Menulis tema lebaran tapi momentumnya sudah lewat karena proses menulisnya diulur-ulur. Ya sudah, wassalam. Tapi bukan berarti tulisan semacam itu tak bisa diolah kembali, lho!
  4. Tergoda tema baru. Penulis produktif sering mengalami godaan untuk membuat tulisan baru meskipun tulisan lama sedang dia garap. Ada kalnya kemunculan buku bestseller menggoda seorang penulis untuk membua naskah serupa. Akibatnya, tulisan yang sedang dia buat pun jadi mandeg.
  5. Patah semangat. Susah banget nulisnya! Data dan riset pun tak mudah. Nah, ini problem lain lagi. Gara-gara kesulitan itu, nulis pun terhenti. Semangat jadi patah di tengah jalan.
  6. Tulisan melebar ke mana-mana. Maunya menulis naskah secara sempurna, bestseller, mengharubiru, komplet, dan mengundang decak kagum. Alih-alih tulisannya tuntas, ini malah terhenti karena kehilangan fokus. Naskah sudah tembus 200 halaman tapi tidak jelas apa yang mau disampaikan!

Nah, masalah dalam proses menulis itu seringkali tak bisa diselesaikan sendiri oleh seorang penulis. Anda dapat mempertimbangkan untuk mencari mentor menulis. Ada juga yang menyebutnya coach menulis meski sebetulnya beda pengertian.

Mentor menulis membantu Anda menyelesaikan problem pembuatan naskah. Bahkan, mentor menulis juga akan memberikan tip dan menuntun Anda untuk melakukan proses  menulis secara sistematis.

Itulah untungnya menulis dengan ditemani mentor menulis!