Mau Ikut Mentoring Menulis dan Dapat Income?

mentoring menulis

Mentoring menulis bersama tim Ghostwriter Indonesia semakin diminati. Saya–Anang YB–selaku mentor kadang kewalahan untuk “menolak” peserta yang antusias. Alhasil, peserta mentoring menulis sebulan harus mengantre untuk bulan-bulan berikutnya.

Mengapa mentoring menulis di Ghostwriter Indonesia diminati? Usut punya usut, testimoni para peserta menjawab pertanyaan itu:

Sangat efektif. Ya, mentoring ini dilakukan sangat privat, satu mentor mengajar satu peserta. Sehingga, pertanyaan-pertanyaan selama mentoring langsung terjawab dan tidak ada yang menyela.

Sangat praktis. Begitulah, mentoring menulis bersama tim Ghostwriter Indonesia dilakukan secara ONLINE! Jangan kaget kalau pesertanya datang dari Papua, Jawa Timur, bahkan Laos!

Sangat efisien. Tidak ada basa-basi yang tidak perlu. Metode dilakukan dengan melakukan review naskah dan obrolan online! Inilah saat terbaik bagi pemilik naskah untuk menulis dengan metode yang sudah teruji.

Sangat profesional. Mentoring saya  pegang sendiri. Dengan pengalaman menulis 40 judul buku, menjadi editor lepas di penerbit besar, memberikan layanan self publishing, dan pengajar workshop menulis menjadikan proses tanya jawab menjadi sangat fokus dan penuh solusi.

Hasil pasti. Naskah pasti tuntas dalam tempo 1 bulan saja. Ini jaminan sebab mentoring dilakukan dengan strategi yang tepat. Cukup dengan menuruti saran dan skedul yang diberikan maka naskah dijamin selesai ditulis. Ya, selama peserta disiplin, maka naskah pasti tuntas.

Biaya murah. Mengikuti workshop menulis profesional membuat Anda mengeluarkan uang 1 juta hingga 3 juta bahkan lebih. Padahal itu hanya berlangsung 2 hari saja. Di mentoring menulis bersama tim Ghostwriter Indonesia Anda akan berproses selama 1 bulan. Ya, Anda tidak salah baca> 1 bulan! Proses Anda menulis akan dikawal oleh mentor berpengalaman.

Terbuka untuk semua naskah. Yap, Entah naskah Anda adalah novel, buku motivasi, buku kesehatan, atau bahkan buku IT, semua dapat dilayani. Sebab, yang diunggulkan dalam mentoring ini adalah metode menulis. Tahap-tahap cerdas untuk menuntaskan naskah. Jadi, jangan khawatir bahwa tim Ghostwriter Indonesia akan menolak naskah Anda.

Jadikan uang. Naskah Anda bisa menjadi income yang bikin Anda berseri-seri. Melalui mentoring menulis bersama tim Ghostwriter Indonesia Anda akan kami pandu untuk melakukan self publishing. Kami ajarkan cara mengelola naskah, mencetak, dan mempublikasikan di media sosial dan komunitas. Bila Anda ingin memasukkan naskah itu ke penerbit dan berharap mendapat royalti, jangan khawatir … bersama tim Ghostwriter Indonesia, Anda akan kami beri konsultasi gratis cara masuk ke penerbit!

Nah, kapan Anda punya target menuntaskan naskah? Hubungi tim Ghostwriter Indonesia melalui WhatsApp atau SMS di 0816-700-257 sekarang juga. Kita susun jadwal untuk mentoring menuntaskan naskah Anda!

Tip Menulis Buku Traveling

Buku traveling
Buku traveling

Mau tahu cara jadi travel writer? Tampaknya tidak ada cara yang betul-betul khusus untuk bisa menghasilkan naskah buku traveling. Semua dimulai dengan jurus umum menulis naskah, yaitu dengan mulai membuat outline, membuat draft, melengkapi tulisan, menyunting, dan menerbitkannya.

Beberapa kali saya menerima siswa privat untuk mentoring menulis buku. Kepada mereka, saya berikan rambu-rambu berikut ini:

Kurangi kata “saya”. Yap. Seorang jurnalis tidak akan mengobral kata “saya” demikian pula seorang travel writer. Kata “saya” gunakan seperlunya agar Anda tidak terkesan asyik jalan-jalan tanpa mengajak pembaca.

Carilah detail. Ini jurus yang saya pakai juga saat mengerjakan job menulis biografi. Detail ini membawa suasana di lokasi ke pikiran bahkan fantasi pembaca. Gunakan pancaindera untuk mendeskripsikan detail itu. Misalnya warna yang terlihat, suara yang terdengar, kelembutan yang teraba, aroma yang tercium, dll.

Jalani sendiri. Ada kawan penulis yang tanya ke saya: bolehkah menulis buku traveling dengan meriset tulisan di internet? Jawab saya: no way! Angkat ransel dan keluar rumahlah untuk mendapat bahan tulisan dan foto traveling.

Orisinil: Travel writer seringkali tergoda untuk mencomot tulisan dan foto orang lain. Saran saya, maksimalkan hasil buruan Anda di lokasi wisata. Entah itu data cerita, apalagi foto. Kalaupun terpaksa sekali ambil foto di internet, carilah di situs resmi badan wisata negara itu. Pantang untuk comot dari blog orang lain. Sebab, siapa tahu orang itu berniat membukukan posting di blog-nya.

Gambarkan yang tidak dilihat orang lain. Selalu pastikan ada hal baru dan unik di tulisan kita. Jangan hanya mengandalkan daftar objek wisata atau itinerari yang sudah ada. Tip menghadapi scam, mencari resto halal, ataupun waktu terbaik berkunjung adalah hal yang ditunggu pembaca.

Segera kirimkan. Ya, naskah traveling cepat usang apalagi kalau Anda memasukkan info budget, misalnya. Sukur-sukur sebulan dua bulan sejak mulai nulis Anda sudah kirimkan naskahnya ke penerbit. Risiko menunda pengiriman naskah traveling adalah Anda bisa keduluan penulis lain! Ingat, penerbit tidak akan menjual buku traveling dengan destinasi sama secara bersamaan.

Nah … tip masih banyak sih. Baca buku yang menjadi ilustrasi artikel ini. Pertimbangkan juga untuk ikut mentoring saya menuntaskan penulisan buku traveling 😊

Cara Mudah Jadi Writerpreneur Sukses

      Ï

Cara menjadi writerpreneur

    Cara menjadi writerpreneur

Dwi Suwiknyo penulis buku Writerpreneurship! mengawali ulasannya dengan memberi penekanan: writerpreneur(ship) adalah semangat untuk menjadi penulis andal yang profesional. Yakni, penulis yang menemukan jati dirinya melalui jalan menulis , sekaligus tulisannya dapat diandalkan oleh media/penerbit serta pembaca.

Deal? Yap! Penulis profesional adalah penulis yang sudah khatam dengan jurus menulis, self editing, dan memiliki jaringan yang luas dan kuat. Jangan meng-klaim sebagai penulis profesional jika masih kelabakan dengan teknik menulis cepat, mensiasati deadline yang ketat, memuaskan klien, dan menentukan tarif.

Cara menjadi writerpreneur dapat memakai diagram yang dibuat oleh Robert Kiyosaki yakni Cashflof Quadrant. Dalam diagram itu dijelaskan 4 tipe orang mencari uang, yakni menjadi pegawai, menjadi self employed, menjadi pemilik bisnis, dan menjadi investor. Tiga tipe terakhir cocok Anda jadikan pilihan untuk menjadi penulis profesional yang memiliki writerpreneurship.

Self employed. Artinya, menjadi seorang writerpreneur yang mempekerjakan dirinya sendiri. Ia dapat tampil menjadi penulis lepas atau freelancer. Nyaris sebagian besar writerpreneur berada di dalam kuadran ini. Ia akan mengerjakan job menulis berdasarkan tenaga dan waktu yang dia punya. Entah itu membuat naskah buku, menjadi penulis konten website, mengadakan seminar dan workshop menulis, atau seperti yang saya lakukan: menjadi ghostwriter buku di seluruh Indonesia.

Pemilik bisnis. Writerpreneur yang memiliki tim dapat mengelola bisnis perbukuan dan pernaskahan. Ia bahkan dapat melebarkan bisnisnya dengan jasa desain isi buku, jasa layanan self publishing, jasa desain cover, dan jasa editing. Bisnis writerpreneur semacam ini yidak sulit untuk dikembangkan. Modalnya adalah Network! Network dengan para “pekerja” seperti desainer, percetakan, penulis, editor, maupun network ke calon customer seperti penerbit-penerbit.

Investor. Ingin menjadi writerpreneur sukses tanpa repot? Jadilah investor. Carilah bisnis-bisnis perbukuan yang sedang berkembang lantas investasikan modal Anda di sana. Nikmati pasif income layaknya writerpreneur sukses.

Nah … tipe mana yang akan Anda pilih untuk menjadi writerpreneur sukses? Kontak saya jika Anda serius mencari mentor writerpreneur. Saya punya program mentoring 1 bulan menjadikan Anda seorang penulis profesional!

Simpan

Senja, Hujan, & Ceritamu

"Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai"
“Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai”

Menutup malam ini dengan melegakan diri membaca buku karya Boy Candra:  “Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai.”

Ini buku yang mempermainkan emosi terutama untuk orang-orang yang pernah dilukai. Mungkin Anda pernah mencintai seseorang dan lantas dikhianati.

Atau sebaliknya, Anda pelaku pengkhianatan lantas sadar diri itu bukan laku yang baik untuk hati.

Atau, Anda adalah orang yang sadar telah mencintai orang yang salah. Mencintai diam-diam seseorang yang menganggap Anda adalah sahabat baik. Tidak bisa berpaling dari orang yang sama. Atau posisi pecinta yang lebih rumit dari itu.

Boy Candra penulis buku “Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai” pernah ada dalam posisi itu. Mengenanglah bersama penulis buku ini namun jangan lupa untuk pulang.

 

 

Jasa Penulisan Buku Biografi

jasa ghostwriter buku

Menulis buku biografi, seberapa sulit? Sesulit makan mi ayam menggunakan sumpit. Jadi, sulit atau tidak? Tergantung apakah proses itu baru Anda lalukan pertama kali atau Anda sudah berkali-kali melakukannya!

Jasa penulisan buku biografi di Jakarta dan kota-kota besar lainnya belumlah banyak. Saya termasuk beruntung bisa memenangi seleksi yang diselenggarakan oleh Andy F. Noya untuk menulis biografi tamu di Kick Andy. Buku Hartini: Memoar Seorang Perempuan dengan HIV adalah buku pertama dari beberapa judul yang dipercayakan oleh Andy F. Noya kepada tim Ghostwriter Indonesia.

Menulis biografi memang salah satu pilar dari jasa ghostwriter penulisan buku. Kami, tim Ghostwriter Indonesia bisa melakukan proses menulis biografi itu mulai dari dua bulan hingga enam bulan. Selalu ada keasyikan membongkar kisah-kisah yang terungkap. Selalu ada tantangan untuk menemukan hikmah di balik setiap kejadian.

Andy F. Noya bukan satu-satunya klien yang mempercayai kami menulis biografi. Sebab, kami juga memberikan jasa menyunting buku memoar untuk seorang ibu istri mantan menteri di era orde baru. Bahkan, beliau membuat buku sampai dua kali dengan campur tangan tim Ghostwriter Indonesia. Buku pertama kami arahkan menjadi buku memoar kisah cinta beliau. Sedangkan buku kedua spesial membahas perkembangan bisnis yang dikelola hingga usia kepala tujuh.

Pengalaman tim Ghostwriter Indonesia dalam memberikan Jasa penulisan buku biografi terus terasah ketika klien kami dari pebisnis, tokoh daerah, dan rekan difabel mengontak kami untuk layanan ghostwriter menulis biografi.

Bagi kami, menulis buku biografi bukan sekadar mengurutkan kisah hidup. Bukan juga sekadar mengulik sisi positif dan prestasi. Buku biografi yang hidup adalah yang manusiawi, mengedepankan sisi humanis. Ada duka dan ada tawa. Ada perjuangan berbuah kemenangan dan kegagalan.

Dan, tim Ghostwriter Indonesia senantiasa bangga bisa menulis biografi untuk tokoh-tokoh Indonesia. Apakah Anda tokoh berikutnya yang ingin kami tuliskan biografinya?

Kontak kami, sekarang 🙂

 

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

travel Writer Freelance Ngerjain Travel Writer Job

Kok saya mendadak pingin menekuni profesi travel writer freelance ya. Rasanya asyik ngerjain travel writer job. Bisa jalan-jalan dibayarin lagi.

Secara praktis sebetulnya saya sudah menjalani profesi layaknya seorang travel writer  freelance Indonesia. bedanya, apa yang saya jalani sebelum ini masih berlabel “Geografer”. Pekerjaan seorang geografer mirip dengan pekerjaan travel writer freelance, yakni turun ke lokasi, merekam segala hal di tempat itu sesuai outline naskah dan lantas menuliskannya menjadi naskah sesuai spesifikasi yang dimaui.

Cara menjadi travel writer freelance tentu diawali dengan kecintaan pada dunia traveling. Enjoy berada di tempat asing, mampu berkomunikasi dengan masyarakat lokal–idealnya menguasai bahasa setempat atau bahasa Internasional–mampu melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh para turis. Suka petualangan kuliner, dan … sehat secara fisik.

Menjadi travel writer freelance membutuhkan perangkat pendukung untuk memperlancar tugasnya. Beruntung, saya cukup hobi jalan-jalan sehingga alat-alat itu ada dan siap dipakai.

Alat-alat travel writer adalah:

Kamera: meski bukan kelas termahal, saya memiliki kamera DSLR dengan lensa fix dan lensa sapujagat, lensa mirrorless yang ringan namun mumpuni, dan action kamera segede potongan bika ambon 😀

Tripod, monopod, tongsis: ketiganya siap dibawa. Monopod saya berfungsi sebagai tongsis juga. Sangat praktis untuk merekam video secara bergerak. Oh ya, saya juga punya mini tripod gorilla yang fleksibel diletakkan di atas batu, meja cafe, bahkan disangkutkan di dahan pohon atau teralis jendela. Enjoy banget untuk memotret.

Alat tulis: pulpen, block note sudah pasti menjadi alat penting seorang travel writer freelance.

Voice recorder: alat perekam ini terlanjur saya punya sebelum smart phone memiliki aplikasi perekam suara. Asyiknya, voice recorder mampu merekam suara lebih jernih dibandingkan aplikasi itu. Dan, baterainya awet banget.

Ransel: profesi travel writer  freelance menuntut mobilitas yang tinggi. Ransel adalah pilihan terbaik dibandingkan kopor. Ransel saya berkapasitas 40 liter dan bagi seorang lelaki, ransel dengan volume sebesar ini sudah pas untuk memuat pakaian untuk seminggu.

Buku referensi: sebelum mendatangi lokasi, seorang travel writer  freelance wajib memiliki mental map terhadap lokasi. Mental map lebih dari sekadar itinerari. Mental map sudah memuat bayangan sebaran objek-objek wisata, topografi, kemudahan aksesibilitas, kemungkinan moda transportasi, dan semua hal yang terkait dengan analisis spasial. Wah, ilmu geografer-nya terpakai juga ya jadi travel writer.

Nah, saya sendiri belum full time menjadi travel writer freelance. Tulisan-tulisan traveling saya belum saya rancang menjadi naskah buku. Meski begitu, sudah lumayan banyak penulis traveling yang memanfaatkan jasa mentoring saya untuk menuntaskan naskah. Dalam tempo sebulan, naskah mereka saya bantu dan pandu hingga selesai menjadi tulisan yang memikat dengan standar penerbit nasional.

Sudah pasti, saya akan launching buku traveling kelak. Tunggu saja ya.

Jasa Ghostwriter di Jakarta

jasa ghostwriter di jakarta
jasa ghostwriter di Jakarta

Ghostwriter adalah penulis profesional yang sanggup membantu kliennya mengeluarkan gagasan secara apik hingga menjadi naskah buku. Tidak hanya gagasan, ghostwriter juga menulis biografi, memoar, bahkan artikel pendek termasuk cerita pendek. Apa pun yang klien inginkan, ghostwriter profesional akan melayani dengan sebaik-baiknya.

Jasa Ghostwriter di Jakarta adalah www.GhostwriterIndonesia.com. Pengalaman menjadi penulis profesional menjadikan tim Ghostwriter di Jakarta ini siap mewujudkan gagasan dengan berbagai tema menjadi naskah yang sesuai standar penerbit nasional.

Tema-tema naskah seperti kesehatan, motivasi, manajemen, bisnis, bahkan rohani populer dapat dibuat dalam waktu mulai dari dua bulan saja. Untuk jasa membuat e-book, Ghostwriter Indonesia dapat melayani mulai dari 2 minggu saja. Lengkap dengan desain warna.

Sejauh ini, klien Ghostwriter Indonesia di Jakarta berasal dari kalangan pebisnis, motivator, pejabat, dan sahabat difabel. Tim ini juga telah dipercaya oleh Andy F. Noya untuk menulis kisah-kisah ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) dalam bentuk novel true story.

Tiap klien Ghostwriter Indonesia dilayani secara personal. Semua berdasarkan kesepakatan agar proses penulisan buku dapat terlaksana secara nyaman dan menyenangkan. Ada klien yang suka dengan teknik wawancara. Klien lain lebih suka menyodorkan bahan-bahan tulisan untuk dirangkai menjadi naskah. Klien lain malah lebih nyaman dengan mengirimkan rekaman suara. Apa pun tekniknya, Ghostwriter-nya tetap www.GhostwriterIndonesia.com.

Hubungi kami untuk jasa Ghostwriter di Jakarta: 0816700257 (call, SMS, WhatsApp) atau email anangyb@gmail.com.

Tip Mudah Menulis Biografi dan Sosok

tip menulis biografi
tip menulis biografi

Senang, bisa membantu banyak penulis membuat buku kenangan untuk orang-orang yang mereka cintai. Sulit menghitung, berapa banyak buku lahir selama saya memberikan Mentoring Menuntaskan Naskah dalam 1 Bulan. Dari sekian banyak buku yang sudah terbit itu, beberapa di antaranya adalah buku mengenai sosok atau biografi. Ada buku biografi tentang ibunya, gurunya, anaknya, dan lain-lain. Sebagian terbit secara self publishing. Dan, saya bantu secara total sejak menuliskan buku biografi itu hingga berujud buku.

Adalah tip menulis biografi atau sosok secara mudah? Tentu.

Tip pertama, pandailah mengatur jarak! Menulis biografi atau sosok secara manusiawi adalah merekam momen-momen secara utuh. Jika Anda sulit melepas kedekatan maka Anda hanya mampu menulis sebagian kecil dari hidupnya. Bahkan Anda hanya merangkai glorifikasi atau pemujaan.

Aturlah jarak Anda dari tokoh cerita dengan tetap memiliki kedekatan hati dan emosinya. Jika tokoh itu adalah Bunda Anda, berlakulah Anda bukan putri atau putranya. Hadirlah sebagai jurnalis yang ingin tahu banyak. Berlagaklah Anda belum mengenal dia. Atau, setidaknya … sosok yang Anda tulis belum dikenal oleh pembaca buku itu nantinya.

Dengan tip ini, menulis biografi menjadi lebih detail. Anda tentu tak ingin agar pembaca tidak mengetahui kesedihan, kegembiraan, keharuan, perjuangan, dan kalimat-kalimat bernas dari sosok yang Anda tulis. Dengan mengatur jarak, Anda bisa melihat background lebih lapang. Keruangan dari situasi tiap peristiwa bisa tergambarkan dengan lebih menarik.

Nah, Anda ingin menulis biografi bunda Anda? Atau pasangan Anda? Atau ayah Anda? Saya dampingi. Bahkan, sampai naskah itu menjadi buku dan Anda hadiahkan pada mereka! Jadilah penulis biografi saat ini juga!

Saya mudah dihubungi. Buka hape dan kirim pesan ke 0816700257 (Call, SMS, WhatsApp). www.GhostwriterIndonesia.com

Untungnya Menulis Ditemani Mentor Menulis!

mentoring menulis

Menulis itu mudah, yang susah adalah disiplin menulis sampai tulisan selesai! Benar nggak sih? Bener banget! Coba cek ruang penyimpan di komputer Anda. Bisa jadi di situ ada tulisan-tulisan setengah jadi. Atau, baru ditulis judulnya. Bahkan, baru folder-nya.

Tip menulis naskah mudah banget Anda temukan di internet. Tapi, apa untungnya membaca 1001 tip jika problemnya adalah menuntaskan penulisan naskah? Entah itu naskah novel, naskah nonfiksi, bahkan naskah pendek seperti cerpen atau pun puisi … seringkali kita gagal menulis sampai tuntas.

Pengalaman saya selama ini selama memberikan Mentoring Menuntaskan Naskah dalam 1 Bulan Saja membuktikan, kegagalan menulis sampai titik akhir disebabkan oleh masalah klasik berikut ini.

  1. Tidak tertarik lagi dengan tema yang sedang ditulis. Menulis terlalu lama maka daya tarik tema yang sedang ditulis pun bisa basi. Greget pun hilang. Belum lagi ketika perhatian kita tak lagi ada di situ. Maka, naskah pun mangkrak penuh sarang laba-laba di hard disk komputer.
  2. Tidak percaya diri. Tulisan saya jelek. Saya malu. Nah, pernah mengalami hal semacam itu? Tulisan jelek sebetulnya bisa dipoles lagi. Lain halnya jika merasa malu saat tulisannya dipublikasikan. Bila itu naskah kisah hidup, selalu ada tip untuk menghindari rasa malu itu.
  3. Kehabisan waktu dan momentum. Menulis tema lebaran tapi momentumnya sudah lewat karena proses menulisnya diulur-ulur. Ya sudah, wassalam. Tapi bukan berarti tulisan semacam itu tak bisa diolah kembali, lho!
  4. Tergoda tema baru. Penulis produktif sering mengalami godaan untuk membuat tulisan baru meskipun tulisan lama sedang dia garap. Ada kalnya kemunculan buku bestseller menggoda seorang penulis untuk membua naskah serupa. Akibatnya, tulisan yang sedang dia buat pun jadi mandeg.
  5. Patah semangat. Susah banget nulisnya! Data dan riset pun tak mudah. Nah, ini problem lain lagi. Gara-gara kesulitan itu, nulis pun terhenti. Semangat jadi patah di tengah jalan.
  6. Tulisan melebar ke mana-mana. Maunya menulis naskah secara sempurna, bestseller, mengharubiru, komplet, dan mengundang decak kagum. Alih-alih tulisannya tuntas, ini malah terhenti karena kehilangan fokus. Naskah sudah tembus 200 halaman tapi tidak jelas apa yang mau disampaikan!

Nah, masalah dalam proses menulis itu seringkali tak bisa diselesaikan sendiri oleh seorang penulis. Anda dapat mempertimbangkan untuk mencari mentor menulis. Ada juga yang menyebutnya coach menulis meski sebetulnya beda pengertian.

Mentor menulis membantu Anda menyelesaikan problem pembuatan naskah. Bahkan, mentor menulis juga akan memberikan tip dan menuntun Anda untuk melakukan proses  menulis secara sistematis.

Itulah untungnya menulis dengan ditemani mentor menulis!