Langkah Mudah Menulis Novel bagi Penulis Pemula

Halo ketemu lagi dengan saya, Anang YB dari Ghostwriter Indonesia.

Kali ini kita mau ngobrolin tentang cara menulis novel. Novel laris bahkan kemudian difilmkan bikin banyak penulis pemula makin giat cari tema untuk membuat novel bestseller. Alih-alih novelnya jadi, eh ini malah setahun baru dapat satu bab. Itu juga nggak bagus-bagus amat.

"Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai"
“Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai”

Faktanya, menjamurnya platform-platform menulis di dunia maya ternyata memberikan dampak besar bagi para penulis di Indonesia. Jika dulu Anda harus menulis di komputer dan mencetaknya untuk kemudian dikirim ke penerbit, sekarang peluang dibaca lebih luas dapat diwujudkan dengan mengunggahnya ke platform menulis tersebut. Bahkan tak sedikit penulis yang berhasil menerbitkan novel lewat cara tersebut.

Di sisi lain, walau secara media sudah dimudahkan, masih banyak pemula yang mengaku kesulitan menyusun novel utuh. Berbagai alasan pun dilontarkan, dari tidak punya ide, sibuk, hingga minder duluan saat mendapatkan masukan dari pembaca.

[Just info, tim Ghostwriter Indonesia menyediakan jasa pendampingan 1 bulan menuntaskan tulisan. Hubungi 0815-990-4562 untuk info lebih detail]

Kenyataanya, menulis novel tidak sesulit yang dibayangkan selama Anda mengetahui triknya, seperti yang dijelaskan berikut ini:

  1. Pilih ide yang disukai dan dikuasai

Merangkai cerita dari gagasan rumit dan megah hanya akan menyulitkan Anda kalau tidak dikuasai. Sebaiknya—terutama bagi pemula—pilihlah ide yang benar-benar disukai dan dikuasai. Misalnya, kalau Anda suka dengan kuliner, tulis novel tentang tokoh yang suka memasak. Kembangkan gagasan ini dengan pengetahuan yang Anda miliki dan tambahkan informasi lain kalau dibutuhkan. Menulis novel dengan cerita dari sesuatu yang Anda pahami tidak akan memberatkan walau di tengah jalan bertemu hambatan.

  1. Membuat kerangka karangan atau outline

Tak sedikit penulis pemula yang bertanya, pentingkah kerangka karangan atau outline dibuat? Jawaban dari pertanyaan ini pun beragam. Jika Anda tidak ingin cerita novel itu mellebar ke mana-mana, maka kerangka perlu dibuat sebagai ‘pembatas’. Namun, kalau Anda adalah tipe penulis yang senang ‘berkelana’ dan tak mau dikekang selama menulis, maka tahap membuat outline novel dapat dikesampingkan. Hanya saja, risiko cerita berantakan dan kurang fokus lebih besar serta memakan proses penyuntingan yang lama.

  1. Menciptakan karakter-karakter 3 dimensi

Dalam hal ini, bukan berarti Anda perlu merancang tokoh memakai aplikasi tertentu. Karakter 3 dimensi bukan sekadar baik dan jahat. Mereka diciptakan sedekat mungkin dengan kehidupan nyata; memiliki motif tertentu dan membuat pembaca dilema. Tokoh-tokoh dengan karakterisasi ini biasanya membuat para pembaca ikut terlibat konflik. Misalnya, antagonis yang mulanya sangat jahat ternyata bersikap demikian karena di masa lalunya pernah dirundung (bully) dan dibesarkan dalam keluarga yang toxic.

  1. Latar tempat dan waktu seakurat mungkin

Untuk latar tempat dan waktu di dalam novel, Anda dapat memulainya dari tempat tinggal sendiri dan masa kini. Akan tetapi, kalau cerita membutuhkan lokasi lain dan waktu di masa lalu/depan, lakukan riset terlebih dahulu. Sekarang, tidak sulit mencari informasi tentang kota hingga negara yang belum pernah dikunjungi, sebab semuanya tersedia di dunia maya. Namun, pastikan deskripsi yang Anda buat tidak terlalu kaku atau terkesan seperti jurnal ilmiah, kecuali kalau Anda sedang menyusun buku non-fiksi.

  1. Memastikan genre untuk cerita yang ditulis

Sebenarnya, genre novel harus Anda putuskan sejak awal. Ingin cepat mendapatkan pembaca? Buatlah cerita genre populer seperti romansa atau drama. Sekitar dua tahun terakhir, thriller, domestic noir, dan fantasi pun mulai meraih perhatian pembaca Tanah Air. Genre apa pun yang nantinya Anda pilih haruslah yang benar-benar Anda kuasai dan sesuai dengan cerita. Anda bisa pindah ke genre novel lainnya, tetapi pastikan Anda sudah melakukan riset matang dan latihan menulis secara intens.

  1. Cari dan baca referensi sebanyak mungkin

Kunci berikutnya yang akan memudahkan Anda menulis novel dengan cepat dan mudah adalah rajin membaca. Carilah referensi sebanyak mungkin—baik novel maupun jenis tulisan lain—yang mendukung tulisan Anda. Selain itu, dengan membaca pun Anda akan memperkaya kosakata dan mendapatkan cara menulis yang bagus dari pengarang-pengarang kenamaan. Jangan lupa memasukkan kamus ke dalam daftar bacaan agar Anda tidak kebingungan saat mendapatkan kata-kata yang kurang familier.

Langkah terakhir yang akan menyempurnakan usaha menulis novel Anda adalah praktik. Kesalahan para pemula yang ingin merangkai cerita utuh adalah terlalu lama merancang tanpa mewujudkannya.

Butuh motivasi? Ceritakan rencana Anda kepada teman atau siapa pun yang dirasa akan memberi dukungan besar kepada Anda. Dengan begitu, naskah novel yang Anda siapkan akan cepat selesai sesuai target.

Nah, lumayan dapat wawasan baru? Yuk tuntaskan naskahmu. Kalau butuh jasa editing naskah novel atau sekalian mau minta bantuan desain isi dan cover bahkan pencetakan, silakan hubungi Ghostwriter Indonesia di 0815-990-4562.

Komentar Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *