Siapa Saja Klien Penulis Biografi Indonesia?

Awalnya saya tidak tertarik membeli buku biografi. Nah, kalau sekarang saya “terjerumus” untuk memberikan jasa menulis biografi tokoh dan sosok nasional, itu ada sejarahnya.

jasa ghostwriter dan penulis biografi WA 08159904562

Menjadi penulis pun sebuah misteri apalagi sampai menjadi seorang penulis biografi. Buku kisah sosok terkenal yang saya buat pertama kali sangat tipis. Mungkin hanya 60-an halaman. Buku itu berkisah tentang Santo Arnoldus Janssen seorang pendiri ordo gereja. Sampai sekarang royaltinya masih terus saya terima meski tidak banyak.

Menulis buku biografi berikutnya–lagi-lagi sosok yang sudah meninggal. Saya menulis kisah inspiratif Si Calvin seorang bocah yang seumur hidupnya berada di atas kursi roda karena penyakit Osteogenesis Imperfekta. Saat buku biografi difabel itu saya buat, Calvin sudah meninggal. Saya melakukan wawancara dengan kedua orangtuanya. Berapa saya mematok tarif menulis biografi buku itu? Saya tidak minta bayaran. Kisah itu saya tulis karena kedekatan narasumber dengan istri saya. Sebagai tanda kasih, orangtua Calvin memberikan dua set Blackberry usai buku itu terbit, hahaha ….

Saya mematok biaya menulis biografi ketika klien memang mempunyai kemampuan untuk membayar dan akan menggunakan buku itu untuk keperluan atau branding. Ini memang pekerjaan profesional. Sebagai contoh, buku Hartini Memoar Seorang Perempuan dengan HIV saya tulis atas pesanan Andy F. Noya melalui Penerbit Buku Kompas. Buku itu saya kerjakan dengan kesepakatan biaya menulis biografi yang sudah ditetapkan di awal.  Ada juga buku tentang pengusaha kayu di Banjarmasin, buku biografi pengusaha santan di Sumatera, biografi para pebisnis online, juga yang terakhir buku perjalanan HaloBCA yang akan terbit Mei 2018 ini.

Pada ujungnya, jasa menulis biografi memang tak lagi sekadar menulis hidup seseorang sejak lahir hingga meninggal. Meskipun arti biografi adalah kisah hidup seseorang sejak lahir hingga mati lengkap dengan segala jasa dan jatuh bangun dia. Namun, semakin ke sini saya semakin sadar kebutuhan klien tidak lagi sebatas itu.

Jadi, siapa saja yang membutuhkan jasa menulis biografi dan dapat saya bantu? Ini beberapa di antaranya.

  • Keluarga (biasanya anak-anaknya) yang ingin membuat buku kenangan hidup dari ayah atau ibunya.
  • Perusahaan yang ingin mendokumentasikan kisah kepemimpinan dan best practise dari karyawan senior
  • Seseorang yang ingin membukukan perjalanan membangun bisnis sejak rintisan, jatuh bangun, hingga sukses
  • Kampus yang ingin mendokumentasikan sejarah dan perjuangan rektornya
  • Difabel dan survivor dengan perjuangan hidup
  • Perusahaan yang ingin mendokumentasikan perjalanan perusahaannya.
  • Pendeta, ustaz, dan tokoh agama dengan banyak kisah hidupnya yang luar biasa
  • Motivator dan pembicara publik yang memerlukan buku kumpulan kisah inspiratif tokoh-tokoh dunia untuk mengangkat personal branding dia.

Tentu saja tiap klien akan berbeda maunya. Beda pula lama waktu pengerjaannya. Ketika saya menulis buku biografi Rektor Universitas Negeri Gorontalo, butuh waktu satu tahun sampai kemudian naskah itu final. Sedangkan buku perjalanan satu dekade HaloBCA saya tulis dalam tempo 3 bulan saja. Ada lagi kisah sahabat difabel yang selesai dalam tentang waktu 4 bulan. Kalau dirata-rata, sebuah buku biografi memang bisa selesai dalam tempo setengah tahun.

Memberikan jasa menulis biografi memang mesti telaten. Karena itu, kalau Anda mencari penulis biografi, burulah orang yang sabar dan suka akan detail. Sukur-sukur penulis profesional itu sudah memiliki pengalaman memadai dalam proses menulis buku biografi.

Ketelatenan penulis biografi akan tercermin dengan detail setting waktu dan setting lokasi yang dia tuturkan. Buku biografi yang baik juga memiliki alur dan plot yang menarik. Apakah kisah hidup semua orang pasti punya plot yang seru? Tentu tidak. Banyak yang datar dan linier. Dari situlah profesionalitas penulis biografi diuji. Dia harus mampu menggali kisah sampai kedalaman tertentu hingga menemukan “mutiara hidup” dari kisah si narasumber.

Para pemakai jasa menulis biografi pada ujungnya memang harus maklum bila pekerjaan ini membutuhkan biaya puluhan juta. Sebagai ilustrasi saja, tarif wajar wawancara seorang jurnalis di Jakarta selama 2 jam sekitar 2,5 juta. Hitung saja untuk sebuah buku biografi diperlukan 10 sesi wawancara maka untuk proses penggalian data sudah menguras biaya 25 juta. Belum lagi untuk proses riset, penulisan, editing, dan biaya mobilitas dan komunikasi.

Jadi berapa kisaran uang yang harus disiapkan untuk membuat sebuah buku biografi? Untuk jasa profesional, Anda akan menemukan penawaran-penawaran dengan rentang yang lumayan lebar. Beberapa proyek menulis biografi yang sudah deal dengan saya berbiaya mulai dari 20 juta hingga 80 juta. Di luar saya, ada penulis biografi yang masih mau pasang tarif belasan juta saja bahkan kurang dari 10 juta. Namun jangan kaget kalau tarif penulis biografi lainnya bermain di angka 100  juta hingga 300 juta bahkan lebih. Entah apa reason-nya dengan angka biaya menulis buku biografi setinggi itu.

So, rekamlah kisah hidup Anda dan keluarga Anda. Biaya yang Anda keluarkan akan sebanding dengan mutiara hidup yang akan Anda terima.

Co-Publishing: Bikin Naskah dan Pasti Terbit

Bulan ini saya menyorongkan empat naskah dari empat penulis berbeda ke penerbit ngetop di Jakarta. Beda penulis dan juga beda temanya. Ada naskah kesehatan, ada biografi, ada buku bisnis, dan satu lagi buku tentang santri.

Buku itu pasti terbit. Kok bisa?

foto: pixabay.com

Selain soal penguasaan akan jalur dan jejaring, proses “pasti” terbit juga ditopang oleh hitung-hitungan bisnis.

Taruh kata Anda adalah:
– trainer atau motivator dengan jadwal workshop dan seminar yang sudah pasti dalam setahun,
– Anda adalah dosen dengan ratusan mahasiswa pengikut kuliah Anda,
– Anda adalah leader MLM dengan ratusan downline dan jadwal seminar beruntun dalam setahun ke depan,
– Anda adalah dokter yang ingin membuat dan membagikan buku saku kesehatan,
– Anda adalah politisi yang membutuhkan publikasi melalui buku,
– Anda berulang tahun dan ingin membagikan kisah hidup pada keluarga besar,
– Anda punya komunitas besar dan punya karya antologi,
– panjang dan banyak lah contoh lainnya
maka … peluang ini layak Anda ambil.

Kepastian terbit terjadi karena pola kerjasama co-publishing. Apa bedanya dengan menempuh jalur biasa atau cara sejuta umat?

Jalur biasa artinya Anda menyerahkan proses produksi pada si penerbit seluruhnya. Penerbit akan menimbang naskah Anda 2-3 bulan sebelum (kemungkinan terburuk) mereka akan bilang: maaf silakan coba lagi. Kemungkinan terbaik adalah Anda dipeluk editor penerbit yang menangis sambil berkata takjub: ini naskah luar biasa yang kami tunggu sejak seabad lalu. *lebay sih.

Jalur biasa membebankan semua biaya pada penerbit karena itu mereka hanya memilih naskah yang potensi laku dan habisnya besar dan cepat.

Lain soal dengan co-publishing. Pola co-publishing adalah seperti ilustrasi ini. Misalnya Anda dosen atau trainer atau leader MLM seperti saya bilang tadi, Anda sudah berhitung bisa turut menjual berapa buku dalam periode tertentu. Anda bantu penerbit untuk memproses buku itu lebih cepat. Saya beli 600 di awal sebab satu matakuliah saja ada 200 mahasiswa sedangkan saya mengampu 3 mata kuliah dalam satu semester. Itu misalnya.

Penerbit suka. Anda pun senang karena Anda akan lewat jalur tol. Proses penimbangan naskah tak perlu menunggu 3 bulan. Pengalaman saya, seminggu dua minggu saja Anda sudah dapat kepastian bukunya lolos atau tidak. Jarang sih tidak lolos kecuali buku Anda temanya aneh bin ajaib atau ada lambang palu arit di dalamnya.

Butuh biaya besar? Ada hitungannya yang bisa Anda kalkulasi sekarang. Tapi keuntungan juga ada dan besar. Sebuah buku bisa memberikan keuntungan jutaan rupiah ke kantong Anda dalam tempo cepat tanpa menunggu enam bulan layaknya menanti royalty. Taruh kata Anda membuat satu buku yang dibeli oleh 500 mahasiswa Anda maka potensi duit untuk Anda sekitar 40% dari harga eceran buku. Angka itu berasal dari 30% diskon dan 10% royalty. Beda penerbit memang beda angka tapi kisaran sebesar itulah. Menggiurkan, bukan?

Keuntungan lain apa? Kredibilitas, dong. Naskah Anda akan menjadi buku dengan nama penerbit beneran bahkan penerbit besar kalau saya bantu. Buku Anda akan ber-ISBN resmi bukan abal-abal. Kalau Anda pendidik, buku Anda akan menaikkan nilai poin Anda. Kalau Anda trainer dan motivator, logo penerbit besar Akan mengasosiasikan Anda sebesar dan seterkenal penerbit itu.

Berita baiknya, saya siap bantu Anda untuk proses co-publishing. Dan, free karena itu menjadi bonus untuk Anda yang memakai jasa-jasa saya.

Bikin buku dan menerbitkan buku memang simpel kok. Boleh kontak saya kalau tergoda.

www.haloghostwriter.com
WA 08159904562

Jasa Penulisan Buku Biografi Pasti Terbit

Rasanya, saya tidak pernah menuliskan kata-kata “Jasa Penulisan Buku” di kartu nama. Saya lebih nyaman berfokus pada predikat sebagai pemberi jasa ghostwriter dan penulis sbiografi. Tapi sudahlah, di Indonesia, beda-beda kata masih bisa dimaklumi asalkan tahu sama tahu.

Jasa penulisan buku di Jakarta dan kota-kota besar lainnya banyak dicari. Saya tentu saja gembira sebab itu sebagai pertanda bahwa kesadaran orang untuk unjuk gagasan melalui buku makin terlihat. Saya sendiri mencatat, permintaan bantuan jasa ghostwriter dan jasa penulisan buku biografi meningkat cukup signifikan. Dan, mereka datang dari banyak kota yang tidak saya duga. Mulai dari Bali, Gorontalo, Medan, Papua, Lampung, dan entah mana lagi.

Temanya pun penuh ragam. Jasa penulisan buku kedokteran misalnya. Kali pertama menggarap buku kesehatan bersama seorang dokter muda yang juga novelis bernama Amanda. Kami membuat naskah buku kesehatan seputar kehamilan dengan judul H2O alias Hamil Harus Oke.

buku panduan pengobatan diabetes
buku panduan pengobatan diabetes

Kedua kalinya saya menggarap naskah kesehatan tentang penyakit Diabetes atas permintaan Soyjoy. Buku terbit full colour dan beredar melalui penerbit Elexmedia. Uniknya, klien datang bukan langsung ke saya tapi melalui penerbit.

Buku ketiga tema kesehatan saya bakal terbit tahun ini. Kali ini bertema autoimun hasil olah pikir seorang dokter baik dan ahli autoimun. Saya membantu beliau untuk mengemas informasi-informasi itu ke dalam format naskah buku yang populer dan mudah dipahami masyarakat awam.

Eh, tapi kalau buku-buku tema penyakit saya buat juga ketika mendapat permintaan jasa penulisan buku biografi. Misalnya buku The Boy in The Baby Stroller dengan fokus penyakit OI alias Osteogenesis Imperfecta, juga biografi seorang ODHA hasil kerjasama Andy F Noya, Penerbit Buku Kompas, dan saya.

buku memoar ODHA kerjasama penerbit buku kompas dan Andy F. Noya

Belakangan, saya semakin banyak digoda dengan permintaan jasa penulisan buku biografi. Tokoh yang saya angkat mulai dari sosok Bu Menteri, rektor, pengusaha, dan masih banyak lagi. Untuk mereka saya selalu sediakan waktu lebih banyak dibandingkan permintaan jasa ghostwriter.

Kenapa? Sebab cara menulis buku biografi tidak sepenuhnya sama dengan tema-tema buku nonfiksi lainnya. Ada proses riset yang lebih mendalam, tahap wawancara yang lebih intens, lebih banyak, dan butuh narasumber yang kadang bisa lebih dari lima orang.

Hal lain yang bikin penulisan buku biografi lebih lama adalah membuat gaya tutur dan konten yang klik dengan keinginan klien. Tak mudah untuk sampai pada titik itu. Sebab, satu dua kata dan satu dua fakta yang tidak pas bisa membuat naskah biografi yang kita susun ditolak dan diminta revisi oleh klien.

Karena itu, jasa penulisan buku biografi bisa butuh waktu lebih lama dibandingkan penulisan naskah nonfiksi nonbiografi. Kira-kira, saya butuh waktu 4 bulan untuk menuntaskan satu buku biografi setebal 200 halaman buku. Karena waktu lebih lama, dan tim yang lebih banyak maka otomatis tarif menulis buku biografi juga menyesuaikan.

Namun, saat proses menulis buku biografi tuntas dibuat dan klien puas, saat itulah kita para pemberi jasa penulisan buku biografi bisa menarik napas lega–boleh juga piknik sebentar melepas stres yang terlanjur hinggap.

Tugas belum selesai …. Sebab, naskah buku biografi yang bagus itu harus kita bantu terbitkan. Apakah jasa penulisan buku biografi sudah include jasa penerbitan? Saya sih tidak. Tapi, justru saya gratiskan sebagai beyond expectation service. Saya akan semaksimal mungkin membantu klien menemukan penerbit terbaik di Indonesia,  memungkinkan masuk toko buku Gramedia, dengan desain sesuai taste si klien.

jasa ghostwriter di jakarta
jasa ghostwriter di Jakarta

Beneran gratis? Saya sih iya. Saya akan memediasi si klien untuk bisa meeting dengan penerbit Gramedia Pustaka Utama, Grasindo, Bhuana Ilmu Populer, atau Penerbit Buku Kompas. Semuanya itu adalah penerbit papan atas di Indonesia, punya reputasi baik, dan akan menaikkan branding si klien.

Bagaimana bila klien akan memakai buku untuk keperluan internal alias tidak diterbitkan? Itu juga hal mudah untuk saya. Saya sudah memiliki pengalaman cukup untuk membantu si klien melakukan seluruh proses self publishing. Mulai dari proses editing, desain buku, desain kover, pencetakan, hingga pengiriman ke alamat klien. Saya akan memanfaatkan percetakan dan penerbit berbadan hukum. Tujuannya agar buku itu tetap terbit dan memiliki ISBN.

Pada ujungnya, saya mau bilang: jasa penulisan buku adalah keniscayaan. Ketika banyak orang punya gagasan hebat tapi tak cukup tangan dan waktu untuk mewujudnyatakan dalam bentuk buku, calling saja para penulis profesional. Anda tinggal sampaikan buku apa yang Anda gagas. Mau terbit kapan dan apakah mau terbit di penerbit umum atau cukup diedarkan secara terbatas. Semudah itu kok berbagi gagasan, kisah inspirasi sekaligus menyempurnakan dunia melalui buku.

Salam dari saya, Anang YB Ghostwriter Indonesia, penulis biografi dan ghostwriter. 🙂

 

Cara Menerbitkan Buku Sendiri Murah dan Untung

buku panduan pengobatan diabetes
tip menerbitkan buku sendiri. foto: free images pixabay.com
Halo, saya  Anang YB mau sharing tentang menerbitkan buku sendiri atau istilah bulenya self publishing. Ini saya sampaikan karena dua hal. Pertama, saya sudah menjalani proses ini sejak lima tahun lalu dan kedua, saat ini proses memasukkan naskah ke penerbit umum semakin sulit dan mahal karena sering diminta beli buku di awal.
Oke, kita mulai dari batasan istilah dulu, self publishing adalah kegiatan seorang penulis untuk menerbitkan karyanya sendiri melalui penerbit yang dia miliki.

Artinya, kalau dia menerbitkan karya orang lain, maka batallah istilah itu. Atau, dia menerbitkan karyanya di penerbit lain maka batal juga pengertian ini. Seperti misalnya, saya menerbitkan karya Panjikristo yang berjudul “Mbah Jito” maka itu bukan self publishing.

Penerbit yang dimaksud bisa berupa perusahaan berbadan hukum tapi bisa juga tanpa badan hukum. Jadi, bisa saja saya mencetak buku dan saya jual tanpa repot mendirikan perusahaan penerbit. Keuntungan punya perusahaan penerbit adalah Anda berhak mengajukan pembuatan ISBN ke perpusnas.

Langkah-Langkah Self Publishing
Tentu Anda harus punya naskah sendiri. Bukan jiplakan tentu saja. Naskah apa saja bisa Anda terbitkan termasuk naskah yang sudah ditolak penerbit umum puluhan kali. Entah itu puisi, kumpulan cerpen,bahkan autobiografi Anda.

Masih ada langkah pracetak dan cetak. Langkah pracetak meliputi proses penyiapan naskah menjelang masuk mesin cetak. Pada tahap ini Anda perlu menyunting naskah, melengkapi komponen naskah, mendesain isi buku, dan mendesain kover. Kalau Anda punya penerbit berbadan hukum, Anda perlu juga mengurus ISBN ke Perpusnas.

Sudah ready dengan desain buku Anda? Carilah percetakan yang berpengalaman mencetak buku. Bukan sekadar mencetak stiker atau undangan kawinan. Saat ini sudah banyak percetakan semacam itu. Anda bisa mencetak satuan. Carilah jasa Print on Demand sebab mereka memiliki mesin digital dengan kualitas mencetak buku secara satuan. Sedangkan percetakan offset seringkali meminta Anda mencetak minimal 500 eksemplar.

Biaya yang Harus Ditanggung
Self publishing artinya Anda sudah masuk ranah bisnis. Ketika Anda membeli buku antologi dengan harga 70 ribu rupiah, Anda bisa berhitung nantinya mengapa harganya sebesar itu.

Biaya yang Anda perlu budget-kan adalah:
1. Biaya editing. Anda bisa menyunting naskah sendiri, tentu saja. Tapi kalau Anda mau pakai jasa profesional, biasanya tarifnya 10 ribuan per halaman 300 kata untuk jasa sunting ringan. Tentu ada yang pasang tarif lebih murah atau lebih mahal dari itu.

2. Biaya desain isi. Istilah kerennya jasa layout. Saya kadang me-layout sendiri buku yang saya terbitkan dengan memakai program Words. Tapi kalau Anda mahir pakai program khusus semacam Adobe InDesign tentu lebih afdol. Jasa di luaran untuk desain isi buku adalah sekitar 5 ribu rupiah per halaman buku. Jadi, tidak dihitung per kata lagi.

3. Biaya desain kover. Sebelum membuat kover, pastikan Anda sudah fix dengan judul, subjudul, nama Anda (mau pakai nama pena kah?), blurb atau teks untuk kover belakang, dan ISBN bila perlu. Saya memilih bikin sendiri dengan Adobe Photosop biar ngirit. Kalau pakai jasa orang lain bisa kena harga di kisaran 300 ribu sampai 1 juta per desain.

4. Akhirnya, siapkan budget untuk cetak buku. Ongkos cetak di percetakan digital/Print on demand tidak mahal. Untuk buku dengan ketebalan 160-an halaman ongkosnya 25 ribu-35 ribu saja. Dan, seperti saya bilang, Anda bisa cetak satuan. Oh ya, perhatikan saat Anda mendesain buku, aturlah jumlah halaman (termasuk halaman romawi) dalam kelipatan 8 agar tidak ada halaman kosong.

Tip Jualan Buku Self Publishing
Apa gunanya bikin buku tapi tidak diedarkan, to? Kecuali memang buku itu untuk konsumsi sendiri. Nah, cara paling gampang untuk hemat investasi adalah dengan teknik preorder.

Jurusnya, Anda siapkan desain cover sebulan sebelum naik cetak. Promosikan cover itu dengan sales letter merayu-rayu agar follower dan teman medsos Anda tergoda membeli. Anda bisa pasang harga dua kali ongkos cetak. Misalnya, buku Anda jual 40 ribu-60 ribu bonus tanda tangan Anda. Untuk tahap preorder boleh diberi iming-iming diskon 20% sampai tanggal tertentu.

Setelah transferan masuk, barulah Anda membawa naskah yang sudah didesain rapi ke percetakan. Anda bisa mencetak lebih banyak dari jumlah orderan karena harga jual buku sudah Anda dongkrak naik sebelumnya.

Nah, info ini menggoda Anda untuk menjadi self publisher? Kenapa tidak. Coba lakukan deh, pasti ketagihan.

Anda juga bisa mengontak saya jika memerlukan bantuan untuk menerbitkan karya Anda. Hubungi Ghostwriter Indonesia di WhatsApp 0815-990-4562 (Tjandra Susi)

*info ini bermanfaat? Silakan share tanpa mengurangi dan mengganti isinya.

Cara Menulis Biografi Tokoh

Menulis biografi seolah pekerjaan penulis senior. Apakah memang sesulit itu untuk menulis buku biografi. Jawabannya antara ya dan tidak.

Pengalaman saya selama menulis buku biografi memastikan memang ada kompetensi khusus yang wajib dimiliki oleh seorang penulis yang niat jadi penulis biografi. Diantaranya adalah:

Penulis biografi adalah periset ulung. Jika untuk menulis naskah nonfiksi “biasa” saya butuh minimal melahap lima buku maka riset sebuah naskah buku biografi bisa lima kali lipat bahkan lebih. Riset juga tak sebatas buku tetapi juga kliping berita koran, Googling, foto-foto, dan masih banyak lagi.

Penulis biografi adalah AC/DC alias penulis fiksi dan nonfiksi. Naskah biografi jelas-jelas nonfiksi. Ia akurat, dapat dilacak kebenarannya, didukung dengan data dan telaah yang sahih. Di dalamnya tak boleh ada kisah rekaan. Namun begitu, menulis buku biografi juga butuh seni bertutur yang memikat layaknya seorang novelis. Fakta lokasi dan fakta waktu dapat dikisahkan dengan penuh emosi dan daya pikat yang lekat. Penokohan dibangun dengan detail berdasarkan riset. Penulis biografi juga mampu merajut konflik-konflik faktual dengan demikian menggemaskan. Tanpa itu, ia sekadar perangkai kehidupan tokoh tanpa nyawa. Continue reading “Cara Menulis Biografi Tokoh”