Writing Tresna Jalaran Seka Kulina

Saya suka menulis,karena pada dasarnya saya pemalu (*yang ga percaya silakan simpan dulu rasa ketidakpercayaan Anda), jadi menulis merupakan sarana saya mencurahkan isi hati dan perasaan. Menulis bagi saja memiliki efek terapetik. Membantu saya menyalurkan perasaan-perasaan yang tak tersampaikan, omelan saya yang cuma di awang-awang, gemes saya sama penampilan orang, rasa pengen saya akan sesuatu yang belum kesampaian dan masih banyak lagi.


Saya bisa menulis tentang si Anu yang tertuang menjadi tokoh dengan nama yang sesuka hati saya bisa saya ganti. Saya bisa menulis pengalaman saya tanpa harus menunggu ada orang lain mau mendengarkan cerita saya. Dengan tulisan, saya tidak harus memaksa orang untuk mendengarkan curhat saya, karena yang mau pasti akan membacanya yang tidak mau dan tidak suka, tidak perlu membacanya, gitu aja kok repoot?

Pelajaran bahasa Indonesia di bangku sekolah banyak mengajarkan saya tentang menulis, dari membuat kerangka karangan dan mengembangkannya menjadi kalimat inti dan kalimat pembantu. Tapi sepertinya saya lebih menikmati jadi “free styler” , yang penting nulis dulu – nanti baru di-edit. Denga gaya ini memang proses menulis saya lancar tetapi kadang cenderung “overwhelming” dan terlalu banyak ide yang campur aduk Kegiatan mentoring menulis kembali mengingatkan saya kepada pentingnya membuat suatu outline, kerangka karangan, premis dan sebuah sinopsis. Dan memang sangat membantu dalam proses menulis. Inti cerita dan topik tetap fokus dan terjaga, dan mengalir dengan baik.

Dengan kerangka karangan pun, kadang saya masih mengalami stagnansi, mati gaya dan kehabisan ide untuk merangkai kata. Nah kalau sudah begitu, karena saya suka musik, saya menggunakan stimulus musik untuk membangkitkan ingatan-ingatan saya tentang apa yang saya tulis. Contohnya sewaktu saya menulis dengan background tahun ’98-an, saya mendengarkan lagu-lagu yang hits di era itu. Semua kenangan tentang apa yang sedang ngetrend dan happening di kala itu, membantu dalam menulis setting
ataupun penampilan tokoh yang saya tulis.

Cara lainnya adalah dengan berbincang dengan teman tentang topik yang kita tulis. Dengan menceritakan kembali, biasanya akan muncul ide-ide segar yang bisa ditambahkan dalam menulis. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul dan harus kita jawab merupakan stimulus kita untuk memunculkan ide dan menambah untaian kata dalam tulisan kita.

Kalau me-refresh mood menulis dengan traveling itu sudah jelas! Banyak ide saya dapat dengan traveling. Tempat yang baru memperkaya cerita kita. Problem saya adalah sering traveling dari pada menuliskannya. Ketika jadwal jalan-jalan sambung menyambung, ide yang ada sebelumnya tersimpan bersama souvenir yang kita beli sewaktu jalan-jalan. Namun demikian, foto-foto yang saya dapat selama travelling banyak membantu menulis. Dengan melihat kembali foto-foto tersebut, bisa me-recall memori saya tentang apa yang ingin saya tuliskan. Foto juga membantu saya dalam mendeskripsikan sesuatu yang saya ingin tulis terlihat nyata.
Bagaimana caranya saya “mencicipi” tulisan saya sudah enak atau belum?
Biasanya saya akan baca ulang setelah tulisan jadi. Kalau saya menulis sesuatu yang “touchy” , biar pun saya baca ulang lagi tetap akan menghadirkan perasaan yang sama.

Kadang saya senyum-senyum sendiri atau bisa tetap menitikkan air mata ketika membaca kembali bagian yang saya tulis. Tentu saja tidak mengabaikan peran orang lain untuk “mencicipi” tulisan saya. Kalau kita minta teman atau saudara kita membaca dan masih berkerut dahinya dan banyak pertanyaannya, mungkin tulisan kita hanya kita dan rumput
bergoyang yang mengerti.

Singkat kata, menulis itu berbahaya!!! karena bisa menjadi candu! Ketika tulisan saya diapresiasi, saya jadi ingin menulis lebih banyak lagi. Semakin banyak menulis, juga membuat skill menulis kita lebih baik lagi. Benar kata pepatah Jawa , writing tresna jalaran seka kulina. Kita bisa karena terbiasa.

Tulisan Elizabeth Rose, penulis buku “Look at My Garden”, hobi nulis dan traveling tinggal di Vientiane, Laos

Cara Menerbitkan Buku Sendiri Murah dan Untung

buku panduan pengobatan diabetes
tip menerbitkan buku sendiri. foto: free images pixabay.com
Halo, saya  Anang YB mau sharing tentang menerbitkan buku sendiri atau istilah bulenya self publishing. Ini saya sampaikan karena dua hal. Pertama, saya sudah menjalani proses ini sejak lima tahun lalu dan kedua, saat ini proses memasukkan naskah ke penerbit umum semakin sulit dan mahal karena sering diminta beli buku di awal.
Oke, kita mulai dari batasan istilah dulu, self publishing adalah kegiatan seorang penulis untuk menerbitkan karyanya sendiri melalui penerbit yang dia miliki.

Artinya, kalau dia menerbitkan karya orang lain, maka batallah istilah itu. Atau, dia menerbitkan karyanya di penerbit lain maka batal juga pengertian ini. Seperti misalnya, saya menerbitkan karya Panjikristo yang berjudul “Mbah Jito” maka itu bukan self publishing.

Penerbit yang dimaksud bisa berupa perusahaan berbadan hukum tapi bisa juga tanpa badan hukum. Jadi, bisa saja saya mencetak buku dan saya jual tanpa repot mendirikan perusahaan penerbit. Keuntungan punya perusahaan penerbit adalah Anda berhak mengajukan pembuatan ISBN ke perpusnas.

Langkah-Langkah Self Publishing
Tentu Anda harus punya naskah sendiri. Bukan jiplakan tentu saja. Naskah apa saja bisa Anda terbitkan termasuk naskah yang sudah ditolak penerbit umum puluhan kali. Entah itu puisi, kumpulan cerpen,bahkan autobiografi Anda.

Masih ada langkah pracetak dan cetak. Langkah pracetak meliputi proses penyiapan naskah menjelang masuk mesin cetak. Pada tahap ini Anda perlu menyunting naskah, melengkapi komponen naskah, mendesain isi buku, dan mendesain kover. Kalau Anda punya penerbit berbadan hukum, Anda perlu juga mengurus ISBN ke Perpusnas.

Sudah ready dengan desain buku Anda? Carilah percetakan yang berpengalaman mencetak buku. Bukan sekadar mencetak stiker atau undangan kawinan. Saat ini sudah banyak percetakan semacam itu. Anda bisa mencetak satuan. Carilah jasa Print on Demand sebab mereka memiliki mesin digital dengan kualitas mencetak buku secara satuan. Sedangkan percetakan offset seringkali meminta Anda mencetak minimal 500 eksemplar.

Biaya yang Harus Ditanggung
Self publishing artinya Anda sudah masuk ranah bisnis. Ketika Anda membeli buku antologi dengan harga 70 ribu rupiah, Anda bisa berhitung nantinya mengapa harganya sebesar itu.

Biaya yang Anda perlu budget-kan adalah:
1. Biaya editing. Anda bisa menyunting naskah sendiri, tentu saja. Tapi kalau Anda mau pakai jasa profesional, biasanya tarifnya 10 ribuan per halaman 300 kata untuk jasa sunting ringan. Tentu ada yang pasang tarif lebih murah atau lebih mahal dari itu.

2. Biaya desain isi. Istilah kerennya jasa layout. Saya kadang me-layout sendiri buku yang saya terbitkan dengan memakai program Words. Tapi kalau Anda mahir pakai program khusus semacam Adobe InDesign tentu lebih afdol. Jasa di luaran untuk desain isi buku adalah sekitar 5 ribu rupiah per halaman buku. Jadi, tidak dihitung per kata lagi.

3. Biaya desain kover. Sebelum membuat kover, pastikan Anda sudah fix dengan judul, subjudul, nama Anda (mau pakai nama pena kah?), blurb atau teks untuk kover belakang, dan ISBN bila perlu. Saya memilih bikin sendiri dengan Adobe Photosop biar ngirit. Kalau pakai jasa orang lain bisa kena harga di kisaran 300 ribu sampai 1 juta per desain.

4. Akhirnya, siapkan budget untuk cetak buku. Ongkos cetak di percetakan digital/Print on demand tidak mahal. Untuk buku dengan ketebalan 160-an halaman ongkosnya 25 ribu-35 ribu saja. Dan, seperti saya bilang, Anda bisa cetak satuan. Oh ya, perhatikan saat Anda mendesain buku, aturlah jumlah halaman (termasuk halaman romawi) dalam kelipatan 8 agar tidak ada halaman kosong.

Tip Jualan Buku Self Publishing
Apa gunanya bikin buku tapi tidak diedarkan, to? Kecuali memang buku itu untuk konsumsi sendiri. Nah, cara paling gampang untuk hemat investasi adalah dengan teknik preorder.

Jurusnya, Anda siapkan desain cover sebulan sebelum naik cetak. Promosikan cover itu dengan sales letter merayu-rayu agar follower dan teman medsos Anda tergoda membeli. Anda bisa pasang harga dua kali ongkos cetak. Misalnya, buku Anda jual 40 ribu-60 ribu bonus tanda tangan Anda. Untuk tahap preorder boleh diberi iming-iming diskon 20% sampai tanggal tertentu.

Setelah transferan masuk, barulah Anda membawa naskah yang sudah didesain rapi ke percetakan. Anda bisa mencetak lebih banyak dari jumlah orderan karena harga jual buku sudah Anda dongkrak naik sebelumnya.

Nah, info ini menggoda Anda untuk menjadi self publisher? Kenapa tidak. Coba lakukan deh, pasti ketagihan.

Anda juga bisa mengontak saya jika memerlukan bantuan untuk menerbitkan karya Anda. Hubungi Ghostwriter Indonesia di WhatsApp 0815-990-4562 (Tjandra Susi)

*info ini bermanfaat? Silakan share tanpa mengurangi dan mengganti isinya.

Ahok Sudah Hampir Khatam

Hari ini, teman-teman penulis #KamiAhok sebanyak 10 orang main ke “kos” Ahok. Seperti biasa, banyak kisah seru dipanen teman-teman saya itu. Satu hal biasa tapi berkesan adalah pengakuan Ahok kalau selama di dalam penjara, dia sudah mengkhatamkan Al-Quran terjemahan Kementerian Agama. Ia fasih menjelaskan urutan surat dalam al-Quran.
Dasar Ahok!

Di bawah ini saya posting tulisan dua kawan baik saya sesama penulis buku #KamiAhok, yakni Mas Harry dan Gus Mis. Siapa keduanya? Baca deh profilnya di buku #KamiAhok ya. Tulisan-tulisan ini saya posting seizin mereka pastinya.

[beli buku #KamiAhok di sini: BELI BUKU #KAMIAHOK] Continue reading “Ahok Sudah Hampir Khatam”

Cara Menulis Biografi Tokoh

Menulis biografi seolah pekerjaan penulis senior. Apakah memang sesulit itu untuk menulis buku biografi. Jawabannya antara ya dan tidak.

Pengalaman saya selama menulis buku biografi memastikan memang ada kompetensi khusus yang wajib dimiliki oleh seorang penulis yang niat jadi penulis biografi. Diantaranya adalah:

Penulis biografi adalah periset ulung. Jika untuk menulis naskah nonfiksi “biasa” saya butuh minimal melahap lima buku maka riset sebuah naskah buku biografi bisa lima kali lipat bahkan lebih. Riset juga tak sebatas buku tetapi juga kliping berita koran, Googling, foto-foto, dan masih banyak lagi.

Penulis biografi adalah AC/DC alias penulis fiksi dan nonfiksi. Naskah biografi jelas-jelas nonfiksi. Ia akurat, dapat dilacak kebenarannya, didukung dengan data dan telaah yang sahih. Di dalamnya tak boleh ada kisah rekaan. Namun begitu, menulis buku biografi juga butuh seni bertutur yang memikat layaknya seorang novelis. Fakta lokasi dan fakta waktu dapat dikisahkan dengan penuh emosi dan daya pikat yang lekat. Penokohan dibangun dengan detail berdasarkan riset. Penulis biografi juga mampu merajut konflik-konflik faktual dengan demikian menggemaskan. Tanpa itu, ia sekadar perangkai kehidupan tokoh tanpa nyawa. Continue reading “Cara Menulis Biografi Tokoh”

Smart Business Map

Smart business map
Smart business map

FAKTANYA, permasalahan terbesar dalam menjalankan bisnis adalah kurangnya “Pengetahuan Untuk Menjalankan Bisnis”.

Karena ada banyak orang yang memiliki modal bisnis yang besar, namun akhirnya gagal dalam menjalankan bisnisnya, karena mereka tidak/belum mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk menjalankan bisnisnya.

Disisi lain, ada juga para pengusaha, walau tidak punya modal usaha sendiri, namun karena memiliki “Pengetahuan” dalam memulai dan menjalankan bisnis, serta “Pengetahuan” untuk mendapatkan modal, akhirnya mereka pun dapat menjalankan bisnis mereka, berkolaborasi dengan pemilik modal.

***

Mari belajar, dan membangun jaringan bisnis bersama di,

SMART BUSINESS MAP (SBM) WORKSHOP & COACHING, OIM PROINDONESIA 2017, WILAYAH SEMARANG

APA ITU SBM?

Smart Business Map (SBM) adalah sebuah tool, yang digunakan untuk mendiagnosa bisnis, sekaligus dapat digunakan untuk melakukan akselerasi bisnis.

Dengan menggunakan SBM, diharapkan para pengusaha dapat membangun bisnis yang kokoh, kuat, dan dapat terus berkembang semakin besar, dan berkesinambungan.

Selengkapnya klik >> http://bit.ly/apaitusbm

WAKTU DAN TEMPAT

Semarang 8 – 9 April 2017
Pukul 08.00 -17.00 WIB
Tempat: Hotel Noormans, Jl. Teuku Umar 27, Semarang

PENDAFTARAN/RESERVASI

– Untuk pendaftaran silakan mengisi formulir pendaftaran berikut ini »> http://bit.ly/daftarsbmworkshop

TERBUKA UNTUK UMUM, TEMPAT TERBATAS, 50 ORANG!!!

SIAPA SAJA YANG WAJIB IKUTAN?

Sangat dianjurkan bagi mereka yang sudah memiliki bisnis, dan ingin bisnisnya semakin bertumbuh dan berkembang.

INVESTASI

– Rp. 500.000 / orang

INFO LEBIH LANJUT

– Dani – 0877 2791 6160
– Kontak langsung via pesan Facebook di www.facebook.com/OIMproindonesia/messages

ORGANIZED BY : OIM proindonesia, Wilayah Semarang

SALAM NAIK KELAS- LEARN, SUCCESS, SHARE

Panduan Membuat Start Up dan Menjalankannya

Start me up ebong eka
Start me up ebong eka

Satu buku bagus ada di lemari perpustakaan saya.  Dulu saat membeli  buku itu saya pikir penulisnya orang Indonesia, tercantum nama bule Ebong Eka.  Eh ternyata dia orang Amrik hahaha…

Ebong Eka menulis buku apik dan praktis berjudul Start Me Up! dengan subjudul Temukan panduan memulai bisnis kecil dan menjalankannya.

Saya terpikat beli dan baca sampai tuntas buku Start Me Up!  ini karena si penulis telah menciptakan panduan yang bagus untukmencapai bisnis yang sukses.

Bagusnya di mana buku ini?

Dalam Start Me Up!  Anda akan belajar bagaimana untuk:

– Menghilangkan keraguan untuk memulai bisnis

– Menciptakan ide bisnis yang sederhana

– Fokus pada bisnis yang telah Anda jalankan

– Membuat pelanggan Anda membayar lebih tanpa harus kehilangan mereka.

– Memasarkan bisnis Anda dengan tepat dan efisien

– Menciptakan brand yang akan selalu diingat dan dekat dengan pelanggan Anda.

Menarik kan?  Menurut si penulis,  memulai start up yang sukses senantiasa membutuhkan pemahaman pentingnya Empat S: Struktur,  Strategi,  Sistem,  Sale.

Buku setebal 332 halaman ini layak Anda miliki jika serius ingin mendirikan start up saat ini juga.

Temukan buku ini di Toko Gramedia atau saya bantu belikan.  Hubungi saya melalui email anangyb@gmail.com 👍

 

Antologi Girl Talk Series: Aku Bukan Perempuan Cengeng

Jasa penulisan buku & artikel
jasa penulisan novel
jasa penulisan novel

Saat saya pertama kali melihat buku ini pada stand pameran buku Indiva Media Kreasi di Assalam Hypermarket, Solo, saya sangat tertarik dengan sampulnya. Wanita berjilbab, berdiri tegak, sambil memegang panah. Pegangannya begitu kuat dan tangguh. Wajahnya tertutup sebagian, namun posturnya cukup untuk menunjukkan bahwa ia siap menembakkan anak panahnya ke mana saja.

Warna ungu sebagai latarnya tidak membuatnya terkesan terlalu girly walau pun buku ber- ISBN 978-602-6334-15-2 ini termasuk dalam antologi Girl Talk Series yang seri kedua nya akan segera terbit; tetapi justru membuat sampul ini menambah kesan anggun sekaligus tangguh.

Judul “Aku Bukan Perempuan Cengeng” memang sangat tepat sebagai pengantar kontennya. Bagian pertama, saya tercengang dengan bagaimana seorang gadis muda mengerti konsep tentang kekuatan hati dan ketetapan niat tanpa melupakan kemanusiaan dan kodrat wanita itu sendiri (websitenya dapat di klik di sini). Dia mengemas opininya dengan apik, tersusun dalam selipan fakta yang rapih.

jasa penulisan novel
jasa penulisan novel

Ada lagi kisah mengharukan tentang Gia, seorang sekertaris kece yang ‘kerja’nya membantu orang lain, namun saat orang lain bertanya apa masalahnya, ia menjawab “I have no problem”. Sosok Gia dalam sudut pandang ketiga sangat patut dikagumi sampai-sampai aku pun seakan ingin mengenal Gia secara langsung.

Hingga saya stumbled upon on an amazing story of forgiveness. Ifa Avianty membagikan ceritanya yang saya yakin akan sangat membuat hati panas, namun sekaligus berdecak kagum. Mengapa? Karena kisah yang ia suguhkan bukan cerita biasa.

Penulis 43 judul ini benar-benar melewati masa sulit dengan kesabaran level tinggi. Saya yang membacanya pun sempat terpanggang oleh rasa kesal tatkala saya membayangkan kalau saya berada di posisinya. Saya membacanya sampai akhir, dan saya makin kagum dengan para penulis buku ini.

Ifa Avianty memaafkan si tokoh antagonis dalam kisahnya.

Ya, memaafkan. Saya termasuk orang yang sulit dalam memaafkan, jujur saja. Bahkan saya tak segan-segan menendang orang tersebut keluar dari hidup saya jika memang mereka not worth any of my time. Namun Ifa melakukan hal sebaliknya. Hatinya sekuat baja, tetapi memilik aroma seperti parfum lantaran ketulusan dan kemurnian kata maaf yang ia berikan.

Overall, buku ini sangat bagus. Highly recommended buat wanita, terutama remaja, yang sedang menjalani masa-masa kritis. Pemudi mungkin membutuhkan asupan ini pula untuk kembali merenungkan dan meluruskan niat, guna bertahan di tengah-tengah kerasnya kehidupan.

Antani, Solo, 3 Febuari 2017

 

Jasa Penulisan Esai Terbaik Untuk Anda

jasa ghostwriter buku jakarta

Pernahkah Anda membaca tulisan tentang suatu hal dengan pendapat penulis di dalamnya? Jika pernah, berarti Anda pernah membaca esai. Ya, esai adalah tulisan yang terdiri atas beberapa paragraf berisi suatu topik dan disertai opini hingga cita-cita penulisnya. Maka dari itu, esai bersifat subjektif dan argumentatif.

Terdapat berbagai jenis esai, yaitu sebagai berikut.

  1. Esai Deskriptif

Esai ini menggambarkan sesuatu secara jelas dan mendetail. Tujuannya agar pembaca bisa membayangkan atau mendapat gambaran tentang topik yang dibahas. Istilah lainnya adalah visualisasi.

  1. Esai Ekspositori

Esai jenis ini bertujuan untuk menjelaskan sesuatu kepada pembaca. Berbagai informasi ditambahkan dalam esai ini sehingga pembaca bisa mengenal hal tersebut lebih dalam.

  1. Esai Naratif

Esai ini dibuat urut sesuai kepentingan atau waktu terjadinya. Tujuannya yaitu untuk menggambarkan suatu ide dengan penuturan yang jelas.

  1. Esai Domentatif

Esai ini memberikan penjelasan tentang suatu hal yang merupakan hasil penelitian suatu institusi atau lembaga tertentu.

Cara menulis esai tidaklah sulit. Biasanya esai ditulis tidak terlalu panjang. Panjangnya kira-kira 500 hingga 1500 kata dan habis dalam sekali duduk. Jika ditulis dalam Microsoft Word dengan font berukuran 12 dan berspasi ganda, kira-kira panjang esai dua hingga lima halaman.

Struktur esai terbagi atas tiga bagian. Bagian pertama yaitu pembuka. Pembuka berisi pengantar dan tesis. Dalam bagian kedua yaitu isi, dijelaskan secara mendalam tentang topik apa yang dipilih. Jumlah paragraf isi sesuai dengan jumlah gagasan utama yang hendak disampaikan kepada pembaca. Pada bagian ketiga yakni penutup, berisi kesimpulan dan bisa juga dilengkapi dengan harapan penulis.

Karena berisi opini, esai sering dijadikan tolak ukur intelegensi seseorang. Entah untuk mendaftar perguruan tinggi, beasiswa, kerja, atau apa pun yang membutuhkan penilaian intelegensi. Tidak jarang juga diadakan lomba penulisan esai dengan hadiah yang menggiurkan.

Semakin sering seseorang membaca dan kritis terhadap apa yang ada di sekitarnya, maka menulis esai akan menjadi semakin mudah. Semakin tinggi tingkat intelegensi seseorang, maka esai yang dibuat juga akan semakin runtut, terstruktur, dalam, menarik, dan logis.

Yang terpenting dalam menulis esai adalah menetapkan tujuan esai Anda. Ingatlah bahwa tujuan utama membuat esai adalah mengutarakan pendapat dan menyampaikannya kepada pembaca. Lebih dari itu, dengan adanya esai Anda, harapannya pembaca juga semakin terbuka pikirannya dan mendapat pandangan baru tentang apa yang sebelumnya mungkin belum mereka pikirkan.

Namun, banyak juga yang kesulitan untuk menuang gagasannya ke dalam suatu tulisan esai. Padahal, mungkin yang dipikirkannya sudah cukup matang. Memang dibutuhkan keahlian dan pengalaman untuk bisa membuat sebuah esai yang menarik. Kata-kata harus dirangkai sedemikian rupa untuk menciptakan pemahaman yang sesuai dengan harapan si penulis.

Selain pengalaman menulis lebih dari 40 buku, tim Ghostwriter juga kerap membantu pembuatan esai untuk berbagai keperluan. Kami menawarkan jasa penulisan esai bagi Anda yang masih bingung untuk memulai menulis esai. Tim kami siap menerima permintaan jasa penulisan esai apa pun sesuai kebutuhan Anda.

Harga yang tim Ghostwriter tawarkan kepada Anda atas jasa penulisan esai bervariasi, tergantung jenis dan sepanjang apa esai yang Anda inginkan. Jangan khawatir, harga yang kami berikan untuk jasa menulis esai akan sesuai dengan kualitas tulisan yang kami buat untuk Anda. Waktu pengerjaan juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Sebagai gambaran, sebuah esai yang dibuat oleh tim Ghostwriter Indonesia dilakukan dengan melakukan studi pustaka, membaca buku-buku relevan dan terpercaya, serta melengkapinya melalui bacaan di dunia maya secara sangat selektif. Kami menetapkan biaya penulisan esai dimulai dari angka Rp75.000 per halaman untuk minimal 4 halaman. Biaya ini tergolong sangat bersahabat jika Anda paham proses penulisan esai yang cukup panjang. Apalagi jika Anda membandingkan honor penulisan artikel di koran yang dihargai antara Rp500.000 hingga 1 juta rupiah maka jasa penulisan esai kami menjadi sangat terjangkau untuk mahasiswa, pelajar, dosen, dan masyarakat umum.

Jika Anda membutuhkan jasa penulisan esai, tim Ghostwriter akan membantu Anda menghasilkan esai terbaik. Kami yakin mampu menyediakan jasa penulisan esai yang paling pas untuk Anda.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jasa penulisan esai oleh tim Ghostwriter, hubungi kontak di bawah ini.

Ghostwriter Indonesia 0816-700-257 (call, SMS, WhatsApp) atau email anangyb@ghostwriterindonesia.com.

oleh: Geofanni


note: Saya sangat ingin membantu Anda membuatkan esai. Namun, secara etika saya tidak mungkin untuk membantu Anda jika esai tersebut akan digunakan untuk:

1. tugas akademis apa pun termasuk mahasiswa, dosen, dan calon penerima beasiswa2. esai untuk dilombakan3. esai untuk menguji kompetensi


 

 

 

 

 

 

Media Sosial, Makhluk Apa itu?

jasa penulisan buku di media sosial
jasa penulisan buku di media sosial

Adanya media sosial seperti FB, Twitter, Instagram, dan lainnya, membantu kita berkomunikasi dengan keluarga dan sahabat yang jaraknya ratusan kilo meter, ribuan, beda kota, beda pulau, hingga beda negara. Luar biasa!! Teman lama yang sudah berpisah puluhan tahun bisa berjumpa lagi di Facebook.

Kita juga sering membaca banyak kisah perjumpaan keluarga yang hilang bertemu lagi, atau ada pula yang berjumpa dengan pasangannya karena Facebook. Sungguh-sungguh luar biasa, manfaat media sosial bagi kehidupan kita. Belum lagi, ada banyak keuntungan lain yang dapat kita peroleh karena media sosial. Media sosial bisa menjadi tempat promosi yang jitu untuk bisnis online. Bagi banyak profesi di Indonesia, media sosial merupakan tempat untuk ajang unjuk karya. Penulis akan berlomba memajang karya-karya terbaru. Motivator akan terus menerus membuat postingan motivasi yang di-like ribuan penggemar setia.

Bagi perusahaan, lembaga, dan intansi, media sosial juga tempat yang cocok untuk menyebar info terbaru, memperkenalkan produk barang/jasa, dan mengajak orang untuk datang ke event-event tertentu. Masa kampanye Pilkada menjadikan media sosial sebagai ajang unjuk program kerja. Ada baik, pasti ada buruknya juga. Demikian pula dengan media sosial. Tidak semua orang atau semua pihak menfaatkan media sosial secara positif. Ada saja orang yang sengaja menggunakan media sosial untuk menyebarkan isu-isu SARA yang bisa menyebabkan pertikaian. Orang iseng atau orang yang berniat jahat di media sosial ada banyak jumlahnya, mereka menyamar secara sempurna. Kitalah yang harus jeli dalam memilah-milah mana informasi yang benar dan mana informasi yang salah, mana informasi netral dan mana informasi provokasi.

Pengguna media sosial di Indonesia beragam, dari beragam usia, beragam profesi, dan beragam kepentingan. Pengaruh negatif media sosial bisa berimbas pada siapa saja, tidak hanya anak remaja, orang dewasa, atau anak yang bersentuhan dengan media sosial bisa kena imbasnya. Apalagi dengan adanya undang-undang Informasi dan Transaksi Elektonik (ITE), siapa pun bisa mengadukan kepada pihak yang berwajib pihak lain yang dianggap mencemarkan nama baiknya.

Oleh karenanya, hendaknya kita harus bisa menjaga sikap dan perilaku kita di media sosial. Namanya saja media sosial, setiap kata atau foto yang diposting dilihat oleh semua orang yang terhubung. Jika sekali saja kita salah berucap dan menyebabkan pihak lain tersinggung, jeruji besi bisa jadi akhir cerita Anda.

Ditulis oleh Paskalina Askalin

foto: pixabay.com

Simpan

Jasa Penulis Ebook, Butuh Nggak, Sih?

jasa ghostwriter buku jakarta
jasa menulis ebook di Jakarta

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi semakin dibutuhkan. Bahkan, teknologi kini bisa disebut sebagai kebutuhan primer, bukan lagi sekadar keinginan. Banyak hal seolah-olah harus dilakukan dengan bantuan teknologi.

Salah satunya yaitu membaca. Membaca tetap menjadi suatu kebutuhan mutlak bagi manusia. Dengan membaca, wawasan menjadi luas dan pikiran pun menjadi terbuka. “Buku adalah jendela dunia.” Begitu kata pepatah.

Namun, beratnya buku seringkali menjadi alasan mengapa orang malas membaca. Orang hanya membaca buku ketika benar-benar membutuhkannya. Malas rasanya untuk membawa dan membaca buku dimana pun dan kapan pun. Tidak praktis.

Mengatasi masalah tersebut, kini dikenal ebook. Apa itu ebook? Ebook atau buku elektronik merupakan buku yang dibuat dalam bentuk digital. Buku ini dapat dibuka dan dibaca melalui laptop, komputer, tablet, bahkan ponsel. Kebanyakan ebook dibuat dalam format .pdf.

Tidak ada yang berbeda secara penampilan antara buku sungguhan dan ebook. Ebook juga memiliki cover, nomor halaman, dan bisa dilengkapi pula dengan warna dan ilustrasi yang menarik. Yang berbeda hanyalah buku nyata secara fisik, sedangkan ebook hanya dapat dilihat melalui layar.

Kini, banyak orang mulai beralih ke ebook. Kelebihan yang dimiliki ebook memang menarik untuk dipertimbangkan. Selain mudah untuk dibaca di mana saja, ebook juga relatif lebih murah dibanding buku biasa. Harga buku biasa bisa mencapai 2 hingga 3 kali lipat harga ebook.

Kelebihan lainnya yaitu menghemat kertas tentunya. Tanpa kertas, ebook juga terhindar dari kerusakan seperti robek, lusuh, atau pun hilang. File ebook bisa disimpan dalam satu flashdisk atau gadget saja. Praktis, bukan?

Banyak jenis buku yang mulai dibuat dalam bentuk ebook. Informasi apa saja dengan mudah ditemukan dalam ebook. Banyak akademisi juga memilih ebook sebagai media pembelajarannya. Beberapa universitas mulai melakukan pengajaran melalui ebook. Tidak luput, karya sastra seperti novel yang menjadi salah satu jenis buku paling diminati juga tersedia dalam bentuk ebook. Lebih daripada itu, kini bisnis online juga mulai menjajaki ebook sebagai bagian dari proses marketingnya.

Semakin populer ebook, semakin dibutuhkan pula jasa penulis ebook. Jasa Ghostwriter menjadi penting bagi Anda yang ingin menerbitkan ebook sendiri. Dengan berbagai kelebihan ebook dan minat yang semakin besar dari para pembaca, Ghostwriter membantu Anda sebagai jasa penulis ebook.

Berbagai karya telah digarap oleh Ghostwriter. Dengan pengerjaan mulai dari dua minggu saja, kebutuhan Anda terhadap jasa penulis ebook akan terpenuhi. Jasa Ghostwriter memungkinkan ebook Anda selesai secara profesional dan dengan waktu yang jelas. Kami juga memiliki network yang luas dengan penerbit-penerbit sehingga akan membantu Anda dalam menerbitkan buku. Jasa penulis ebook apa pun yang Anda inginkan, kami siap membantu.

Ebook akan terus diminati dan semakin diminati ke depannya. Inilah saatnya Anda menerbitkan ebook untuk berbagi informasi yang Anda miliki untuk dunia. Tulislah sendiri atau dengan bantuan jasa penulis ebook: Ghostwriter!

Jasa Ghsotwriter menulis ebook tentu tidak semahal jasa menulis buku cetak. Sebab, ebook memiliki ketebalan tidak sebanyak buku cetak. Satu ebook rata-rata memiliki ketebalan 20-50 halaman saja. Di Ghostwriter Indonesia, jasa menulis ebook dilayani dengan harga mulai dari 5 juta rupiah sudah termasuk layout.

Hubungi kami bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jasa penulis ebook yang ditawarkan Ghoswriter.

Ghostwriter Indonesia 0816-700-257 (call, SMS, WhatsApp) atau email anangyb@ghostwriterindonesia.com.