Tips Membuat Biografi Sendiri Alias Autobiografi

Autobiografi adalah sebuah kisah atau cerita kehidupan atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh dirinya sendiri sebagai penulis biografi.

Sebuah autobiografi lebih kompleks atau rumit dibandingkansekadar daftar tanggal lahir dan data-data dari pekerjaan seseorang. Sebuah autobiografi juga menceritakan adanya perasaan yang terlibat dalam mengalami kejadian demi kejadian yang dituliskan tersebut.

jasa penulisan biografi
jasa penulisan biografi

Apabila riwayat hidup tersebut ditulis sendiri, maka riwayat hidup tersebut dinamakan dengan autobiografi, sedangkan apabila ditulis oleh orang lain dinamakan dengan biografi. Autobiografi dari tokoh sangatlah penting untuk mulai dibaca, hal ini dikarenakan pada setiap buku terdapat nilai-nilai pendidikan atau moral untuk pembacanya.

Tema Biografi

Secara umum, pada autobiografi biasanya berisi tentang bermacam-macam kisah dan tema yang ingin disampaikan oleh pemberi jasa penulisan biografi, di antaranya sebagai berikut:

  1. Asal-usul dari tokoh, misalnya kelahiran, daerah asal, dan asal keluarga;
  2. Pendidikan dari tokoh entah itu pendidikan formal maupun nonformal;
  3. Berisi narasi atau cerita atau kisah perjalanan kehidupan dari seseorang tokoh;
  4. Berisi tentang upaya keras seorang tokoh dalam mencapai tujuan hidup atau prestasi yang telah diperoleh;
  5. Menggambarkan segala jenis kegiatan dan prestasi-prestasi tokoh yang fenomenal dan monumental;
  6. Tokoh akan mengekspresikan gagasan, perasaan, dan pandangan hidup tokoh dalam buku tersebut;
  7. Sikap maupun sifat yang dapat diteladani dari tokoh tersebut.

Langkah-Langkah Menulis Ekspositori

Langkah-langkah mengarang narasi ekspositoris atau autobiografi sebagai penulis biografi, di antaranya sebagai berikut:

  1. Mempersiapakan dan menceritakan kisah pripadi dan menyusun hal-hal yang akan disusun menjadi karangan narasi ekspositori atau autobiografi;
  2. Mulai menentukan tujuan dari dibuatnya buku autobiografi tersebut;
  3. Mulai mengumpulkan bahan-bahan dan data yang mendukung;
  4. Mengembangkan kerangka menjadi sebuat outline
  5. Mulai menulis karangan menjadi sebuah karangan narasi ekspositoris dengan berpdoman pada outline yang telah dibuat.

Langkah-Langkah Membuat Autobiografi

Berikut langkah-langkah dalam membuat sebuah autobiografi, di antaranya yaitu:

  1. Membuat garis besar dari cerita yang ingin Anda tulis

Kemukakanlah pengalaman Anda dalam konteks sebuah pelajaran, misalnya: “Setelah menyaksikan bagaimana istriku dapat mengatasi penyakit kanker dan merawat dirinya maka aku mulai menyadari bahwa dia telah mengajarkanku bagaimana menghadapi kematian, dengan roh yang utuh.”

Buatlah gambaran saat Anda menulis cerita tersebut. Buatlah kata-kata yang Anda tulis menjadi semacam sebuah kisah, mulai tutuplah mata Anda dan bayangkanlah sebuah peristiwa masa lalu tersebut, hingga Anda benar-benar memberikan imaji mental sebagai pemberi jasa penulisan biografi.

  1. Tulislah seolah-olah hidup Anda berada pada tulisan Anda

Mulailah merenungi beberapa pertanyaan penting dan jawablah dengan tenang, mungkin dapat dengan rileks menjawab pertanyaan tersebut secara jujur, ungkapkanlah sedetil-detilnya, serta isi cerita Anda tersebut dengan bahasa dan kata-kata Anda sendiri. Gaya tulisan Anda tidak harus sama dengan gaya penulisan Hemingway, dan Anda juga tidak perlu mengkhawatirkan tentang ejaan dan tata bahasa yang baik dan benar apabila Anda tidak berkeinginan untuk mempublikasikannya secara komersil.

Berikut ini beberapa pertanyaan yang dapat Anda jadikan awal mula pembuatan dari autobiografi Anda, di antaranya yaitu yaitu :

  • Siapa Anda?
  • Siapa asal-usul Anda?
  • Dimana Anda dilahirkan?
  • Apakah Anda bahagia pada masa kanak-kanak Anda?
  • Dimana Anda sekolah?
  • Siapa sahabat sejati anda?
  • Bagaimana kehidupan Anda menuju dewasa?
  • Apakah Anda memiliki cinta? kalau ada, dimana cinta itu?
  • Bagaimana dengan anak-anak Anda?
  • Apa mata pencaharian Anda?
  • Apakah hidup benar-benar dimulai pada usia empat puluh, lima puluh, enam puluh tahun?
  • Apa yang terjadi di Dunia?
  • Bagaimana perasaan Anda setelah tua?

Demikian tips membuat biografi sendiri bagi Anda yang ingin menjadi pemberi jasa penulisan biografi.

 

Panduan Menulis Biografi Orangtua Sendiri

Menjadi penulis biografi bukanlah hal yang mudah. Biografi merupakan tulisan yang berisi tentang kisah dan keterangan kehidupan seseorang atau riwayat hidup seseorang. Biografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Bios” yang berarti hidup dan “Graphien” yang berarti tulisan atau lebih tepatnya biografi merupakan riwayat hidup seseorang.

Menulis biografi bukanlah hal yang sulit. Apalagi jika kita menulis biografi dari orang yang dekat dengan kita dan kita sudah mengetahui seluk beluk pengalamannya atau bahkan kita terlibat dalam pengalamannya secara langsung. Bisa juga biografi yang Anda tulis berasal dari orang lain yang sangat terpercaya.

Pemberi jasa penulisan biografi berarti harus menuliskan tentang kisah hidup berdasarkan kisah nyata. Tujuan dari menulis biografi yaitu menyampaikan pesan-pesan kehidupan seseorang kepada khalayak umum. Dan sebaiknya biografi dituliskan dengan sederhana dan tidak membosankan.

Banyak jenis isi tulisan biografi yaitu antara lain, biografi sendiri, biografi orang tua, biografi tokoh terkenal, dan lain-lain. Meskipun pada awalnya biografi dibuat hanya untuk tokoh-tokoh yang dianggap penting dan mempunyai pengaruh pada kehidupan orang banyak. Bentuk biografi juga bisa bervariasi seperti berbentuk tulisan singkat dalam sebuah artikel pendek, atau bahkan dalam bentuk buku yang bisa mencapai lebih dari satu buku.

Isi Tulisan Biografi Agar Menarik

Agar lebih menarik, sebaiknya pemberi jasa penulisan biografi tidak menulis seluruh kehidupan seseorang. Tetapi lebih kepada menulis kisah menarik, kejadian menarik yang dialami oleh tokoh yang diangkat. Dalam penulisan biografi lebih menarik jika fokus pada satu kasus yang dialami oleh sang tokoh.

Banyak penulis yang gagal menulisakan biografi yang enak dibaca dan tidak membosankan. Sekalipun biografi berbentuk buku tetapi harus tetap dengan gaya bahasa yang menarik. Dan jika biografi berbentuk buku maka isinya harus mendetail dituliskan mengenai informasi dan fakta kehidupan seseorang tersebut.

Bagi Anda yang masih pemula, yang harus Anda tekankan adalah isi biografi merupakan fakta atau fiksi bukan non fiksi tentang kisah hidup orang tua jika menuliskan biografi orang tua sendiri. Kemudian gaya penulisan biografi dituliskan dalam bentuk narasi.

Cara Menulis Biografi yang Harus Diperhatikan Oleh Penulis Pemula

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah siapa tokoh yang akan ditulis biografinya. Tulisan biografi menganalisa dan menjelaskan peristiwa-peristiwa dalam hidup seseorang. Melalui biografi akan ditemukan hubungan dan arti dari tindakan tertentu yang menjadi rahasia atau misteri kehidupan seorang tokoh.

Hal yang kedua adalah cara penuturannya. Penulis biografi dituntut untuk membuat penuturan yang baik dalam penyampaian biografi yang ditulisnya. Usahakan tulislah yang bernilai positif tentang tokoh yang akan Anda tulis biografinya.

Anda harus mencari informasi sebanyak-banyak mengenai tokoh yang akan Anda tulis. Informasinya bisa berupa apa yang dilakukan sang tokoh ketika masih hidup atau bisa juga mengulas mengenai sejarah dari tokoh tersebut. Semakin banyak informasi semakin banyak pula yang bisa kita tuliskan mengenai tokoh tersebut dan informasinya juga bisa berupa foto atau video.

Langkah-Langkah yang Dapat Dilakukan dalam Menulis Biografi Orangtua Sendiri

Kumpulkanlah informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber baik dari tokoh itu sendiri jika masih hidup atau orang-orang terdekat dari sang tokoh. Carilah data yang akurat dan terpercaya baik dalam bentuk tulisan maupun foto atau video dari sang tokoh. Jika dirasa sudah banyak informasi yang Anda dapatkan, maka segeralah mulai menulis.

Sebelum menerbitkannya pun, Anda harus menemui tokoh atau pihak yang terlibat untuk meminta persetujuan terbitnya biografi yang telah selesai Anda tulis. Sebaiknya sebelum diterbitkan, tulisan Anda sebaiknya direvisi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Anda harus sangat berhati-hati. Karena tulisannya akan mempengaruhi opini publik mengenai tokoh tersebut. Harus teliti dan periksa kembali apakah tulisan Anda tidak akan menimbulkan kesalah pahaman yang akan merugikan Anda sendiri sebagai penulis biografi.

 

 

Komentar Anda?
%d bloggers like this: