5 Keterampilan Penulis Biografi

Mendadak pingin banget buka jasa penulis biografi? Nah, Kamu wajib punya standar minimal sebelum nyebur ke ceruk pasar unik ini. Saya bilang unik karena buku biografi tak banyak diminati penerbit, tak banyak tempat di toko buku, dan tak banyak dibeli orang. Tapi justru itulah, persaingan antar-penulis biografi tak begitu terasa. Setiap pemilik jasa menulis biografi seolah sudah dapat jatah rezeki masing-masing. *atau nggak? Hahaha …..

jasa penulis biografi sumber: pixabay.com

Keterampilan apa dong yang wajib dimiliki seorang penulis biografi? Saya kasih tahu sesuai pengalaman riil yang saya alami ya.

Pertama, kamu sudah final dengan kemampuan menulis fiksi dan nonfiksi. Maksudnya? Ya, sebab menulis biografi adalah gabungan antara membuat tulisan faktual (nonfiksi) dengan gaya tutur ala naskah fiksi. Kalau belum bisa? No problemo. Saya sarankan kamu untuk mulai menulis kisah-kisah pendek. Tuliskan saja sosok orang di sekitarmu dalam bentuk cerita 3 halaman saja. Atau, buatlah cerita kisah hidup pahlawan atau tokoh manapun sepanjang 3 halaman. Entah itu Kartini, Anies Baswedan, Ahok, Gubernur Aher, Mandela, Oprah, atau kakekmu juga oke.  Latihan ini penting untuk dua alasan. Pertama, kamu mengasah kemampuan mengolah data dan informasi menjadi cerita naratif. Kedua, kalau itu kamu pasang di blog akan menjadi portofolio saat mulai mendekati calon klien. Tunjukkan tulisan-tulisan itu agar calon klien tahu style gaya tuturmu.

Kedua, pemberi jasa menulis biografi sudah final dengan kemampuan menyunting naskah. Lho bukannya penulis dan penyunting itu beda profesi? Iya sih. Tapi bayangkan bila kamu sudah bisa menulis zero mistake (meski itu nyaris tak mungkin) untuk ejaan ya. Pasti akan lancar dan proses menulis lebih cepat. Ingat, bahkan tanpa mengoreksi kesalahan ejaan pun proses membuat buku biografi sudah memakan waktu lama. Kalau masih ketambahan dengan kegiatan mengoreksi maka bakal lebih molor lagi. Saran saya, selain kamu messti mampu menyunting juga wajibkan diri kamu memaksimalkan tools di dalam program Words. Ada autocorrect, ada setting cek grammar, dan trik-trik find-replace untuk menyunting kata yang wajib kamu tahu juga.

Ketiga, seorang penulis biografi profesional juga sudah final dengan kemampuan wawancara. Kalau tidak, maka dia akan banyak membuang waktu. Kenapa? Sebab seringkali proses wawancara menjadi tidak tepat waktu sesuai sekedul. Harusnya cukup 5 kali malah jadi 10 kali. Harusnya 2 jam wawancara dapat 30 halaman naskah ini malah ngalor ngidul tak bisa dipakai hasil wawancaranya. Pandai-pandailah menyetir narasumber saat beliau menjawab. Jangan berpikir bahwa menggali cerita sedalam-dalamnya identik dengan membiarkan narasumber bercerita sebebasnya. Pakailah outline sehingga konkret apa target hasil wawancara hari ini dan untuk berapa halaman satu sesi wawancara itu dilakukan.

Keempat, kamu juga paham cara menghadapi orang. Sukur-sukur kamu paham psikologi komunikasi.  Kenapa? Karena membongkar kisah hidup melalui wawancara adalah sesuatu yang berat. Dilan aja belum tentu sanggup. Halaah! Kamu mesti mengulik tak cuma kapan, siapa, dimana, dan apa. Namun juga why dan how. Berani kamu tanya “Mengapa Bapak bercerai?” atau “Bagaimana cara Bapak menghadapi rongrongan aparat saat Bapak berbisnis?” Itu pertanyaan sensitif tapi wajib kamu tanya. Sebab, buku biografi akan penuh makna dan menguras air mata ketika penuh denagn jawaban atas pertanyaan WHY dan HOW.

Kelima, kamu sudah final juga untuk urusan manajemen proyek. Sebab menulis biografi adalah sebuah bisnis. Bukan sekadar mengerjakan 100 halaman novel yang bisa kamu jalani tanpa banyak pernak-pernik urusan. Jasa menulis biografi adalah sebuat rentetan proses yang ribet bahkan sebelum kamu nulis. Ada proses promosi diri, pedekate dengan calon klien, pembuatan kontrak (ini juga tidak selalu langsung klop), wawancara perdana, pembuatan outline, penentuan point of view, pemilihan dan penetapan jumlah narasumber, biaya operasional, dan tentunya negosiasi tarif penulis biografi yang harus kamu patok. Hanya itu? Tentu tidak. Kamu harus mulai menulis, menghadapi keinginan klien dan narasumber yang macam-macam, menentukan tata waktu, tata pembayaran, menagih pembayaran, bahkan sampai kepada urusan mencari penerbit dan mempublikasikan naskah itu sebaik mungkin.

Berat? Enggak lah. Pengalaman akan membuat kita matang dan profesional. Saya pun butuh waktu tidak sebentar sampai berada pada level sekarang.

So, kontak saya bila ingin belajar menjadi penulis biografi profesional. Saya sesekali mengakan mentoring jurus membuka jasa penulis biografi secara online. Pantengin saja akun Facebook saya ya.

Siapa Saja Klien Penulis Biografi Indonesia?

Awalnya saya tidak tertarik membeli buku biografi. Nah, kalau sekarang saya “terjerumus” untuk memberikan jasa menulis biografi tokoh dan sosok nasional, itu ada sejarahnya.

jasa ghostwriter dan penulis biografi WA 08159904562

Menjadi penulis pun sebuah misteri apalagi sampai menjadi seorang penulis biografi. Buku kisah sosok terkenal yang saya buat pertama kali sangat tipis. Mungkin hanya 60-an halaman. Buku itu berkisah tentang Santo Arnoldus Janssen seorang pendiri ordo gereja. Sampai sekarang royaltinya masih terus saya terima meski tidak banyak.

Menulis buku biografi berikutnya–lagi-lagi sosok yang sudah meninggal. Saya menulis kisah inspiratif Si Calvin seorang bocah yang seumur hidupnya berada di atas kursi roda karena penyakit Osteogenesis Imperfekta. Saat buku biografi difabel itu saya buat, Calvin sudah meninggal. Saya melakukan wawancara dengan kedua orangtuanya. Berapa saya mematok tarif menulis biografi buku itu? Saya tidak minta bayaran. Kisah itu saya tulis karena kedekatan narasumber dengan istri saya. Sebagai tanda kasih, orangtua Calvin memberikan dua set Blackberry usai buku itu terbit, hahaha ….

Saya mematok biaya menulis biografi ketika klien memang mempunyai kemampuan untuk membayar dan akan menggunakan buku itu untuk keperluan atau branding. Ini memang pekerjaan profesional. Sebagai contoh, buku Hartini Memoar Seorang Perempuan dengan HIV saya tulis atas pesanan Andy F. Noya melalui Penerbit Buku Kompas. Buku itu saya kerjakan dengan kesepakatan biaya menulis biografi yang sudah ditetapkan di awal.  Ada juga buku tentang pengusaha kayu di Banjarmasin, buku biografi pengusaha santan di Sumatera, biografi para pebisnis online, juga yang terakhir buku perjalanan HaloBCA yang akan terbit Mei 2018 ini.

Pada ujungnya, jasa menulis biografi memang tak lagi sekadar menulis hidup seseorang sejak lahir hingga meninggal. Meskipun arti biografi adalah kisah hidup seseorang sejak lahir hingga mati lengkap dengan segala jasa dan jatuh bangun dia. Namun, semakin ke sini saya semakin sadar kebutuhan klien tidak lagi sebatas itu.

Jadi, siapa saja yang membutuhkan jasa menulis biografi dan dapat saya bantu? Ini beberapa di antaranya.

  • Keluarga (biasanya anak-anaknya) yang ingin membuat buku kenangan hidup dari ayah atau ibunya.
  • Perusahaan yang ingin mendokumentasikan kisah kepemimpinan dan best practise dari karyawan senior
  • Seseorang yang ingin membukukan perjalanan membangun bisnis sejak rintisan, jatuh bangun, hingga sukses
  • Kampus yang ingin mendokumentasikan sejarah dan perjuangan rektornya
  • Difabel dan survivor dengan perjuangan hidup
  • Perusahaan yang ingin mendokumentasikan perjalanan perusahaannya.
  • Pendeta, ustaz, dan tokoh agama dengan banyak kisah hidupnya yang luar biasa
  • Motivator dan pembicara publik yang memerlukan buku kumpulan kisah inspiratif tokoh-tokoh dunia untuk mengangkat personal branding dia.

Tentu saja tiap klien akan berbeda maunya. Beda pula lama waktu pengerjaannya. Ketika saya menulis buku biografi Rektor Universitas Negeri Gorontalo, butuh waktu satu tahun sampai kemudian naskah itu final. Sedangkan buku perjalanan satu dekade HaloBCA saya tulis dalam tempo 3 bulan saja. Ada lagi kisah sahabat difabel yang selesai dalam tentang waktu 4 bulan. Kalau dirata-rata, sebuah buku biografi memang bisa selesai dalam tempo setengah tahun.

Memberikan jasa menulis biografi memang mesti telaten. Karena itu, kalau Anda mencari penulis biografi, burulah orang yang sabar dan suka akan detail. Sukur-sukur penulis profesional itu sudah memiliki pengalaman memadai dalam proses menulis buku biografi.

Ketelatenan penulis biografi akan tercermin dengan detail setting waktu dan setting lokasi yang dia tuturkan. Buku biografi yang baik juga memiliki alur dan plot yang menarik. Apakah kisah hidup semua orang pasti punya plot yang seru? Tentu tidak. Banyak yang datar dan linier. Dari situlah profesionalitas penulis biografi diuji. Dia harus mampu menggali kisah sampai kedalaman tertentu hingga menemukan “mutiara hidup” dari kisah si narasumber.

Para pemakai jasa menulis biografi pada ujungnya memang harus maklum bila pekerjaan ini membutuhkan biaya puluhan juta. Sebagai ilustrasi saja, tarif wajar wawancara seorang jurnalis di Jakarta selama 2 jam sekitar 2,5 juta. Hitung saja untuk sebuah buku biografi diperlukan 10 sesi wawancara maka untuk proses penggalian data sudah menguras biaya 25 juta. Belum lagi untuk proses riset, penulisan, editing, dan biaya mobilitas dan komunikasi.

Jadi berapa kisaran uang yang harus disiapkan untuk membuat sebuah buku biografi? Untuk jasa profesional, Anda akan menemukan penawaran-penawaran dengan rentang yang lumayan lebar. Beberapa proyek menulis biografi yang sudah deal dengan saya berbiaya mulai dari 20 juta hingga 80 juta. Di luar saya, ada penulis biografi yang masih mau pasang tarif belasan juta saja bahkan kurang dari 10 juta. Namun jangan kaget kalau tarif penulis biografi lainnya bermain di angka 100  juta hingga 300 juta bahkan lebih. Entah apa reason-nya dengan angka biaya menulis buku biografi setinggi itu.

So, rekamlah kisah hidup Anda dan keluarga Anda. Biaya yang Anda keluarkan akan sebanding dengan mutiara hidup yang akan Anda terima.

Penulis dan Editor Wajib Sertifikasi dan Uji Kompetensi: Mau Nolak?

Wuih, saya nemu foto teman lama saya sedang bawa poster seperti sedang piknik di pantai. Bedanya, ini dia sedang serius mejeng di poster bertuliskan urusan asesor dan uji kompetensi tenaga (ahli) geomatika.

Jasa penulisan buku & artikel
foto: pixabay.com

Saya jadi ingat diskusi di akun Facebook saya  yang pro-kontra soal penulis dan editor wajib memiliki sertifikat hasil uji kompetensi. . Saling lempat komentar itu seru-seru lucu dan tidak saru.

Saya yang sarjana geografi dulunya memang bergelut dengan urusan geomatika. Ikut tender dan menjadi tenaga ahli di berbagai proyek survei dan pemetaan. Apakah dulu (dan sekarang) hanya pekerja profesional geomatika bersertifikat yang dapat job? Tampaknya tidak juga. Tanpa sertifikat pun kerjaan masih akan datang meski di beberapa channel akan tertutup. Misalnya pada proyek dengan dana pemerintah. Apalagi bagi mereka yang yakin kalau urusan rizki ada di tangan Tuhan semata-mata.

Melacak keberadaan LSP Geomatika ternyata sudah berdiri 2004, artinya sudah 14 tahun ada dan proses sosialisasi masih terus jalan. Bandingkan dengan LSP Penulis dan Editor yang baru seumur jagung karena pengesahan undang-undangnya juga masih “kemarin sore”.

Saya pun tidak memegang sertifikat Geomatika bahkan sampai saya murtad jadi penulis.

Eh, sebetulnya saya mau ngomong apa?

Saya sekadar mau menegaskan bahwa pada akhirnya semua profesi para profesional akan menuju pada titik standardisasi. Penulis dan editor boleh saja (saat ini) menuliskan portofolio sepanjang cerpen atau novelet. Tapi, siapkah Anda bila cerita sukses dan hebat itu untuk dicek kebenarannya? Diminta buktikan melalui wawancara dan kegiatan verifikasi?

Saya kembali ingat ke masa 20 tahun lalu. Saya pun assesor alias penguji untuk para pemohon sertifikasi. Bedanya, saya adalah assesor PHPL (Pengelolaan Hutan Produksi Lestari). Simpelnya, saya bekerja untuk memverifikasi perusahaan-perusahaan perkayuan apakah sudah menerapkan Ekolabel atau belum. Saya keluar masuk masuk hutan, mendatangi perusahaan semacam itu di Kalimantan dan Sumatera termasuk eks Indorayon. Sangat melelahkan karena ada buanyaak dokumen harus kami cek dan crosscheck.

Saya nggak ngerti bagaimana uji kompetensi geomatika dan penulis editor bakal dilaksanakan. Tapi itulah keniscayaan yang saya bilang. Kalau memang oke dengan portofoliomu, ‘napa harus mengerutkan kening dengan proses sertifikasi?

Jadi, sekukuh apa pun Anda menolak atau nyinyir dengan program sertifikasi penulis dan editor, orang lain akan melakukannya. Anda mungkin bisa eksis dan dapat job juga. Bedanya Anda akan jadi orang beda.

Akhirnya, saya juga mau bilang, kompetensi–yang bakal diuji–adalah irisan dari tiga hal yang ada di dalam diri setiap pekerja profesional, yakni SKILL, KNOWLEDGE, dan ATTITUTE. Itu yang mau diuji.

Saya sih pede. Kamu?

Jasa Ghostwriter Seperti Apa?

Bukan hantu bukan setan, tapi sosok mereka ada. Itulah Ghostwriter. Orang menyebut juga dengan julukan penulis bayangan atau bahkan penulis siluman.

Oke, apa pun julukannya, jasa ghostwriter semakin lama semakin dikirik oleh penulis profesional di Indonesia. Mungkin gara-gara saya yang suka memberikan pelatihan mengenai writerpreneur sehingga mata para penulis terbuka: oh … ada ya jasa ghostwriter di Indonesia?

foto: pixabay.com

Anda mungkin menemukan artikel mengenai jasa ghostwriter ini melalui Google, dana tugas saya sekarang untuk menjelaskan seperti apa jasa penulis bayangan ini bekerja.

Saya mulai dari Anda–taruhlah Anda searching di Google untuk mencari saya untuk membuatkan naskah.

Anda sudah tepat untuk menghubungi saya–Ghostwriter Indonesia–untuk keperluan penulisan buku. Setidaknya ada kompetensi yang harus dimiliki oleh pemberi jasa ghostwriter yakni kompeten menulis, kompeten menyunting, dan kompeten melakukan wawancara. Banyak orang bisa menulis. Banyak juga orang yang mahir menyunting, banyak juga jurnalis yang sudah oke untuk melakukan sesi wawancara. Namun, penulis profesional yang menguasai tiga hal itu masih jarang. Setidaknya, tidak banyak penulis yang terus mengasah kemampuan mereka dalam hal kompetensi tiga hal itu.

Setelah Anda menemukan pemberi jasa Ghostwriter, tahap berikutnya adalah Anda membuka pembicaraan kerjasama dengannya. Silakan saling cocok-cocokan. Baik itu chemistry, kompetensi (Anda bisa minta portofolio dia), keluasan wawasan dia, dan tingkat pelayanan dia. Ukurlah dengan banyak berbicara dan berdialog. Anda berhak untuk itu.

Kalau sudah merasa cocok, mulailah lebih detail menanyakan pola kerjasama yang dia punya. Apakah dia hanya menyediakan jasa ghostwriter saja, atau sampai ke jasa penerbitan buku, atau lainnya. Kompetensi pemberi jasa ghostwriter juga diukur dari sisi ini. Sebagai contoh, kami dari Ghostwriter Indonesia memiliki relasi yang sangat dekat dengan penerbit papan atas sekelas grup Gramedia Publisher. Keunggulan ini memungkinkan naskah Anda untuk bisa terbit di penerbit terbaik di Indonesia itu.

Apa lagi setelah itu? Tentu Anda perlu tanda tangan kontrak. Perhatikan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Anda boleh yang menyiapkan kontraknya atau biarkan si pemberi jasa ghostwriter yang mengajukan draft. Baca teliti dan tanda tangani bila sudah sepakat.

jasa ghostwriter buku jakarta
foto: pixabay.com

Lanjut dengan proses wawancara dan penulisan. Sesi ini bisa berlangsung sebulan-dua bulan. Tergantung waktu Anda sebagai narasumber dan tergantung profesionalitas si pemberi jasa ghostwriter. Saya biasanya mengambil waktu pengerjaan dua bulan sudah beres termasuk sesi wawancara, penulisan, revisi, hingga naskah ready to print.

Selesai sampai di situ? Seharusnya tidak. Seorang ghostwriter profesional akan memberikan jalan bagi kliennya untuk menerbitkan buku. Entah melalui penerbit umum atau untuk diterbitkan internal. Tanyakan kemampuan penulis itu sampai seberapa jauh dia bisa membantu Anda.

Begitu urutan prosesnya. Simpel bukan?

Nah sekarang tip untuk menemukan jasa ghostwriter profesional di Indonesia.

Pertama, carilah jasa ghostwriter profesional. Bukan sekadar orang yang pernah nulis (baca paragraf di atas mengenai 3 kompetensi dasar yang harus dimiliki ghostwriter)

Kedua, cek portofolio dia. Mungkin dia penulis produktif, tapi tidak sesuai dengan gagasan Anda. Misalnya, dia novelis dengan 10 karya padahal yang Anda butuhkan adalah seseorang yang mampu menulis naskah kesehatan karena Anda seorang dokter, misalnya.

Ketiga, pertemuan dengan penulis tersebut adalah tahap krusial. Anda bisa mengukur keramahan dia, cara dia melayani Anda, kemampuan dia menggali informasi dari Anda, dan keluasan relasi dia dengan penerbit-penerbit ternama.

Keempat, jasa ghostwriter dan jasa penulis biografi adalah tidak sama. Ada skill tertentu yang harus dimiliki oleh penulis biografi. Ada kalanya penulis biografi juga harus mampu membuat narasi memikat layaknya novel. Karena itu, cek juga portofolio dia mengenai hal itu.

Kelima, jangan asal murah. Bisa jadi si pemberi jasa ghostwriter itu memang baik hati dan suka menolong klien seperti Anda. Tapi bisa jadi dia sedang merintis karier di bidang jasa penulis bayangan ini sehingga sedang (sekadar) memburu portofolio dulu. Ada harga wajar untuk jasa ini. Kisaran tarif jasa ghostwriter ada di angka 20 juta hingga 40 jutaan per naskah. Kurang dari itu atau lebih dari itu dapat Anda nilai kelayakannya berdasarkan kompetensi dan portofolio dia.

Itu lima hal utama yang patut Anda pertimbangkan. Semoga membantu Anda untuk bisa menemukan penulis buku terbaik untuk gagasan Anda.

Salam dari saya, Anang YB Ghostwriter Indonesia.

Cara Menulis Biografi Tokoh

Menulis biografi seolah pekerjaan penulis senior. Apakah memang sesulit itu untuk menulis buku biografi. Jawabannya antara ya dan tidak.

Pengalaman saya selama menulis buku biografi memastikan memang ada kompetensi khusus yang wajib dimiliki oleh seorang penulis yang niat jadi penulis biografi. Diantaranya adalah:

Penulis biografi adalah periset ulung. Jika untuk menulis naskah nonfiksi “biasa” saya butuh minimal melahap lima buku maka riset sebuah naskah buku biografi bisa lima kali lipat bahkan lebih. Riset juga tak sebatas buku tetapi juga kliping berita koran, Googling, foto-foto, dan masih banyak lagi.

Penulis biografi adalah AC/DC alias penulis fiksi dan nonfiksi. Naskah biografi jelas-jelas nonfiksi. Ia akurat, dapat dilacak kebenarannya, didukung dengan data dan telaah yang sahih. Di dalamnya tak boleh ada kisah rekaan. Namun begitu, menulis buku biografi juga butuh seni bertutur yang memikat layaknya seorang novelis. Fakta lokasi dan fakta waktu dapat dikisahkan dengan penuh emosi dan daya pikat yang lekat. Penokohan dibangun dengan detail berdasarkan riset. Penulis biografi juga mampu merajut konflik-konflik faktual dengan demikian menggemaskan. Tanpa itu, ia sekadar perangkai kehidupan tokoh tanpa nyawa. Continue reading “Cara Menulis Biografi Tokoh”

Menyunting Naskah Fiksi

Pernah mendapat job menyunting naskah fiksi? Nah, tahukah kamu kalau menyunting naskah fiksi itu lebih sedikit kerjanya daripada menyunting naskah nonfiksi?

Benar lho. Mari kita cek struktur naskah nonfiksi terlebih dahulu. Di dalamnya biasanya ada struktur dan sistematika bab yang terdiri dari bab, subbab, bahkan sampai subsubbab. Naskah nonfiksi juga seringkali menyertakan tabel, rumus, bahkan diagram, dan statistik. Tak cuma itu, naskah nonfiksi juga ada foto dengan caption bernomor urut, ditambah daftar pustaka, indeks, dan testimoni.

Lumayan banyak hal yang harus dicermati saat harus menyunting naskah nonfiksi!

Lain hal saat kamu dapat job menyunting naskah fiksi. Di sana tak ada struktur bab, kamu juga tak perlu ribet mengecek isi tabel, mengurutkan nomor caption gambar, tabel, maupun diagram. Daftar pustaka pun tak ada sehingga kamu tak harus pusing mengecek daftar rujukan ini dan itu.

Jadi apa pekerjaan penyunting naskah fiksi? Ia hanya perlu menyediakan waktu untuk memikirkan apakah kalimat benar atau tidak, serta apakah kalimat mudah dipahami atau tidak. Dalam level penyuntingan naskah fiksi yang lebih dalam, penyunting kadang diminta untuk mengecek konsistensi dan daya pikat cerita.

Simpel ya? Iya. Cuma, biasanya penyunting naskah fiksi adalah penyuka bacaan fiksi juga. Ia perlu punya taste dan naluri untuk membesut naskah lebih baik lagi. Sedangkan penyunting naskah nonfiksi terkadang tak harus seorang penyuka suatu tema. Ia bisa menyunting naskah kesehatan, bisnis, bahkan naskah rohani.

Jadi, kamu siap menjadi penyunting naskah fiksi? Banyak-banyaklah baca novel dan cerpen.

foto: pixabay.com

Mengatasi Macet Menulis Naskah

mengatasi macet writer's block
mengatasi macet menulis writer block
mengatasi macet menulis

Haloo … Siapa yang udah semangat nulis, udah menghabiskan banyak waktu untuk ngetik berhari-hari bahkan berminggu-minggu tapi naskahnya belum tuntas juga?

Pasti ada masalah, kan? Ya … Nulis itu kadang butuh mood. Kadang butuh suasana tenang, kadang mendadak berhenti dan buntu karena banyak alasan, diantaranya:

  1. Mendadak dapat ide tulisan baru. Jadinya, ide tulisan lama tersingkir sementara waktu.
  2. Mendadak nggak suka nulis tema itu karena masuk ke topik yang tidak disukai atau tidak dikuasai
  3. Mendadak habis saja bahannya. Niat mau nulis 100 halaman tapi sudah tak ada bahan sampai di halaman 20
  4. Mendadak merasa tulisannya super garing, nggak ada rasanya.
  5. Mendadak nggak yakin ide tulisannya bakal dilirik penerbit
  6. dan masih buanyaaaak banget alasan yang membuat tulisan tiba-tiba susah dilanjutkan.

Nah, gagal menyelesaikan tulisan itu–ada yang menyebutnya writer’s block–seperti gagal membangun rumah. Analoginya kayak gitu. Proses pembangunan rumah sekadar mengandalkan semangat. Padahal banyak lho yang harus disiapkan untuk membuat sebuah rumah berdiri kokoh dan bagus. Apa aja itu dan kaitannya dengan naskah?

Pertama, sebuah rumah butuh desain detail. Kita sudah membangun rumah kalau semua cuma ada di angan-angan. Meski secara global sudah terbayang bakal punya berapa berapa kamar mandi dan berapa kamar tidur, tapi kamu susah untuk membayangkan kalau tidak didesain secara detail. Demikian pula dengan sebuah naskah buku. Pastikan kita sudah punya “desain isi buku”. Ini bukan sekadar deretan bab demi bab saja. Desain isi buku disebut juga dengan outline naskah.

Outline naskah adalah sebuah rincian detail atas isi sebuah naskah yang disusun sistematis dan detail. Outline naskah memang berisi judul bab dan subbab (ini dapat diubah nanti di akhir penulisan naskah) lengkap dengan deskripsi naratif mengenai isi setiap bagian itu.

Kedua, membangun rumah mesti berhitung jumlah semen, kayu, pasir, bata. Semua itu mesti disiapkan. Tidak harus sekaligus harus ada di awal. Bahan yang wajib ada pada saat mulai membangun rumah adalah batu fondasi dan semen. Demikian pula dengan proses menyusun naskah. Miliki dulu tema dan topik yang kuat. Tulis gede-gede tema dan topik itu di atas kertas dan pasang di samping laptop atau komputer Anda. Jangan dilepas sebelum naskah selesai tuntas.

Material lain seperti bata, kayu, kaca jendela, dan baja ringan serta genteng bisa disiapkan secara bertahap. Itu ibarat bahan bacaan dan referensi dalam proses menyusun buku. Anda dapat mulai baca dan cari penguat untuk topik yang sedang Anda susun. Kalau naskahnya berupa cerita fiksi, luangkan waktu untuk nonton film, sinetron, atau video-video yang memuat dialog-dialog cerdas dan pas. Kalau naskahnya adalah novel anak gaul, ya tonton film Amerika dan film Indonesia yang seumuran itu. Tangkap suasana, emosi, dan gaya gaulnya.

Ketiga, buat kepastian kapan rumah itu mau dituntaskan bikinnya. Mau setengah tahun atau dua bulan saja. Ini penting lho sebab urusan hidup ini bukan cuma bikin rumah doang. Anda sudah nggak sabar untuk bisa menikmati rumah itu kan? Nggak beda dengan membuat naskah buku. Mengatasi macet saat menulis  dapat diatasi dengan memastikan Anda bikin deadline sejak awal! Pokoknya pastikan Anda mau tuntas berapa minggu naskah itu. Mau sebulan menuntaskan naskah? Atau dua bulan? Tulis niat itu dan tempel juga di dekat komputer.

Keempat, siapkan cat dan aksesoris rumah yang buaguuus ya. Biar rumah yang sudah kita bangun tembok-temboknya makin keren dan nikmat untuk dihuni. Naskahnya juga ya … Siapkan cat yang indah. Ini adalah proses editing dan pengayaan naskah. Editing adalah mempercantik pembuatan kalimat, susunan paragraf, bahkan kalau perlu menambal bagian tulisan yang belum cukup mendalam. Sebuah naskah dapat dipercantik dengan menambahkan quote, text box, ilustrasi, infografis, dan foto Anda kalau merasa keren, hahaha…

Nah, tidak sulit kan untuk mengatasi macet saat nulis? Pokoknya tidak susah untuk menuntaskan naskah buku yang sedang Anda buat. Tapi kalau mau belajar cara menulis cepat, tersetruktur, tepat waktu dengan hasil tulisan keren standar penerbit nasional, boleh kok ikut mentoring online privat menuntaskan naskah saya. Nanti saya kasih tahu jurus-jurus saya sampai bisa bikin 40 buku selama karier dan masih nambah terus tiap bulannya.

Smart Business Map

Smart business map
Smart business map

FAKTANYA, permasalahan terbesar dalam menjalankan bisnis adalah kurangnya “Pengetahuan Untuk Menjalankan Bisnis”.

Karena ada banyak orang yang memiliki modal bisnis yang besar, namun akhirnya gagal dalam menjalankan bisnisnya, karena mereka tidak/belum mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk menjalankan bisnisnya.

Disisi lain, ada juga para pengusaha, walau tidak punya modal usaha sendiri, namun karena memiliki “Pengetahuan” dalam memulai dan menjalankan bisnis, serta “Pengetahuan” untuk mendapatkan modal, akhirnya mereka pun dapat menjalankan bisnis mereka, berkolaborasi dengan pemilik modal.

***

Mari belajar, dan membangun jaringan bisnis bersama di,

SMART BUSINESS MAP (SBM) WORKSHOP & COACHING, OIM PROINDONESIA 2017, WILAYAH SEMARANG

APA ITU SBM?

Smart Business Map (SBM) adalah sebuah tool, yang digunakan untuk mendiagnosa bisnis, sekaligus dapat digunakan untuk melakukan akselerasi bisnis.

Dengan menggunakan SBM, diharapkan para pengusaha dapat membangun bisnis yang kokoh, kuat, dan dapat terus berkembang semakin besar, dan berkesinambungan.

Selengkapnya klik >> http://bit.ly/apaitusbm

WAKTU DAN TEMPAT

Semarang 8 – 9 April 2017
Pukul 08.00 -17.00 WIB
Tempat: Hotel Noormans, Jl. Teuku Umar 27, Semarang

PENDAFTARAN/RESERVASI

– Untuk pendaftaran silakan mengisi formulir pendaftaran berikut ini »> http://bit.ly/daftarsbmworkshop

TERBUKA UNTUK UMUM, TEMPAT TERBATAS, 50 ORANG!!!

SIAPA SAJA YANG WAJIB IKUTAN?

Sangat dianjurkan bagi mereka yang sudah memiliki bisnis, dan ingin bisnisnya semakin bertumbuh dan berkembang.

INVESTASI

– Rp. 500.000 / orang

INFO LEBIH LANJUT

– Dani – 0877 2791 6160
– Kontak langsung via pesan Facebook di www.facebook.com/OIMproindonesia/messages

ORGANIZED BY : OIM proindonesia, Wilayah Semarang

SALAM NAIK KELAS- LEARN, SUCCESS, SHARE

Beli Buku Promo di Gramedia Gratis Pulsa dan Paket Internet

kelas menulis online
kelas menulis online

Kabar seru buat kalian yang sedang menunggu promo buku di Gramedia. Seperti dilaporkan oleh http://pekanbaru.tribunnews.com, Toko Buku Gramedia Jendral Sudirman Pekanbaru menghadirkan promo di bulan Februari ini untuk manjakan para pecinta baca dan buku.

Di toko buku terbesar di Pekanbaru ini, Anda cukup membeli buku senilai 100 ribu terbitan Agromedia, Kawah Media, dan Trans Media maka Anda berhak memperoleh pulsa senilai 10 ribu atau paket data sebesar 1 GB. Asyik banget kan promo Gramedia ini? Oh ya, pengisian pulsa atau paket langsung dilakukan di tempat. Pulsa dan paket internet dari Promo Gramedia ini berlaku untuk semua operator seluler.

Serunya lagi, eelain mendapatkan pulsa telepon atau paket data internet,  konsumen juga berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa sepeda gunung dengan cara melakukan pencabutan hadiah.

Jangan ketinggalan promo Gramedia ini ya, soalnya program ini disediakan hingga periode 15 Februari 2017 saja.