Membuat Buku Biografi Tanpa Klien

Seperti apa gaya tulismu saat menjadi penulis biografi? Nggak usah dijawab. Ini sekadar pertanyaan retoris kok. Gaya tulis adalah penciri dan pembeda dirimu dengan pemberi jasa menulis biografi lainnya. Meskipun, sebenarnya seorang penulis biografi profesional patut untuk menguasai banyak gaya menulis. Tapi itu kita bahas di artikel lainnya ya.

jasa menulis biografi
penulis biografi indonesia
sumber pixabay.com

Problem besar para penulis biografi pemula adalah mendapatkan job. Jagad penulisan biografi memang luas tapi tidak semua pendatang dan pemain tahu rimbanya. Wajarlah bila ada saja pemberi jasa penulisan biografi sudah merasa beruntung kalau dalam setahun hanya dapat 1 job menulis.

Serius? Iya lah. Lha penulis besar pun mengalami juga sebenarnya. Kenapa susah dapat job? Salah satunya karena miskin portofolio.

Boro-boro punya portofolio, lha jasa menulis biografinya saja baru dibuka bulan lalu. Jelas belum ada klien kan.

Tapi bisa diakali kok.

Serius kok? Bukan njiplak dong. Tapi, pakailah blog kayak gini. Kamu bisa menulis biografi tanpa klien. Caranya adalah dengan memuat tulisan-tulisan kisah sukses dan kisah hidup publik figur.  Entah itu kisah hidup para pahlawan, pengusaha, atau tokoh inernasional seperti Jack Ma, Mandella, Mother Teresa, Gandhi, dll.

Tip Menulis Sosok di Blog

  1. Bidiklah satu nama, misalnya Ignatius Jonan atau Mister Jokowi.
  2. Lakukan riset di internet. Buka situs berita ternama kumpulkan kisah hidup dan kisah sukses dia.
  3. Buka juga wikipedia dengan kata kunci nama dia.
  4. Jika tokohmu pernah dibukukan, cari bukunya di internet setidaknya sinopsis di toko buku online dan di books.google.com
  5. Baca semua dan temukan angle yang pas ala kamu.
  6. Mulailah menulis. Kamu bisa menyadur alias menulis ulang bacaanmu dengan kata-katamu sendiri.
  7. Berusahalan menulis panjang. Boleh 600-1000 kata.
  8. Posting di blog dengan menyertakan sumber bacaanmu
  9. Ulangi untuk tokoh lainnya.

Keuntungan Menulis Sosok di Blog

  1. Sudah pasti, kamu punya portofolio. Makin banyak kamu menulis artikel semacam itu makin keren “kekayaan intelektual”mu
  2. Kamu terlatih untuk melakukan riset, filtering data, pengolahan data, verifikasi data, dan mengisahkan data.
  3. Kamu paham apa itu sudut cerita. Kamu juga terlatih untuk memilih opening cerita, jembatan antar-fakta, dan pemilihan kata.
  4. Kamu juga bisa sesukanya bercerita. Lain soal ketika kamu membuka jasa penulis biografi sebab di situ kamu akan disetir oleh klien.
  5. Kamu dapat memilih gaya tulisan roman biografi, novel biografi, atau apa pun. Lagi-lagi, ini saat terbaikmu. Nanti saat kamu dibayar klien, kamu tidak bisa sesukanya memilih gaya tulisan
  6. Dengan memiliki banyak gaya tutur maka kamu mudah untuk pamer pada calon klien nantinya. Mister mau model yang mana nih? Begitu gayamu nanti saat membuka penawaran.
  7. Mata batin kamu akan lebih terbuka. Kamu bisa menemukan banyak “mutiara kehidupan” dari tokoh yang kamu tulis.
  8. Otomatis kamu akan menjadi pembaca dengan banyak riset dan menulis.
  9. Blog-mu makin populer. Sebab, anak-anak sekolah getol banget browsing kisah-kisah pahlawan dan publik figur di internet.
  10. Kamu bisa membukukan kumpulan kisah para sosok itu kalau kamu cerdik. Misalnya: 20 Sosok Muslim Paling Berpengaruh di Indonesia, 30 Wanita Hebat Sepanjang Abad 20, Kumpulan Kisah Pahlawan Masa Kemerdekaan, dst.

Nah, apakah yang saya tulis ini belum terpikirkan olehmu? Tulislah. Jadilah pemberi jasa menulis biografi yang tidak sekadar mengejar uang tapi juga mampu mengejar portofolio dengan cekatan.

Jika tulisan ini membuka wawasanmu, kasih komentar ya. Biar saya ngerti kalau kamu sudah mampir dan baca tulisan ringan ini. Salam sukses buat kamu!

Komentar Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *