Menulis Biografi: Mengorek Cerita dari Si Orang Susah Ngomong

Kalau Anda ingin menjadi penulis biografi atau malahan berniat memberikan jasa penulisan biografi secara profesional, maka bayangkan dulu siapa saja yang bakal Anda hadapi. Apakah Anda berpikir semua tokoh yang Anda niatkan untuk ditulis biografinya adalah orang yang humble, ramah, banyak cerita, menghargai profesi penulis? Pinginnya begitu. Sayangnya, hidup tidak sesimpel itu, guys!

jasa penulisan biografi
panduan menulis biografi foto: pixabay.com

Ada banyak batu sandungan bagi mereka yang ingin menjadi penulis biografi. Ini beberapa di antaranya:

1. Anda berhadapan dengan orang tipe mendikte. Mereka tidak senang ketika Anda mengatur dan mengendalikan wawancara. Sesekali mereka akan menginterupsi dan memilih jalan wawancara sendiri. Continue reading “Menulis Biografi: Mengorek Cerita dari Si Orang Susah Ngomong”

Ingin Jadi Pebisnis Digital Sukses? Baca 5 Buku Biografi Ini agar Termotivasi!

Menjadi pebisnis di era digital tampak sangat menjanjikan. Sebagian besar di antara mereka merupakan pemilik e-commerce atau jejaring sosial jutaan pengguna. Platform-platform yang dikembangkan pun punya nilai yang sangat tinggi dan menjamin mereka hingga keturunannya sejahtera.

Buku Biografi Jack Ma dan lainnya
Buku Biografi Jack Ma dan lainnya

Satu hal lain yang lebih mengagumkan adalah para pebisnis digital tersebut datang dari berbagai usia. Dari yang masih di bawah 30 tahun hingga paruh baya. Fakta tersebut membuktikan, untuk jadi pebisnis, Anda tak harus malu dengan umur. Jika Anda punya tekad kuat dan enggan menyerah, maka Anda dapat menjadi pengusaha digital sukses berikutnya.

Supaya Anda semakin termotivasi, berikut ini ada lima buku biografi dari tokoh-tokoh dalam dunia bisnis digital yang namanya sudah mendunia.

  1. Jack Ma: Founder and CEO of the Alibaba Group (2014)

Biografi ini ditulis Chen Wei, sahabat yang juga asisten Jack Ma. Mulanya, Wei memberikan draf naskah berisi kejadian-kejadian sang CEO dengan detail yang mengejutkan. Buku ini menarik sekaligus terasa personal, karena disusun sendiri oleh sosok yang menyaksikan sendiri jatuh-bangun Jack Ma sebelum menjadi salah satu pemilik e-commerce terbesar di CEO.

Uniknya, dalam biografi garapan Wei, Anda tak hanya disuguhkan perjuangan Jack Ma. Ada pula fakta-fakta yang tak diketahui publik luas seperti sikap usil sang pemilik e-commerce, kegemarannya membaca novel silat, hingga angan-angannya menjadi pendekar terkenal.

  1. Mark Zuckerberg: the Face Behind Facebook and Social Networking (2010)

Kendati sempat tersandung masalah seputar penyalahgunaan data pengguna Facebook, hingga kini Mark Zuckerberg tetap dianggap sebagai salah satu penguasa bisnis digital muda yang sangat sukses. Hal ini dituangkan Daniel Alef dalam biografi singkat tentang pendiri Facebook yang sukses menjadi miliarder sebelum usianya menginjak kepala tiga.

Dalam tulisannya, Alef memaparkan fakta-fakta seputar Zuckerberg yang tidak digambarkan secara tepat dalam film Social Network. Pria yang dalam kegiatan kerjanya selalu berpakaian simpel ini pun selalu disandingkan dengan nama-nama populer lainnya seperti Bill Gates, Steve Jobs, dan Donald Graham.

  1. iSteve: The Book of Jobs (2011)

Dari judulnya, Anda pasti sudah dapat menduga sosok siapa yang dibahas dalam buku biografi ini. iSteve yang ditulis Walter Isaacson sebenarnya sudah digarap sejak 2009. Dalam proses risetnya, sang penulis mewawancarai anggota keluarga, rekan kerja, hingga kompetitor untuk mendapatkan kesan tentang petinggi Apple dari berbagai sudut pandang yang objektif.

Kehidupan Steve Jobs memang selalu menarik perhatian untuk disimak dan dibahas. Mulai dari lika-liku keluarga, kontroversi di perusahaan hingga pesaingnya, sampai penyakit kanker yang merenggut nyawa Jobs pada Oktober 2011.

  1. Impatient Optimist: Bill Gates in His Own Words (2012)

Publik mengenal Bill Gates sebagai salah satu orang paling kaya di dunia dan pendiri teknologi raksasa Microsoft. Namun, dalam biografi yang ditulis Lisa Rogak, Anda akan mengetahui lebih banyak sisi lain dari sang miliarder. Dari strategi Gates seputar bisnis, kreativitas, teknologi, hingga kehidupan pribadinya yang menarik atensi publik.

Akan tetapi, satu hal yang paling mengejutkan dari Bill Gates adalah perubahannya dari sosok yang sangat ambisius dan kontroversial menjadi seorang dermawan. Kini, Gates tak hanya rutin memberikan donasi kepada komunitas sosial, tetapi juga buku-buku berharga bagi yang membutuhkan.

  1. The Everything Store: Jeff Bezos and the Age of Amazon (2013)

Dibandingkan nama-nama pebisnis sebelumnya, Jeff Bezos mungkin masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Jika Anda belum tahu, Bezos merupakan pemilik Amazon, salah satu toko virtual raksasa asal Amerika Serikat. Dalam biografi yang ditulis Brad Strone, Anda akan mengenal perjalanan Bezos dalam membangun Amazon hingga menjadi salah satu e-commerce paling diperhitungkan saat ini.

Sesuai judul bukunya, sejak awal Bezos tak ingin Amazon hanya terbatas pada penjualan buku saja, tetapi juga produk-produk dari semua kategori. Dengan kerja keras dan ketekunan, Bezos pun sukses membawa Amazon ke puncak kesuksesan seperti sekarang.

Dari lima judul buku biografi di atas, mana yang akan Anda baca dulu untuk memotivasi diri sendiri?

Tim Ghostwriter Indonesia sudah berpengalaman memberikan jasa penulisan biografi. Silakan kontak kami di WA 0815-990-4562

Bagaimana Cara Membuat Novel Saat Susah Nyambung Cerita?

Menulis novel atau biografi itu susah? Ya, banyak penulis pening karena dituntut untuk memasukkan banyak fragmen atau penggalan kisah ke dalam satu naskah. Gimana nyambungnya? Itu pertanyaan mendasar.

Hartini Memoar seorang perempuan dengan HIV
buku memoar ODHA kerjasama penerbit buku kompas dan Andy F. Noya

Ini saya alami sendiri. Saat memberikan jasa menuliskan buku biografi, saya selalu memperoleh potongan-potongan cerita yang sangat banyak. Semakin digali semakin banyak hal yang masuk ke dalam voice recorder saya. Continue reading “Bagaimana Cara Membuat Novel Saat Susah Nyambung Cerita?”

Panduan Singkat nan Mudah Menulis Biografi Tokoh Terkenal

Walau tidak sepopuler novel dan buku self-help, biografi menjadi salah satu genre dari kategori non-fiksi yang menarik untuk disimak. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap buku biografi sekadar rangkuman kehidupan publik figur ternama. Kenyataannya, genre ini lebih fokus pada salah satu aspek kehidupan tokoh yang bersangkutan. Maka dari itu biografi mempunyai tema beragam, dari motivasi, sejarah kesuksesan, politik, perjuangan, dan lain sebagainya.

jasa penulis biografi sumber: pixabay.com

Dalam hal ini, biographer atau penulis biografi harus mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan yang akan membantunya merampungkan buku sang tokoh. Berikut ini langkah-langkah yang dapat dijadikan panduan menulis biografi persembahan dari Ghostwriter Indonesia.

  • Menentukan tokoh yang menarik

Tokoh terkenal memang banyak, tetapi yang mempunyai keunikan dan memberikan pengaruh besar hanya segelintir. Biographer dapat memilih sendiri tokoh berdasarkan kesesuaian minat dan pontensi besar terhadap karyanya kelak. Ada juga tokoh-tokoh ternama seperti pejabat politik hingga selebriti yang meminta langsung kepada biographer untuk dibuatkan buku. Apa pun jalurnya, penulis yang menangani harus mempunyai ketertarikan terhadap sosok tersebut. Tanpa hubungan batin yang kuat, akan sulit bagi penulis untuk melakukan langkah-langkah perampungan biografi selanjutnya.

Sebagai penyedia jasa penulisan biografi, kami–tim Ghostwriter Indonesia–selalu mengawali proses dengan melakukan pendekatan personal agar kisah hidup tokoh dapat mengalir dengan lancar.

  • Memilah tema/topik yang akan diangkat

Setelah menemukan tokoh yang tepat, akan lebih mudah bagi Anda untuk memilah tema atau topik yang diangkat nanti. Memoar seringkali menjadi pilihan dari si tokoh. Nah, memoar ini menekankan satu aspek kehidupan saja dari sosok yang bersangkutan. Tema pun akan menjadi batasan selama menulis supaya tidak meluber ke mana-mana. Misalnya, tokoh yang akan Anda angkat dalam biografi adalah mantan presiden yang pernah menerbitkan kebijakan yang mengubah kehidupan bangsa. Anda dapat mengangkat hal tersebut menjadi topik utama untuk kemudian digali lebih dalam bersama sang tokoh. Ghostwriter Indonesia sebagai penyedia jasa penulisan biografi punya pengalaman menulis banyak buku nonfiksi sehingga ketika memoar dibuat, alur gagasan per tema itu mudah untuk dibuat.

  • Menelusuri fakta dan data utama

Karena termasuk ke dalam kategori non-fiksi, biografi mewajibkan Anda untuk memaparkan fakta dan data utama. Akan jauh lebih baik bila informasi yang Anda bahas nanti menarik sekaligus belum diketahui publik. Pasalnya, fakta dan data tadi akan menuntun biographer pada epifani, yakni peristiwa penting yang memberikan dampak terhadap kehidupan—baik pemikiran maupun tindakan dari tokoh tersebut. Jika Anda akan mengangkat kebijakan pemerintahan, maka Anda harus menemukan sejumlah momen yang jadi kunci penting sang sosok melahirkan gagasan tadi. Ghostwriter Indonesia memiliki tim riset yang handal sehingga proses penyelesaian jasa penulisan biografi menjadi semakin akurat.

  • Cari bagian penting dari kehidupan tokoh

Aspek krusial berikutnya yang harus Anda ketahui saat menyusun biografi tokoh ternama adalah bagian penting dari kehidupannya. Dalam biografi, aspek ini biasanya akan dibuat menjadi kronik atau rangkaian kisah yang dirunut berdasarkan waktu. Jadi, saat meriset data maupun mewawancarai tokoh, Anda harus selalu memastikan kebenaran hari, bulan, serta tahun kejadian. Selain itu, periksa poin tersebut berulang kali sebelum naik cetak, apalagi bila berhubungan dengan hajat orang banyak. Jangan sampai reputasi Anda sebagai biographer berantakan hanya karena salah mencantumkan tanggal.

  • Memilih daya tarik dari tokoh bersangkutan

Kembali lagi ke pembahasan di awal, Anda harus memegang argumentasi kuat yang melatarbelakangi pemilihan tokoh yang akan dibuatkan biografi—baik sosok terkenal atau tidak. Mengapa demikian? Para pembaca tidak akan membuang waktu mereka untuk membaca kisah seseorang yang informasinya bisa mereka temukan dengan mudah lewat dunia maya. Jika Anda sanggup menjelaskan daya tarik sang tokoh dengan baik, para pembaca akan dibuat penasaran dan mau mengenal lebih jauh seputar tokoh tadi. Di sisi lain, Anda dan sosok di buku biografi mendapatkan eksposur yang bagus.

  • Temukan kontribusi nyata dari sang tokoh

Poin terakhir yang tak boleh Anda lewatkan dari penelusuran tokoh adalah kontribusi nyata yang telah dia buat. Bila Anda memilih mantan presiden, maka yang Anda lakukan selanjutnya adalah menemukan data seputar kontribusinya selama menjabat jadi orang nomor satu di Indonesia. Bila tokohnya pebisnis, Anda dapat memeriksa jejak usaha hingga pengaruh produknya terhadap konsumen. Satu hal yang pasti, data-data tersebut harus akurat dan objektif. Carilah narasumber tepercaya agar Anda mendapatkan sudut pandang lain yang lebih impresif.

Demikian panduan mudah bagi Anda yang ingin menjadi biographer. Semoga dapat membantu Anda menulis biografi dari tokoh yang kredibel!

Langkah Mudah Menulis Novel bagi Penulis Pemula

Halo ketemu lagi dengan saya, Anang YB dari Ghostwriter Indonesia.

Kali ini kita mau ngobrolin tentang cara menulis novel. Novel laris bahkan kemudian difilmkan bikin banyak penulis pemula makin giat cari tema untuk membuat novel bestseller. Alih-alih novelnya jadi, eh ini malah setahun baru dapat satu bab. Itu juga nggak bagus-bagus amat.

"Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai"
“Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai”

Faktanya, menjamurnya platform-platform menulis di dunia maya ternyata memberikan dampak besar bagi para penulis di Indonesia. Jika dulu Anda harus menulis di komputer dan mencetaknya untuk kemudian dikirim ke penerbit, sekarang peluang dibaca lebih luas dapat diwujudkan dengan mengunggahnya ke platform menulis tersebut. Bahkan tak sedikit penulis yang berhasil menerbitkan novel lewat cara tersebut.

Di sisi lain, walau secara media sudah dimudahkan, masih banyak pemula yang mengaku kesulitan menyusun novel utuh. Berbagai alasan pun dilontarkan, dari tidak punya ide, sibuk, hingga minder duluan saat mendapatkan masukan dari pembaca.

[Just info, tim Ghostwriter Indonesia menyediakan jasa pendampingan 1 bulan menuntaskan tulisan. Hubungi 0815-990-4562 untuk info lebih detail]

Kenyataanya, menulis novel tidak sesulit yang dibayangkan selama Anda mengetahui triknya, seperti yang dijelaskan berikut ini:

  1. Pilih ide yang disukai dan dikuasai

Merangkai cerita dari gagasan rumit dan megah hanya akan menyulitkan Anda kalau tidak dikuasai. Sebaiknya—terutama bagi pemula—pilihlah ide yang benar-benar disukai dan dikuasai. Misalnya, kalau Anda suka dengan kuliner, tulis novel tentang tokoh yang suka memasak. Kembangkan gagasan ini dengan pengetahuan yang Anda miliki dan tambahkan informasi lain kalau dibutuhkan. Menulis novel dengan cerita dari sesuatu yang Anda pahami tidak akan memberatkan walau di tengah jalan bertemu hambatan.

  1. Membuat kerangka karangan atau outline

Tak sedikit penulis pemula yang bertanya, pentingkah kerangka karangan atau outline dibuat? Jawaban dari pertanyaan ini pun beragam. Jika Anda tidak ingin cerita novel itu mellebar ke mana-mana, maka kerangka perlu dibuat sebagai ‘pembatas’. Namun, kalau Anda adalah tipe penulis yang senang ‘berkelana’ dan tak mau dikekang selama menulis, maka tahap membuat outline novel dapat dikesampingkan. Hanya saja, risiko cerita berantakan dan kurang fokus lebih besar serta memakan proses penyuntingan yang lama.

  1. Menciptakan karakter-karakter 3 dimensi

Dalam hal ini, bukan berarti Anda perlu merancang tokoh memakai aplikasi tertentu. Karakter 3 dimensi bukan sekadar baik dan jahat. Mereka diciptakan sedekat mungkin dengan kehidupan nyata; memiliki motif tertentu dan membuat pembaca dilema. Tokoh-tokoh dengan karakterisasi ini biasanya membuat para pembaca ikut terlibat konflik. Misalnya, antagonis yang mulanya sangat jahat ternyata bersikap demikian karena di masa lalunya pernah dirundung (bully) dan dibesarkan dalam keluarga yang toxic.

  1. Latar tempat dan waktu seakurat mungkin

Untuk latar tempat dan waktu di dalam novel, Anda dapat memulainya dari tempat tinggal sendiri dan masa kini. Akan tetapi, kalau cerita membutuhkan lokasi lain dan waktu di masa lalu/depan, lakukan riset terlebih dahulu. Sekarang, tidak sulit mencari informasi tentang kota hingga negara yang belum pernah dikunjungi, sebab semuanya tersedia di dunia maya. Namun, pastikan deskripsi yang Anda buat tidak terlalu kaku atau terkesan seperti jurnal ilmiah, kecuali kalau Anda sedang menyusun buku non-fiksi.

  1. Memastikan genre untuk cerita yang ditulis

Sebenarnya, genre novel harus Anda putuskan sejak awal. Ingin cepat mendapatkan pembaca? Buatlah cerita genre populer seperti romansa atau drama. Sekitar dua tahun terakhir, thriller, domestic noir, dan fantasi pun mulai meraih perhatian pembaca Tanah Air. Genre apa pun yang nantinya Anda pilih haruslah yang benar-benar Anda kuasai dan sesuai dengan cerita. Anda bisa pindah ke genre novel lainnya, tetapi pastikan Anda sudah melakukan riset matang dan latihan menulis secara intens.

  1. Cari dan baca referensi sebanyak mungkin

Kunci berikutnya yang akan memudahkan Anda menulis novel dengan cepat dan mudah adalah rajin membaca. Carilah referensi sebanyak mungkin—baik novel maupun jenis tulisan lain—yang mendukung tulisan Anda. Selain itu, dengan membaca pun Anda akan memperkaya kosakata dan mendapatkan cara menulis yang bagus dari pengarang-pengarang kenamaan. Jangan lupa memasukkan kamus ke dalam daftar bacaan agar Anda tidak kebingungan saat mendapatkan kata-kata yang kurang familier.

Langkah terakhir yang akan menyempurnakan usaha menulis novel Anda adalah praktik. Kesalahan para pemula yang ingin merangkai cerita utuh adalah terlalu lama merancang tanpa mewujudkannya.

Butuh motivasi? Ceritakan rencana Anda kepada teman atau siapa pun yang dirasa akan memberi dukungan besar kepada Anda. Dengan begitu, naskah novel yang Anda siapkan akan cepat selesai sesuai target.

Nah, lumayan dapat wawasan baru? Yuk tuntaskan naskahmu. Kalau butuh jasa editing naskah novel atau sekalian mau minta bantuan desain isi dan cover bahkan pencetakan, silakan hubungi Ghostwriter Indonesia di 0815-990-4562.

Siapa Saja Klien Penulis Biografi Indonesia?

Awalnya saya tidak tertarik membeli buku biografi. Nah, kalau sekarang saya “terjerumus” untuk memberikan jasa menulis biografi tokoh dan sosok nasional, itu ada sejarahnya.

jasa ghostwriter dan penulis biografi WA 08159904562

Menjadi penulis pun sebuah misteri apalagi sampai menjadi seorang penulis biografi. Buku kisah sosok terkenal yang saya buat pertama kali sangat tipis. Mungkin hanya 60-an halaman. Buku itu berkisah tentang Santo Arnoldus Janssen seorang pendiri ordo gereja. Sampai sekarang royaltinya masih terus saya terima meski tidak banyak.

Menulis buku biografi berikutnya–lagi-lagi sosok yang sudah meninggal. Saya menulis kisah inspiratif Si Calvin seorang bocah yang seumur hidupnya berada di atas kursi roda karena penyakit Osteogenesis Imperfekta. Saat buku biografi difabel itu saya buat, Calvin sudah meninggal. Saya melakukan wawancara dengan kedua orangtuanya. Berapa saya mematok tarif menulis biografi buku itu? Saya tidak minta bayaran. Kisah itu saya tulis karena kedekatan narasumber dengan istri saya. Sebagai tanda kasih, orangtua Calvin memberikan dua set Blackberry usai buku itu terbit, hahaha ….

Saya mematok biaya menulis biografi ketika klien memang mempunyai kemampuan untuk membayar dan akan menggunakan buku itu untuk keperluan atau branding. Ini memang pekerjaan profesional. Sebagai contoh, buku Hartini Memoar Seorang Perempuan dengan HIV saya tulis atas pesanan Andy F. Noya melalui Penerbit Buku Kompas. Buku itu saya kerjakan dengan kesepakatan biaya menulis biografi yang sudah ditetapkan di awal.  Ada juga buku tentang pengusaha kayu di Banjarmasin, buku biografi pengusaha santan di Sumatera, biografi para pebisnis online, juga yang terakhir buku perjalanan HaloBCA yang akan terbit Mei 2018 ini.

Pada ujungnya, jasa menulis biografi memang tak lagi sekadar menulis hidup seseorang sejak lahir hingga meninggal. Meskipun arti biografi adalah kisah hidup seseorang sejak lahir hingga mati lengkap dengan segala jasa dan jatuh bangun dia. Namun, semakin ke sini saya semakin sadar kebutuhan klien tidak lagi sebatas itu.

Jadi, siapa saja yang membutuhkan jasa menulis biografi dan dapat saya bantu? Ini beberapa di antaranya.

  • Keluarga (biasanya anak-anaknya) yang ingin membuat buku kenangan hidup dari ayah atau ibunya.
  • Perusahaan yang ingin mendokumentasikan kisah kepemimpinan dan best practise dari karyawan senior
  • Seseorang yang ingin membukukan perjalanan membangun bisnis sejak rintisan, jatuh bangun, hingga sukses
  • Kampus yang ingin mendokumentasikan sejarah dan perjuangan rektornya
  • Difabel dan survivor dengan perjuangan hidup
  • Perusahaan yang ingin mendokumentasikan perjalanan perusahaannya.
  • Pendeta, ustaz, dan tokoh agama dengan banyak kisah hidupnya yang luar biasa
  • Motivator dan pembicara publik yang memerlukan buku kumpulan kisah inspiratif tokoh-tokoh dunia untuk mengangkat personal branding dia.

Tentu saja tiap klien akan berbeda maunya. Beda pula lama waktu pengerjaannya. Ketika saya menulis buku biografi Rektor Universitas Negeri Gorontalo, butuh waktu satu tahun sampai kemudian naskah itu final. Sedangkan buku perjalanan satu dekade HaloBCA saya tulis dalam tempo 3 bulan saja. Ada lagi kisah sahabat difabel yang selesai dalam tentang waktu 4 bulan. Kalau dirata-rata, sebuah buku biografi memang bisa selesai dalam tempo setengah tahun.

Memberikan jasa menulis biografi memang mesti telaten. Karena itu, kalau Anda mencari penulis biografi, burulah orang yang sabar dan suka akan detail. Sukur-sukur penulis profesional itu sudah memiliki pengalaman memadai dalam proses menulis buku biografi.

Ketelatenan penulis biografi akan tercermin dengan detail setting waktu dan setting lokasi yang dia tuturkan. Buku biografi yang baik juga memiliki alur dan plot yang menarik. Apakah kisah hidup semua orang pasti punya plot yang seru? Tentu tidak. Banyak yang datar dan linier. Dari situlah profesionalitas penulis biografi diuji. Dia harus mampu menggali kisah sampai kedalaman tertentu hingga menemukan “mutiara hidup” dari kisah si narasumber.

Para pemakai jasa menulis biografi pada ujungnya memang harus maklum bila pekerjaan ini membutuhkan biaya puluhan juta. Sebagai ilustrasi saja, tarif wajar wawancara seorang jurnalis di Jakarta selama 2 jam sekitar 2,5 juta. Hitung saja untuk sebuah buku biografi diperlukan 10 sesi wawancara maka untuk proses penggalian data sudah menguras biaya 25 juta. Belum lagi untuk proses riset, penulisan, editing, dan biaya mobilitas dan komunikasi.

Jadi berapa kisaran uang yang harus disiapkan untuk membuat sebuah buku biografi? Untuk jasa profesional, Anda akan menemukan penawaran-penawaran dengan rentang yang lumayan lebar. Beberapa proyek menulis biografi yang sudah deal dengan saya berbiaya mulai dari 20 juta hingga 80 juta. Di luar saya, ada penulis biografi yang masih mau pasang tarif belasan juta saja bahkan kurang dari 10 juta. Namun jangan kaget kalau tarif penulis biografi lainnya bermain di angka 100  juta hingga 300 juta bahkan lebih. Entah apa reason-nya dengan angka biaya menulis buku biografi setinggi itu.

So, rekamlah kisah hidup Anda dan keluarga Anda. Biaya yang Anda keluarkan akan sebanding dengan mutiara hidup yang akan Anda terima.

Co-Publishing: Bikin Naskah dan Pasti Terbit

Bulan ini saya menyorongkan empat naskah dari empat penulis berbeda ke penerbit ngetop di Jakarta. Beda penulis dan juga beda temanya. Ada naskah kesehatan, ada biografi, ada buku bisnis, dan satu lagi buku tentang santri.

Buku itu pasti terbit. Kok bisa?

foto: pixabay.com

Selain soal penguasaan akan jalur dan jejaring, proses “pasti” terbit juga ditopang oleh hitung-hitungan bisnis.

Taruh kata Anda adalah:
– trainer atau motivator dengan jadwal workshop dan seminar yang sudah pasti dalam setahun,
– Anda adalah dosen dengan ratusan mahasiswa pengikut kuliah Anda,
– Anda adalah leader MLM dengan ratusan downline dan jadwal seminar beruntun dalam setahun ke depan,
– Anda adalah dokter yang ingin membuat dan membagikan buku saku kesehatan,
– Anda adalah politisi yang membutuhkan publikasi melalui buku,
– Anda berulang tahun dan ingin membagikan kisah hidup pada keluarga besar,
– Anda punya komunitas besar dan punya karya antologi,
– panjang dan banyak lah contoh lainnya
maka … peluang ini layak Anda ambil.

Kepastian terbit terjadi karena pola kerjasama co-publishing. Apa bedanya dengan menempuh jalur biasa atau cara sejuta umat?

Jalur biasa artinya Anda menyerahkan proses produksi pada si penerbit seluruhnya. Penerbit akan menimbang naskah Anda 2-3 bulan sebelum (kemungkinan terburuk) mereka akan bilang: maaf silakan coba lagi. Kemungkinan terbaik adalah Anda dipeluk editor penerbit yang menangis sambil berkata takjub: ini naskah luar biasa yang kami tunggu sejak seabad lalu. *lebay sih.

Jalur biasa membebankan semua biaya pada penerbit karena itu mereka hanya memilih naskah yang potensi laku dan habisnya besar dan cepat.

Lain soal dengan co-publishing. Pola co-publishing adalah seperti ilustrasi ini. Misalnya Anda dosen atau trainer atau leader MLM seperti saya bilang tadi, Anda sudah berhitung bisa turut menjual berapa buku dalam periode tertentu. Anda bantu penerbit untuk memproses buku itu lebih cepat. Saya beli 600 di awal sebab satu matakuliah saja ada 200 mahasiswa sedangkan saya mengampu 3 mata kuliah dalam satu semester. Itu misalnya.

Penerbit suka. Anda pun senang karena Anda akan lewat jalur tol. Proses penimbangan naskah tak perlu menunggu 3 bulan. Pengalaman saya, seminggu dua minggu saja Anda sudah dapat kepastian bukunya lolos atau tidak. Jarang sih tidak lolos kecuali buku Anda temanya aneh bin ajaib atau ada lambang palu arit di dalamnya.

Butuh biaya besar? Ada hitungannya yang bisa Anda kalkulasi sekarang. Tapi keuntungan juga ada dan besar. Sebuah buku bisa memberikan keuntungan jutaan rupiah ke kantong Anda dalam tempo cepat tanpa menunggu enam bulan layaknya menanti royalty. Taruh kata Anda membuat satu buku yang dibeli oleh 500 mahasiswa Anda maka potensi duit untuk Anda sekitar 40% dari harga eceran buku. Angka itu berasal dari 30% diskon dan 10% royalty. Beda penerbit memang beda angka tapi kisaran sebesar itulah. Menggiurkan, bukan?

Keuntungan lain apa? Kredibilitas, dong. Naskah Anda akan menjadi buku dengan nama penerbit beneran bahkan penerbit besar kalau saya bantu. Buku Anda akan ber-ISBN resmi bukan abal-abal. Kalau Anda pendidik, buku Anda akan menaikkan nilai poin Anda. Kalau Anda trainer dan motivator, logo penerbit besar Akan mengasosiasikan Anda sebesar dan seterkenal penerbit itu.

Berita baiknya, saya siap bantu Anda untuk proses co-publishing. Dan, free karena itu menjadi bonus untuk Anda yang memakai jasa-jasa saya.

Bikin buku dan menerbitkan buku memang simpel kok. Boleh kontak saya kalau tergoda.

www.haloghostwriter.com
WA 08159904562

Writing Tresna Jalaran Seka Kulina

Saya suka menulis,karena pada dasarnya saya pemalu (*yang ga percaya silakan simpan dulu rasa ketidakpercayaan Anda), jadi menulis merupakan sarana saya mencurahkan isi hati dan perasaan. Menulis bagi saja memiliki efek terapetik. Membantu saya menyalurkan perasaan-perasaan yang tak tersampaikan, omelan saya yang cuma di awang-awang, gemes saya sama penampilan orang, rasa pengen saya akan sesuatu yang belum kesampaian dan masih banyak lagi.


Saya bisa menulis tentang si Anu yang tertuang menjadi tokoh dengan nama yang sesuka hati saya bisa saya ganti. Saya bisa menulis pengalaman saya tanpa harus menunggu ada orang lain mau mendengarkan cerita saya. Dengan tulisan, saya tidak harus memaksa orang untuk mendengarkan curhat saya, karena yang mau pasti akan membacanya yang tidak mau dan tidak suka, tidak perlu membacanya, gitu aja kok repoot?

Pelajaran bahasa Indonesia di bangku sekolah banyak mengajarkan saya tentang menulis, dari membuat kerangka karangan dan mengembangkannya menjadi kalimat inti dan kalimat pembantu. Tapi sepertinya saya lebih menikmati jadi “free styler” , yang penting nulis dulu – nanti baru di-edit. Denga gaya ini memang proses menulis saya lancar tetapi kadang cenderung “overwhelming” dan terlalu banyak ide yang campur aduk Kegiatan mentoring menulis kembali mengingatkan saya kepada pentingnya membuat suatu outline, kerangka karangan, premis dan sebuah sinopsis. Dan memang sangat membantu dalam proses menulis. Inti cerita dan topik tetap fokus dan terjaga, dan mengalir dengan baik.

Dengan kerangka karangan pun, kadang saya masih mengalami stagnansi, mati gaya dan kehabisan ide untuk merangkai kata. Nah kalau sudah begitu, karena saya suka musik, saya menggunakan stimulus musik untuk membangkitkan ingatan-ingatan saya tentang apa yang saya tulis. Contohnya sewaktu saya menulis dengan background tahun ’98-an, saya mendengarkan lagu-lagu yang hits di era itu. Semua kenangan tentang apa yang sedang ngetrend dan happening di kala itu, membantu dalam menulis setting
ataupun penampilan tokoh yang saya tulis.

Cara lainnya adalah dengan berbincang dengan teman tentang topik yang kita tulis. Dengan menceritakan kembali, biasanya akan muncul ide-ide segar yang bisa ditambahkan dalam menulis. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul dan harus kita jawab merupakan stimulus kita untuk memunculkan ide dan menambah untaian kata dalam tulisan kita.

Kalau me-refresh mood menulis dengan traveling itu sudah jelas! Banyak ide saya dapat dengan traveling. Tempat yang baru memperkaya cerita kita. Problem saya adalah sering traveling dari pada menuliskannya. Ketika jadwal jalan-jalan sambung menyambung, ide yang ada sebelumnya tersimpan bersama souvenir yang kita beli sewaktu jalan-jalan. Namun demikian, foto-foto yang saya dapat selama travelling banyak membantu menulis. Dengan melihat kembali foto-foto tersebut, bisa me-recall memori saya tentang apa yang ingin saya tuliskan. Foto juga membantu saya dalam mendeskripsikan sesuatu yang saya ingin tulis terlihat nyata.
Bagaimana caranya saya “mencicipi” tulisan saya sudah enak atau belum?
Biasanya saya akan baca ulang setelah tulisan jadi. Kalau saya menulis sesuatu yang “touchy” , biar pun saya baca ulang lagi tetap akan menghadirkan perasaan yang sama.

Kadang saya senyum-senyum sendiri atau bisa tetap menitikkan air mata ketika membaca kembali bagian yang saya tulis. Tentu saja tidak mengabaikan peran orang lain untuk “mencicipi” tulisan saya. Kalau kita minta teman atau saudara kita membaca dan masih berkerut dahinya dan banyak pertanyaannya, mungkin tulisan kita hanya kita dan rumput
bergoyang yang mengerti.

Singkat kata, menulis itu berbahaya!!! karena bisa menjadi candu! Ketika tulisan saya diapresiasi, saya jadi ingin menulis lebih banyak lagi. Semakin banyak menulis, juga membuat skill menulis kita lebih baik lagi. Benar kata pepatah Jawa , writing tresna jalaran seka kulina. Kita bisa karena terbiasa.

Tulisan Elizabeth Rose, penulis buku “Look at My Garden”, hobi nulis dan traveling tinggal di Vientiane, Laos

Jasa Ghostwriter Seperti Apa?

Bukan hantu bukan setan, tapi sosok mereka ada. Itulah Ghostwriter. Orang menyebut juga dengan julukan penulis bayangan atau bahkan penulis siluman.

Oke, apa pun julukannya, jasa ghostwriter semakin lama semakin dikirik oleh penulis profesional di Indonesia. Mungkin gara-gara saya yang suka memberikan pelatihan mengenai writerpreneur sehingga mata para penulis terbuka: oh … ada ya jasa ghostwriter di Indonesia?

foto: pixabay.com

Anda mungkin menemukan artikel mengenai jasa ghostwriter ini melalui Google, dana tugas saya sekarang untuk menjelaskan seperti apa jasa penulis bayangan ini bekerja.

Saya mulai dari Anda–taruhlah Anda searching di Google untuk mencari saya untuk membuatkan naskah.

Anda sudah tepat untuk menghubungi saya–Ghostwriter Indonesia–untuk keperluan penulisan buku. Setidaknya ada kompetensi yang harus dimiliki oleh pemberi jasa ghostwriter yakni kompeten menulis, kompeten menyunting, dan kompeten melakukan wawancara. Banyak orang bisa menulis. Banyak juga orang yang mahir menyunting, banyak juga jurnalis yang sudah oke untuk melakukan sesi wawancara. Namun, penulis profesional yang menguasai tiga hal itu masih jarang. Setidaknya, tidak banyak penulis yang terus mengasah kemampuan mereka dalam hal kompetensi tiga hal itu.

Setelah Anda menemukan pemberi jasa Ghostwriter, tahap berikutnya adalah Anda membuka pembicaraan kerjasama dengannya. Silakan saling cocok-cocokan. Baik itu chemistry, kompetensi (Anda bisa minta portofolio dia), keluasan wawasan dia, dan tingkat pelayanan dia. Ukurlah dengan banyak berbicara dan berdialog. Anda berhak untuk itu.

Kalau sudah merasa cocok, mulailah lebih detail menanyakan pola kerjasama yang dia punya. Apakah dia hanya menyediakan jasa ghostwriter saja, atau sampai ke jasa penerbitan buku, atau lainnya. Kompetensi pemberi jasa ghostwriter juga diukur dari sisi ini. Sebagai contoh, kami dari Ghostwriter Indonesia memiliki relasi yang sangat dekat dengan penerbit papan atas sekelas grup Gramedia Publisher. Keunggulan ini memungkinkan naskah Anda untuk bisa terbit di penerbit terbaik di Indonesia itu.

Apa lagi setelah itu? Tentu Anda perlu tanda tangan kontrak. Perhatikan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Anda boleh yang menyiapkan kontraknya atau biarkan si pemberi jasa ghostwriter yang mengajukan draft. Baca teliti dan tanda tangani bila sudah sepakat.

jasa ghostwriter buku jakarta
foto: pixabay.com

Lanjut dengan proses wawancara dan penulisan. Sesi ini bisa berlangsung sebulan-dua bulan. Tergantung waktu Anda sebagai narasumber dan tergantung profesionalitas si pemberi jasa ghostwriter. Saya biasanya mengambil waktu pengerjaan dua bulan sudah beres termasuk sesi wawancara, penulisan, revisi, hingga naskah ready to print.

Selesai sampai di situ? Seharusnya tidak. Seorang ghostwriter profesional akan memberikan jalan bagi kliennya untuk menerbitkan buku. Entah melalui penerbit umum atau untuk diterbitkan internal. Tanyakan kemampuan penulis itu sampai seberapa jauh dia bisa membantu Anda.

Begitu urutan prosesnya. Simpel bukan?

Nah sekarang tip untuk menemukan jasa ghostwriter profesional di Indonesia.

Pertama, carilah jasa ghostwriter profesional. Bukan sekadar orang yang pernah nulis (baca paragraf di atas mengenai 3 kompetensi dasar yang harus dimiliki ghostwriter)

Kedua, cek portofolio dia. Mungkin dia penulis produktif, tapi tidak sesuai dengan gagasan Anda. Misalnya, dia novelis dengan 10 karya padahal yang Anda butuhkan adalah seseorang yang mampu menulis naskah kesehatan karena Anda seorang dokter, misalnya.

Ketiga, pertemuan dengan penulis tersebut adalah tahap krusial. Anda bisa mengukur keramahan dia, cara dia melayani Anda, kemampuan dia menggali informasi dari Anda, dan keluasan relasi dia dengan penerbit-penerbit ternama.

Keempat, jasa ghostwriter dan jasa penulis biografi adalah tidak sama. Ada skill tertentu yang harus dimiliki oleh penulis biografi. Ada kalanya penulis biografi juga harus mampu membuat narasi memikat layaknya novel. Karena itu, cek juga portofolio dia mengenai hal itu.

Kelima, jangan asal murah. Bisa jadi si pemberi jasa ghostwriter itu memang baik hati dan suka menolong klien seperti Anda. Tapi bisa jadi dia sedang merintis karier di bidang jasa penulis bayangan ini sehingga sedang (sekadar) memburu portofolio dulu. Ada harga wajar untuk jasa ini. Kisaran tarif jasa ghostwriter ada di angka 20 juta hingga 40 jutaan per naskah. Kurang dari itu atau lebih dari itu dapat Anda nilai kelayakannya berdasarkan kompetensi dan portofolio dia.

Itu lima hal utama yang patut Anda pertimbangkan. Semoga membantu Anda untuk bisa menemukan penulis buku terbaik untuk gagasan Anda.

Salam dari saya, Anang YB Ghostwriter Indonesia.

Cara Menerbitkan Buku Sendiri Murah dan Untung

buku panduan pengobatan diabetes
tip menerbitkan buku sendiri. foto: free images pixabay.com
Halo, saya  Anang YB mau sharing tentang menerbitkan buku sendiri atau istilah bulenya self publishing. Ini saya sampaikan karena dua hal. Pertama, saya sudah menjalani proses ini sejak lima tahun lalu dan kedua, saat ini proses memasukkan naskah ke penerbit umum semakin sulit dan mahal karena sering diminta beli buku di awal.
Oke, kita mulai dari batasan istilah dulu, self publishing adalah kegiatan seorang penulis untuk menerbitkan karyanya sendiri melalui penerbit yang dia miliki.

Artinya, kalau dia menerbitkan karya orang lain, maka batallah istilah itu. Atau, dia menerbitkan karyanya di penerbit lain maka batal juga pengertian ini. Seperti misalnya, saya menerbitkan karya Panjikristo yang berjudul “Mbah Jito” maka itu bukan self publishing.

Penerbit yang dimaksud bisa berupa perusahaan berbadan hukum tapi bisa juga tanpa badan hukum. Jadi, bisa saja saya mencetak buku dan saya jual tanpa repot mendirikan perusahaan penerbit. Keuntungan punya perusahaan penerbit adalah Anda berhak mengajukan pembuatan ISBN ke perpusnas.

Langkah-Langkah Self Publishing
Tentu Anda harus punya naskah sendiri. Bukan jiplakan tentu saja. Naskah apa saja bisa Anda terbitkan termasuk naskah yang sudah ditolak penerbit umum puluhan kali. Entah itu puisi, kumpulan cerpen,bahkan autobiografi Anda.

Masih ada langkah pracetak dan cetak. Langkah pracetak meliputi proses penyiapan naskah menjelang masuk mesin cetak. Pada tahap ini Anda perlu menyunting naskah, melengkapi komponen naskah, mendesain isi buku, dan mendesain kover. Kalau Anda punya penerbit berbadan hukum, Anda perlu juga mengurus ISBN ke Perpusnas.

Sudah ready dengan desain buku Anda? Carilah percetakan yang berpengalaman mencetak buku. Bukan sekadar mencetak stiker atau undangan kawinan. Saat ini sudah banyak percetakan semacam itu. Anda bisa mencetak satuan. Carilah jasa Print on Demand sebab mereka memiliki mesin digital dengan kualitas mencetak buku secara satuan. Sedangkan percetakan offset seringkali meminta Anda mencetak minimal 500 eksemplar.

Biaya yang Harus Ditanggung
Self publishing artinya Anda sudah masuk ranah bisnis. Ketika Anda membeli buku antologi dengan harga 70 ribu rupiah, Anda bisa berhitung nantinya mengapa harganya sebesar itu.

Biaya yang Anda perlu budget-kan adalah:
1. Biaya editing. Anda bisa menyunting naskah sendiri, tentu saja. Tapi kalau Anda mau pakai jasa profesional, biasanya tarifnya 10 ribuan per halaman 300 kata untuk jasa sunting ringan. Tentu ada yang pasang tarif lebih murah atau lebih mahal dari itu.

2. Biaya desain isi. Istilah kerennya jasa layout. Saya kadang me-layout sendiri buku yang saya terbitkan dengan memakai program Words. Tapi kalau Anda mahir pakai program khusus semacam Adobe InDesign tentu lebih afdol. Jasa di luaran untuk desain isi buku adalah sekitar 5 ribu rupiah per halaman buku. Jadi, tidak dihitung per kata lagi.

3. Biaya desain kover. Sebelum membuat kover, pastikan Anda sudah fix dengan judul, subjudul, nama Anda (mau pakai nama pena kah?), blurb atau teks untuk kover belakang, dan ISBN bila perlu. Saya memilih bikin sendiri dengan Adobe Photosop biar ngirit. Kalau pakai jasa orang lain bisa kena harga di kisaran 300 ribu sampai 1 juta per desain.

4. Akhirnya, siapkan budget untuk cetak buku. Ongkos cetak di percetakan digital/Print on demand tidak mahal. Untuk buku dengan ketebalan 160-an halaman ongkosnya 25 ribu-35 ribu saja. Dan, seperti saya bilang, Anda bisa cetak satuan. Oh ya, perhatikan saat Anda mendesain buku, aturlah jumlah halaman (termasuk halaman romawi) dalam kelipatan 8 agar tidak ada halaman kosong.

Tip Jualan Buku Self Publishing
Apa gunanya bikin buku tapi tidak diedarkan, to? Kecuali memang buku itu untuk konsumsi sendiri. Nah, cara paling gampang untuk hemat investasi adalah dengan teknik preorder.

Jurusnya, Anda siapkan desain cover sebulan sebelum naik cetak. Promosikan cover itu dengan sales letter merayu-rayu agar follower dan teman medsos Anda tergoda membeli. Anda bisa pasang harga dua kali ongkos cetak. Misalnya, buku Anda jual 40 ribu-60 ribu bonus tanda tangan Anda. Untuk tahap preorder boleh diberi iming-iming diskon 20% sampai tanggal tertentu.

Setelah transferan masuk, barulah Anda membawa naskah yang sudah didesain rapi ke percetakan. Anda bisa mencetak lebih banyak dari jumlah orderan karena harga jual buku sudah Anda dongkrak naik sebelumnya.

Nah, info ini menggoda Anda untuk menjadi self publisher? Kenapa tidak. Coba lakukan deh, pasti ketagihan.

Anda juga bisa mengontak saya jika memerlukan bantuan untuk menerbitkan karya Anda. Hubungi Ghostwriter Indonesia di WhatsApp 0815-990-4562 (Tjandra Susi)

*info ini bermanfaat? Silakan share tanpa mengurangi dan mengganti isinya.