Cerita dan Drama Natal 2018 yang Bisa Kamu Buat

Halooo!
Natal 2018 sudah dekat. Saatnya pentas drama Natal dengan cerita Natal 2018 yang keren.

Sudah punya naskah drama Natal untuk dipentaskan? Atau sudah dapat cerita natal yang mau diolah untuk dibuat drama?

Oh, belum? Nah … Kamu bisa browsing di internet mulai sekarang. Moga-moga ada drama natal yang cocok untuk Natal 2018 ini ya.

Kalau nggak ada yang cocok, bagaimana kalau kita buat sendiri? Emang gampang? Ya, nggak gampang-gampang banget sih …. Tapi, bukan berarti nggak bisa sama sekali juga.

Ikutin saja cara membuat drama dari cerita Natal 2018 ini ya.

Langkah Pertama: Pastikan siapa yang akan menonton drama Natal tersebut

Ini penting banget. Kaitannya dengan cara berkomunikasi, pesan apa yang dimasukkan, dan berapa panjang drama itu akan dipentaskan.

Drama Natal untuk anak-dan remaja–taruhlah untuk dipentaskan dalam acara Bina Iman atau Sekolah Minggu idealnya tidak terlalu panjang. Cukup 10 menit hingga 25 menit. Dialog juga tidak terlalu panjang.

Langkah Kedua: Pastikan siapa yang akan mementaskan drama Natal

Ya, cek dulu kesiapan pemainnya. Apakah di dalam kelompok Anda banyak anak-anak, remaja, dan orangtua? Apakah semua usia itu akan dilibatkan? Atau, Anda hanya memprioritaskan anak-anak dan remaja sebagai pemain?

Mulailah juga menghitung jumlah pemain ideal di dalam drama Natal itu. Apakah lima orang cukup? Atau perlu figuran lainnya hingga 10 orang?

Langkah Ketiga: Mulailah merancang drama Natal itu

Langkah ini, Anda belum mulai menulis naskahnya. Tapi, Anda mencoba memikirkan sebuah pertunjukan yang paling kreatif tetapi tidak menyulitkan untuk dipentaskan.

Variasi yang bisa Anda pilih adalah:

  • drama natal dengan sisipan nyanyian

  • drama natal dengan sisipan tarian/dance

  • drama natal dengan nyanyian dan tarian

  • drama natal tanpa nyanyian dan tanpa tarian

Ingat, pemilihan model drama Natal di atas merujuk pada ketersediaan pemain, talenta yang ada, dan durasi untuk mementaskan drama Natal tersebut.

Langkah Keempat: Menulis Cerita

Berdiskusilah dengan beberapa orang untuk membuat naskah drama Natal 2018 Anda. Ada beberapa variasi cerita Natal yang dapat Anda pilih:

  • Cerita kisah kelahiran Yesus: cerita ini paling umum dan paling sering dipentaskan. Bahkan, kita sudah hapal kisahnya. Anda dapat membuat kisah secara berurutan semenjak Maria mendapat pesan dari malaikat, kemudian Maria mulai mengandung, mencari penginapan, para gembala mendapat pesan dari malaikat, Yesus lahir di kandang domba, hewan dan gembala mengunjungi Yesus yang baru lahir, selesai. Simpel kan? Untuk kisah ini Anda memerlukan sekitar 10 pemain.
  • Cerita pengembangan kisah kelahiran Yesus: ingin kisah yang lebih kreatif? Cobalah mengganti tokoh utamanya. Bila di dalam contoh sebelumnya adalah Maria, Anda dapat fokus pada gembalanya …. Misalnya, kisah Anda buka dengan menampilkan gembala yang suka usil padahal ia sebetulnya penakut. Kisah kemudian berlanjut dengan kedatangan malaikat pada si gembala itu. Nah, konflik bisa dibangun di sini. Awalnya si gembala lari terbirit-birit sampai malaikat hampir putus asa untuk meyakinkan bahwa ia bukan hantu. Sejak pertemuan dengan malaikat itu, si gembala usil dan penakut itu berubah sifatnya menjadi lebih baik.
  • Cerita Natal masa kini: drama Natal tak selalu harus berkisah tentang palungan dan malaikat, lho. Cobalah buat drama kisah sehari-hari dengan memilih satu di antara beberapa pesan ini: cinta kasih, solidaritas, keberanian, tanggung jawab, kesucian, dll.

Langkah Kelima: Masukkkan unsur lagu dan atau tarian

Nah, cek lagi konsep di awal banget: apakah cerita untuk Natal 2018 ini akan memakai gerak dan lagu juga? Jika iya, Anda dapat menyisipkan ke dalam fragmen-fragmen cerita. Malaikat akan menari-nari sebelum mengunjungi para gembala? Atau ada sekawanan domba yang bernyanyi merdu? Maria mau ditampilkan dengan kemampuan menari balet? Pasti wow kalau Anda bisa mengemas drama Natal 2018 ini dengan kreatif.

Simpel kan?

drama natal 2018
drama natal 2018

Kalau semua langkah-langkah itu Anda praktikkan jauh-jauh hari niscaya cerita Natal yang Anda buat bakal lebih keren dan kreatif. Juga, mudah untuk dilatihkan.

Nah, sebagai penutup, saya mau berbagi tips agar cerita/drama Natal 2018 dapat benar-benar memikat.

  1. Buatlah dialog yang ringkas. Apalagi kalau pemainnya anak-anak ya. Sekali berucap, usahakan maksimal tiga kalimat pendek saja. Gunakan kalimat tanpa anak kalimat. Selain mudah dihafal juga memudahkan penonton untuk mencerna dialog itu.
  2. Karakter tokoh bisa dibangun dengan dialog yang unik. Cobalah memasukkan idiom atau dialog yang kekinian. Tiga raja bisa dikreasikan dengan tokoh yang berlogat Batak, Madura, dan Jogja. Why not? Gembala juga oke dibuat dengan kelucuan ala anak penakut, atau anak dengan bahasa keinggris-inggrisan.
  3. Cerita juga penting untuk disusun dengan baik. Tinggalkan model lama dimana anak-anak akhirnya “bertobat” karena dinasehati ayah, ibu, atau kakek. Itu kisah-kisah yang mengabaikan kemampuan anak-anak untuk bertindak ala mereka. Mengapa tidak dibuat si anak sadar dengan sendirinya? Atau tersadar setelah mendengar celetukan dan nasihat ringan dari kawannya?
  4. Pertimbangkan hal teknis. Apakah di panggung disediakan mic yang cukup? Kalaupun ada banyak mic, bagaimana dengan blocking anak-anak agar dekat dengan mic itu? Atau, Anda ingin merekamnya sehingga drama dipentaskan secara dubbing? masing-masing punya plus minusnya ya.
  5. latihan harus cukup. Ini pentingnya membuat drama Natal 2018 yang simpel namun kreatif. Kalau waktu untuk latighan hanya tersedia 1 bulan, apakah latihan cukup seminggu sekali? Atau seminggu dua kali? Jika waktu mepet dan sulit untuk mengumpulkan anak-anak untuk latihan maka solusinya adalah:
  • Buat drama yang singkat
  • Buat drama dengan dubbing
  • Buat drama dengan sedikit dialog tapi banyak nyanyian/tarian
  • Buat drama dengan narator yang membacakan dialog

Nah, banyak akal kan untuk membuat drama Natal 2018 semakin berkesan dan seru? Coba deh bikin sekarang mumpung waktu masih longgar!

drama natal 2018
drama natal 2018

 

Komentar Anda?
%d bloggers like this: