Jasa Penulisan Buku di Indonesia Apakah Legal dan Ada?

jasa penulisan buku legal

Jasa penulisan buku? Beneran ada nggak sih?

Nah, pertanyaan di atas dapat terlontar karena dua motivasi. Pertama, mempertanyakan apakah tawaran jasa penulisan buku adalah tindakan legal? Kedua, kaget karena memang sudah niat dari awal mencari penyedia jasa penulisan seperti itu.

Yuk kita bahas.

Poin pertama, kita jawab keraguan mengenai legalitas jasa penulisan buku, ini terkait juga dengan misi dan visi tim Ghostwriter Indonesia. Kami memegang prinsip bahwa jasa penulisan buku yang kami tawarkan harus legal dan elegan. Artinya tidak melanggar etika termasuk etika akademis, dan tidak melanggar kejujuran. Jasa penulisan buku bukanlah membuat naskah pesanan dan lantas diberi label nama si pemesan sebagai pengarangnya. Oh No!

Sistem Ghostwriting adalah membantu klien mengeluarkan gagasannya dengan teknik tertentu sehingga semua hal dapat keluar dari pemikirannya merujuk pada outline awal. Jadi, kalaupun buku itu nanti terbit maka sudah sah diberi label nama si klien sebagai pengarangnya. Karena, secara riil memang gagasan dia. Hal ini tidak berlaku untuk karya akademis, karya yang dilombakan, dan karya yang dipakai untuk mengukur kompetensi seseorang. Tim Ghostwriter Indonesia tidak melayani jasa ghostwriter untuk jenis tulisan seperti itu.

Poin kedua, benarkah ada jasa penulisan buku di Indonesia? Tentu dong. Ghostwriter Indonesia hadir untuk itu di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan semua kota besar Indonesia. Kami membayangkan Indonesia bakal seperti taman bunga dengan jutaaan karya tulis berkualitas tinggi, banyak pemikiran, kisah inspiratif, kisah-kisah imajinatif, dan deretan karya lainnya yang berasal dari ulama, pastor, pendeta, motivator, dosen, trainer, kaum ibu dan pelajar, karyawan, pebisnis, dan lain-lain.

Mereka adalah orang-orang dengan pengalaman dan kisah yang inspiratif namun terkendala sempitnya waktu dan kemampuan menulis. Mesti ada sosok penulis profesional seperti tim Ghostwriter Indonesia yang membantu menuliskan ide dan kisah mereka.  Dari situlah, tawaran jasa penulisan buku kami buka.

Ada dua pilihan jasa yang dapat dipertimbangkan. Pilihan pertama adalah jasa penulisan buku dengan sistem ghostwriting seperti saya ungkap di poin pertama (scroll lagi baca di atas ya). Pilihan kedua adalah opsi jasa penulisan buku dengan sistem co-writer. Opsi kedua ini memungkinkan tim kami menyumbangkan gagasan ke dalam karya. Jadi, Anda dan tim Ghostwriter Indonesia akan berkolaborasi mencari konten naskah bersama. Dengan opsi jasa penulisan buku memakai co-writer, buku lebih cepat selesai karena ditulis berdua. Nantinya di kover buku akan muncul dua nama yakni nama klien dan nama co-writer. Royalti yang muncul dibagi dua dengan pembagian sesuai kesepakatan.

Tarif jasa penulisan buku di Ghostwriter Indonesia adalah tarif yang nyaman. Untuk jasa penulisan buku sistem ghostwriting tim kami menetapkan tarif ghostwriting profesional mulai dari 30 juta rupiah tanpa royalti sedangkan tarif untuk jasa penulisan buku sistem co-writing adalah 25 juta rupiah plus royalti.

Hubungi kami bila informasi ini belum clear 🙂

Ghostwriter Indonesia 0816-700-257 (call, SMS, WhatsApp) atau email anangyb@ghostwriterindonesia.com.

foto: pixabay.com

Menulis: Bakat atau Keterampilan?

jasa penulisan buku

Dulu saat aku SMP sampai dengan SMA, aku hobi menulis, menulis apa saja. Kadang aku menulis puisi, kadang aku mengarang dongeng untuk diceritakan pada adik aku yang masih kecil, walaupun tidak setiap hari aku juga menulis diary, Hahaha …. Aku jadi ingat pernah membaca surat temanku, lalu kupikir kok sepertinya aku kenal tulisan ini. Temanku itu sambil cengar cengir mengatakan bahwa itu memang tulisanku yang diconteknya untuk memutuskan sang pacar karena menurutnya tulisanku keren.  Aku mengernyitkan alis dan tertawa. Itu lucu sekali, surat putus itu jadi panjang seperti koran karena selain tulisanku yang sudah cukup panjang dikopi habis, dia juga menambahkan pemikirannya di surat itu. hahaha ….

Ada lagi, ceritanya adik perempuanku ditaksir oleh seseorang. Orang itu menulis surat dalam sebuah diari, dan dia meminta adikku menjawabnya dalam diari itu juga. Seperti chatting kalau zaman sekarang, maklum waktu itu masih jarang yang punya handphone. Sampai di rumah adikku memintaku untuk menulis jawaban untuknya. Aku sih senang–senang aja, menurutku itu sangat menyenangkan.

Diari itu kemudian dikembalikan. Sesampai rumah sambil memberikan diari kepadaku, adik perempuanku itu bercerita, “ Mbak, tadi aku diminta langsung membalas,tapi kubilang, nanti saja aku tulis di rumah, lagi pusing, hahaha …. Padahal aku bingung mau nulis apa karena otakku ketinggalan dirumah” Dan, kami pun tertawa bersama.

Ge-er, waktu itu aku merasa aku berbakat jadi penulis. Masa itu sangat menyenangkan. Saat senang, aku membuat karya–karya yang menyenangkan seperti dongeng, puisi, cerpen, dan lain- lain meskipun tidak untuk dikirimkan kemana-mana. Saat sedih aku menuangkan perasaanku dalam puisi atau karangan bebas lainnya. Menangis sambil menulis itu menyenangkan. Saat selesai menulis hilanglah sedihku.

Kadang aku membaca kembali tulisanku yang penuh airmata itu sambil menertawakan diriku sendiri, wow aku drama queen banget ya, haha …. Itu sangat melegakan. Aku betah berjam-jam mengurung diri di kamar atau di atas batu di pinggir kali untuk menulis.

Jika di ingat-ingat lagi, masa terkelam dalam hidupku adalah saat aku berhenti menulis. Tahun 2009 aku lulus SMA dan bekerja menjadi buruh pabrik. Pergi saat matahari belum terbit dan pulang saat matahari sudah tertidur. Entah karena lelah atau apa aku lupa pada hobiku dan ketika masalah–masalah datang dan pergi, kepenatan menumpuk jadi sampah dalam otak dan hatiku. Aku merasa tidak tahu harus curhat kepada siapa.. Beberapa kali aku curhat pada orang yang salah, membiarkan orang lain ikut campur dalam kehidupanku. Emosiku menjadi sangat tidak stabil.

Beberapa bulan lalu bahkan aku sempat merasa stres berat dan hampir depresi. Aku sempat ingin ke psikolog atau psikiater untuk membantuku karena aku merasa kegalauanku sudah sangat mengganggu. Entah bagaimana tiba-tiba aku ingin menulis, menuangkan seluruh endapan kegalauanku dalam sebuah buku.

Plong !

Aku menemukan diriku kembali.. Segar tanpa beban. Aku berutang maaf pada teman–teman yang bersusah payah mencarikan kontak temannya yang psikiater. Tapi aku kembali, aku yang tenang menghadapi apa pun. Aku menemukan sahabatku, diriku sendiri.

Aku mulai lagi, belajar dari nol lagi, karena harus aku akui menulis itu tidak perlu bakat, menulis itu keterampilan yang harus diasah, dilatih, dilakukan terus menerus. Karena kalau tidak, jari–jarimu akan kaku dan otakmu akan beku.

Ditulis oleh Anastasia Ida Lovicha, nantikan tulisan-tulisannya di www.ailoworks.com. Foto: Pixabay.com

Buku dan Inspirasi

tempat asyik nulis buku

Menulis buku membutuhkan konsentrasi sekaligus inspirasi. Lokasi menulis tentu sangat menentukan. Kadangkala untuk menorehkan ide kreatifmu, kamu perlu berada di sudut-sudut sofa yang nyaman atau duduk di kursi di teras rooftop menghadap pemandangan Kota Jakarta yang sibuk.

Bukan hanya itu, alangkah baiknya bila di tempat itu juga dilengkapi perpustakaan berkoleksi beragam pustaka. Bisa jadi, akan membuat kamu lebih bersemangat menulis dengan kata-kata yang bernas.

Bila bukumu rampung, tentu kamu akan senang jika bisa meluncurkan buah karyamu di tempat yang ramai nan mudah dikunjungi sahabat dan kerabatmu.

ESTUBIZI Coworking Space adalah salah tempat idaman bagi para penulis dan freelancer. Interior yang tertata apik dan kaya fungsi. Sambil menyeruput kopi kesukaanmu, menikmati Jakarta dari ketinggian gedungnya di Jalan Wolter Monginsidi 71 di bilangan Kebayoran Baru yang sejuk.

Kalau pun kamu merindukan banyak teman baru, ada beragam aktivitas komunitas di tempat kumpul yang paling nyaman dan strategis di ibukota.

Penasaran mau tahu tempatnya? Ikuti terus Instagram @estubizi.

Artikel oleh Benyamin Ruslan Naba, foto oleh Patricia Emanuelle Intan Naba @emanulls

Jasa Ghostwriter Buku di Yogyakarta

jasa ghostwriter buku jakarta

Menulislah walau hanya sekali dalam hidup.

Hemm … Anda sepakat? Yap, tentu maksud dari pernyataan itu adalah menulis naskah buku, bukan menulis surat cinta, menulis surat warisan, apalagi menulis status di Facebook.

Sebagai seseorang yang memberikan jasa ghostwriter penulisan buku, saya–Anang YB–sering berhadapan dengan orang-orang inspiratif. Menemani mereka di kafe mal sambil menikmati senja usai mereka pulang dari kantor.

Rata-rata, mereka rindu untuk bisa meluncurkan buku atas nama mereka sendiri. Problemnya impian itu tidak mudah untuk diwujudkan dalam waktu singkat. Ada dua alasan utama: publik figur seperti mereka tak punya cukup waktu untuk sekadar duduk sejam dua jam menyusun kalimat demi kalimat. Alasan kedua, mereka tak cukup punya pengalaman dalam menyusun naskah buku yang memikat.

Salah satu solusi yang saya tawarkan pada mereka adalah memakai jasa ghostwriter penulis buku. Kalau mereka belum paham apa itu ghostwriter, saya juga memakai istilah jasa penulis bayangan. Sama sih artinya.

Di Yogyakarta, saya pun menemukan orang-orang seperti mereka yang rindu untuk membuat buku. Untuk itulah, saya dan tim membuka Jasa Ghostwriter buku di Yogyakarta. Klien kami berasal dari dosen, pelaku bisnis, trainer, dan  juga dokter. Di Yogyakarta, jasa ghostwriter kami berikan dengan cara yang simpel. Kami bisa datang ke kota itu atau sebaliknya, klien kami berangkat ke Jakarta dan melakukan wawancara di tempat yang kami sepakati.

Jasa Ghostwriter buku di Yogyakarta memang hanya diketahui oleh beberapa kalangan saja, namun tim Ghostwriter Indonesia amat yakin, layanan yang kami berikan bakal berdampak besar pada dunia perbukuan. Utamanya, tersampikannya ide, gagasan, dan kisah-kisah inspiratif dari kota Yogyakarta untuk pembaca Indonesia.

Jasa Ghostwriter buku di Yogyakarta memiliki ragam layanan tema tulisan. Kami berikan jasa penulisan buku manajemen, jasa penulisan buku bisnis, jasa penulisan buku kesehatan, jasa penulisan buku parenting, jasa penulisan buku pendidikan, dan tentunya jasa penulisan buku biografi.

Pertanyaan yang paling sering kami terima adalah: berapa tarif jasa penulisan buku dengan sistem ghostwriting? Secara profesional, jasa kami setara dengan royalti yang bakal diterima oleh klien. jadi, bakal impas pada waktunya. Untuk Jasa Ghostwriter buku umum nonbiografi, tarif kami mulai dari Rp30 juta rupiah per buku setebal lebih kurang 200 halaman buku. Klien akan menerima naskah, desain isi, desain cover, dan cetak dummy kualitas percetakan Gramedia. Sedangkan Jasa Ghostwriter buku biografi  tarif kami mulai dari Rp40 juta rupiah per buku setebal lebih kurang 200 halaman buku.

Sudah tentu, Yogyakarta adalah kota yang unik dan penuh kesan bagi tim Ghostwriter Indonesia. Demikian juga dengan klien dan calon klien kami di sana. Tentunya, kami akan sangat gembira untuk bisa berproses menyusun naskah melalui  Jasa Ghostwriter buku di Yogyakarta.

Sudah punya nomor kontak tim Ghostwriter Indonesia?

Kami mudah dihubungi melalui WA atau SMS di 0816-700-257 atau email anangyb@ghostwriterindonesia.com 🙂

Mau Ikut Mentoring Menulis dan Dapat Income?

mentoring menulis

Mentoring menulis bersama tim Ghostwriter Indonesia semakin diminati. Saya–Anang YB–selaku mentor kadang kewalahan untuk “menolak” peserta yang antusias. Alhasil, peserta mentoring menulis sebulan harus mengantre untuk bulan-bulan berikutnya.

Mengapa mentoring menulis di Ghostwriter Indonesia diminati? Usut punya usut, testimoni para peserta menjawab pertanyaan itu:

Sangat efektif. Ya, mentoring ini dilakukan sangat privat, satu mentor mengajar satu peserta. Sehingga, pertanyaan-pertanyaan selama mentoring langsung terjawab dan tidak ada yang menyela.

Sangat praktis. Begitulah, mentoring menulis bersama tim Ghostwriter Indonesia dilakukan secara ONLINE! Jangan kaget kalau pesertanya datang dari Papua, Jawa Timur, bahkan Laos!

Sangat efisien. Tidak ada basa-basi yang tidak perlu. Metode dilakukan dengan melakukan review naskah dan obrolan online! Inilah saat terbaik bagi pemilik naskah untuk menulis dengan metode yang sudah teruji.

Sangat profesional. Mentoring saya  pegang sendiri. Dengan pengalaman menulis 40 judul buku, menjadi editor lepas di penerbit besar, memberikan layanan self publishing, dan pengajar workshop menulis menjadikan proses tanya jawab menjadi sangat fokus dan penuh solusi.

Hasil pasti. Naskah pasti tuntas dalam tempo 1 bulan saja. Ini jaminan sebab mentoring dilakukan dengan strategi yang tepat. Cukup dengan menuruti saran dan skedul yang diberikan maka naskah dijamin selesai ditulis. Ya, selama peserta disiplin, maka naskah pasti tuntas.

Biaya murah. Mengikuti workshop menulis profesional membuat Anda mengeluarkan uang 1 juta hingga 3 juta bahkan lebih. Padahal itu hanya berlangsung 2 hari saja. Di mentoring menulis bersama tim Ghostwriter Indonesia Anda akan berproses selama 1 bulan. Ya, Anda tidak salah baca> 1 bulan! Proses Anda menulis akan dikawal oleh mentor berpengalaman.

Terbuka untuk semua naskah. Yap, Entah naskah Anda adalah novel, buku motivasi, buku kesehatan, atau bahkan buku IT, semua dapat dilayani. Sebab, yang diunggulkan dalam mentoring ini adalah metode menulis. Tahap-tahap cerdas untuk menuntaskan naskah. Jadi, jangan khawatir bahwa tim Ghostwriter Indonesia akan menolak naskah Anda.

Jadikan uang. Naskah Anda bisa menjadi income yang bikin Anda berseri-seri. Melalui mentoring menulis bersama tim Ghostwriter Indonesia Anda akan kami pandu untuk melakukan self publishing. Kami ajarkan cara mengelola naskah, mencetak, dan mempublikasikan di media sosial dan komunitas. Bila Anda ingin memasukkan naskah itu ke penerbit dan berharap mendapat royalti, jangan khawatir … bersama tim Ghostwriter Indonesia, Anda akan kami beri konsultasi gratis cara masuk ke penerbit!

Nah, kapan Anda punya target menuntaskan naskah? Hubungi tim Ghostwriter Indonesia melalui WhatsApp atau SMS di 0816-700-257 sekarang juga. Kita susun jadwal untuk mentoring menuntaskan naskah Anda!

Jasa Ghostwriter Buku Kesehatan

buku panduan pengobatan diabetes

Saat saya menulis buku panduan kesehatan sakit diabetes, DIABETES AND ME, saya baru sadar bahwa ternyata ada banyak sudut pandang saat seseorang menulis buku kesehatan. Contohnya seperti ini:

  • Kesehatan itu mahal
  • Hidup ini singkat
  • Hidup ini indah
  • Sakit itu menyiksa
  • Sakit itu bisa dicegah
  • Selalu ada obat
  • Awas jangan sampai sakit
  • dll

Nah, pernah membaca buku tema kesehatan kan? Tiap penulis buku kesehatan sadar atau tidak sadar akan “memilih tone” tulisan berdasarkan tipe-tipe di atas. Hal itu akan terasa saat Anda melihat deretan daftar isi apalagi membaca keseluruhan teksnya sampai halaman terakhir.

Efeknya apa? Ada orang menjadi takut untuk sakit sehingga si pembaca akan menjaga kesehatannya. Sebaliknya, rasa takut itu bisa juga menjadi bumerang yang menyebabkan dia depresi setelah membaca buku kesehatan!

Saat saya membuat buku panduan kesehatan diabetes, DIABETES AND ME, saya beserta editor dari Elexmedia dan Soyjoy selaku penggagas buku ini sudah melakukan diskusi panjang. Hasilnya, kami bersepakat bahwa buku ini adalah buku panduan kesehatan dengan “tone” kasih sayang. Yap! Kami susun buku ini dengan menghilangkan kalimat negatif, dan menghindari kalimat yang memancing ketakutan. Bahkan tak ada frasa “penderita diabetes” sama sekali. Sebab, tak ada penderitaan bagi para diabetesi (istilah untuk mereka yang terkena diabetes). Meski terkena diabetes tetaplah enjoy asalkan baca buku panduan ini.

Menulis buku kesehatan dapat dilakukan oleh para dokter. Dan, jasa ghostwriter buku kesehatan adalah pilihan terbaik untuk para dokter yang sibuk namun ingin berbagi info kesehatan. Jasa ghostwriter memungkinkan proses penulisan buku kesehatan dilakukan secara profesional, tata waktu yang jelas, standar untuk bisa terbit di penerbit buku nasional juga terpenuhi.

Untuk hasil maksimal, pilihlah jasa ghostwriter di Jakarta jika Anda tinggal di Jakarta. Hal ini memungkinkan proses transfer gagasan dan konten naskah dapat dilakukan secara tatap muka langsung. Selain itu, pastikan bahwa jasa ghostwriter yang ditawarkan juga memberikan akses naskah ke penerbit nasional. Pilihlah ghostwriter yang memiliki network luas dengan penerbit-penerbit papan atas.

Buku kesehatan akan terus dicari, saatnya berbagi informasi melalui media buku. Entah dengan menulis sendiri atau bekerjasama dengan penyedia jasa ghostwriter buku, yang penting mari berbagi informasi untuk negeri ini!

Cara Mudah Jadi Writerpreneur Sukses

      Ï

Cara menjadi writerpreneur

    Cara menjadi writerpreneur

Dwi Suwiknyo penulis buku Writerpreneurship! mengawali ulasannya dengan memberi penekanan: writerpreneur(ship) adalah semangat untuk menjadi penulis andal yang profesional. Yakni, penulis yang menemukan jati dirinya melalui jalan menulis , sekaligus tulisannya dapat diandalkan oleh media/penerbit serta pembaca.

Deal? Yap! Penulis profesional adalah penulis yang sudah khatam dengan jurus menulis, self editing, dan memiliki jaringan yang luas dan kuat. Jangan meng-klaim sebagai penulis profesional jika masih kelabakan dengan teknik menulis cepat, mensiasati deadline yang ketat, memuaskan klien, dan menentukan tarif.

Cara menjadi writerpreneur dapat memakai diagram yang dibuat oleh Robert Kiyosaki yakni Cashflof Quadrant. Dalam diagram itu dijelaskan 4 tipe orang mencari uang, yakni menjadi pegawai, menjadi self employed, menjadi pemilik bisnis, dan menjadi investor. Tiga tipe terakhir cocok Anda jadikan pilihan untuk menjadi penulis profesional yang memiliki writerpreneurship.

Self employed. Artinya, menjadi seorang writerpreneur yang mempekerjakan dirinya sendiri. Ia dapat tampil menjadi penulis lepas atau freelancer. Nyaris sebagian besar writerpreneur berada di dalam kuadran ini. Ia akan mengerjakan job menulis berdasarkan tenaga dan waktu yang dia punya. Entah itu membuat naskah buku, menjadi penulis konten website, mengadakan seminar dan workshop menulis, atau seperti yang saya lakukan: menjadi ghostwriter buku di seluruh Indonesia.

Pemilik bisnis. Writerpreneur yang memiliki tim dapat mengelola bisnis perbukuan dan pernaskahan. Ia bahkan dapat melebarkan bisnisnya dengan jasa desain isi buku, jasa layanan self publishing, jasa desain cover, dan jasa editing. Bisnis writerpreneur semacam ini yidak sulit untuk dikembangkan. Modalnya adalah Network! Network dengan para “pekerja” seperti desainer, percetakan, penulis, editor, maupun network ke calon customer seperti penerbit-penerbit.

Investor. Ingin menjadi writerpreneur sukses tanpa repot? Jadilah investor. Carilah bisnis-bisnis perbukuan yang sedang berkembang lantas investasikan modal Anda di sana. Nikmati pasif income layaknya writerpreneur sukses.

Nah … tipe mana yang akan Anda pilih untuk menjadi writerpreneur sukses? Kontak saya jika Anda serius mencari mentor writerpreneur. Saya punya program mentoring 1 bulan menjadikan Anda seorang penulis profesional!

Simpan

Senja, Hujan, & Ceritamu

"Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai"
“Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai”

Menutup malam ini dengan melegakan diri membaca buku karya Boy Candra:  “Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai.”

Ini buku yang mempermainkan emosi terutama untuk orang-orang yang pernah dilukai. Mungkin Anda pernah mencintai seseorang dan lantas dikhianati.

Atau sebaliknya, Anda pelaku pengkhianatan lantas sadar diri itu bukan laku yang baik untuk hati.

Atau, Anda adalah orang yang sadar telah mencintai orang yang salah. Mencintai diam-diam seseorang yang menganggap Anda adalah sahabat baik. Tidak bisa berpaling dari orang yang sama. Atau posisi pecinta yang lebih rumit dari itu.

Boy Candra penulis buku “Senja, Hujan, & Cerita yang Telah Usai” pernah ada dalam posisi itu. Mengenanglah bersama penulis buku ini namun jangan lupa untuk pulang.

 

 

Jasa Penulisan Buku Biografi

jasa ghostwriter buku

Menulis buku biografi, seberapa sulit? Sesulit makan mi ayam menggunakan sumpit. Jadi, sulit atau tidak? Tergantung apakah proses itu baru Anda lalukan pertama kali atau Anda sudah berkali-kali melakukannya!

Jasa penulisan buku biografi di Jakarta dan kota-kota besar lainnya belumlah banyak. Saya termasuk beruntung bisa memenangi seleksi yang diselenggarakan oleh Andy F. Noya untuk menulis biografi tamu di Kick Andy. Buku Hartini: Memoar Seorang Perempuan dengan HIV adalah buku pertama dari beberapa judul yang dipercayakan oleh Andy F. Noya kepada tim Ghostwriter Indonesia.

Menulis biografi memang salah satu pilar dari jasa ghostwriter penulisan buku. Kami, tim Ghostwriter Indonesia bisa melakukan proses menulis biografi itu mulai dari dua bulan hingga enam bulan. Selalu ada keasyikan membongkar kisah-kisah yang terungkap. Selalu ada tantangan untuk menemukan hikmah di balik setiap kejadian.

Andy F. Noya bukan satu-satunya klien yang mempercayai kami menulis biografi. Sebab, kami juga memberikan jasa menyunting buku memoar untuk seorang ibu istri mantan menteri di era orde baru. Bahkan, beliau membuat buku sampai dua kali dengan campur tangan tim Ghostwriter Indonesia. Buku pertama kami arahkan menjadi buku memoar kisah cinta beliau. Sedangkan buku kedua spesial membahas perkembangan bisnis yang dikelola hingga usia kepala tujuh.

Pengalaman tim Ghostwriter Indonesia dalam memberikan Jasa penulisan buku biografi terus terasah ketika klien kami dari pebisnis, tokoh daerah, dan rekan difabel mengontak kami untuk layanan ghostwriter menulis biografi.

Bagi kami, menulis buku biografi bukan sekadar mengurutkan kisah hidup. Bukan juga sekadar mengulik sisi positif dan prestasi. Buku biografi yang hidup adalah yang manusiawi, mengedepankan sisi humanis. Ada duka dan ada tawa. Ada perjuangan berbuah kemenangan dan kegagalan.

Dan, tim Ghostwriter Indonesia senantiasa bangga bisa menulis biografi untuk tokoh-tokoh Indonesia. Apakah Anda tokoh berikutnya yang ingin kami tuliskan biografinya?

Kontak kami, sekarang 🙂

 

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

travel Writer Freelance Ngerjain Travel Writer Job

Kok saya mendadak pingin menekuni profesi travel writer freelance ya. Rasanya asyik ngerjain travel writer job. Bisa jalan-jalan dibayarin lagi.

Secara praktis sebetulnya saya sudah menjalani profesi layaknya seorang travel writer  freelance Indonesia. bedanya, apa yang saya jalani sebelum ini masih berlabel “Geografer”. Pekerjaan seorang geografer mirip dengan pekerjaan travel writer freelance, yakni turun ke lokasi, merekam segala hal di tempat itu sesuai outline naskah dan lantas menuliskannya menjadi naskah sesuai spesifikasi yang dimaui.

Cara menjadi travel writer freelance tentu diawali dengan kecintaan pada dunia traveling. Enjoy berada di tempat asing, mampu berkomunikasi dengan masyarakat lokal–idealnya menguasai bahasa setempat atau bahasa Internasional–mampu melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh para turis. Suka petualangan kuliner, dan … sehat secara fisik.

Menjadi travel writer freelance membutuhkan perangkat pendukung untuk memperlancar tugasnya. Beruntung, saya cukup hobi jalan-jalan sehingga alat-alat itu ada dan siap dipakai.

Alat-alat travel writer adalah:

Kamera: meski bukan kelas termahal, saya memiliki kamera DSLR dengan lensa fix dan lensa sapujagat, lensa mirrorless yang ringan namun mumpuni, dan action kamera segede potongan bika ambon 😀

Tripod, monopod, tongsis: ketiganya siap dibawa. Monopod saya berfungsi sebagai tongsis juga. Sangat praktis untuk merekam video secara bergerak. Oh ya, saya juga punya mini tripod gorilla yang fleksibel diletakkan di atas batu, meja cafe, bahkan disangkutkan di dahan pohon atau teralis jendela. Enjoy banget untuk memotret.

Alat tulis: pulpen, block note sudah pasti menjadi alat penting seorang travel writer freelance.

Voice recorder: alat perekam ini terlanjur saya punya sebelum smart phone memiliki aplikasi perekam suara. Asyiknya, voice recorder mampu merekam suara lebih jernih dibandingkan aplikasi itu. Dan, baterainya awet banget.

Ransel: profesi travel writer  freelance menuntut mobilitas yang tinggi. Ransel adalah pilihan terbaik dibandingkan kopor. Ransel saya berkapasitas 40 liter dan bagi seorang lelaki, ransel dengan volume sebesar ini sudah pas untuk memuat pakaian untuk seminggu.

Buku referensi: sebelum mendatangi lokasi, seorang travel writer  freelance wajib memiliki mental map terhadap lokasi. Mental map lebih dari sekadar itinerari. Mental map sudah memuat bayangan sebaran objek-objek wisata, topografi, kemudahan aksesibilitas, kemungkinan moda transportasi, dan semua hal yang terkait dengan analisis spasial. Wah, ilmu geografer-nya terpakai juga ya jadi travel writer.

Nah, saya sendiri belum full time menjadi travel writer freelance. Tulisan-tulisan traveling saya belum saya rancang menjadi naskah buku. Meski begitu, sudah lumayan banyak penulis traveling yang memanfaatkan jasa mentoring saya untuk menuntaskan naskah. Dalam tempo sebulan, naskah mereka saya bantu dan pandu hingga selesai menjadi tulisan yang memikat dengan standar penerbit nasional.

Sudah pasti, saya akan launching buku traveling kelak. Tunggu saja ya.