Ini 7 Alasan Kenapa Penulis Perlu Instagram, Ternyata Manfaat Instagram Bagi Penulis Sangat Berpengaruh

 

Sumber: Grammarly

Anda aktif di media sosial Instagram?

Penggunaan Instagram sangat populer mencapai 22 juta orang di Indonesia. Dengan pengguna yang cukup besar, manfaat bagi setiap profesi pun berbanding lurus. Begitupun dengan penulis. Berikut adalah manfaat Instagram bagi penulis.

  1. Dapat Mem-Follow Sesama Penulis
Sumber: BuddyPress User

Ini sangat bermanfaat untuk para penulis-penulis junior. Tetapi bisa juga dirasakan manfaatnya oleh sesama penulis senior.

Penulis junior sangat membutuhkan arahan atau bimbingan para mentor. Jadi, manfaatkanlah Instagram agar Anda bisa berteman, bertemu dan bertamu kepada para penulis senior.

Dengan membaca postingan-postingan penulis senior, penulis junior akan menemukan pola dan genre tulisan yang diciptakan oleh penulis senior tersebut.

Jangan membatasi diri dengan mengikuti penulis-penulis dengan satu genre saja. Follow-lah akun-akun penulis dengan genre yang berbeda dengan genre Anda. Hal ini bertujuan untuk menambah wawasan bagi Anda sebagai penulis pemula

Buatlah interaksi dan ikatan positif kepada penulis yang sudah Anda follow. Sering-seringlah nongol di komentar postingan mereka.

Selain itu, Anda bisa membantu mempromosikan hasil karya buku mereka. Share info buku-buku mereka me teman-teman Anda.

Hal itu akan menambah kehangatan dan keakraban antara Anda dengan penulis-penulis tersebut.

Dengan membangun ikatan yang baik antar penulis, maka Anda akan kecipratan ilmu yang belum pernah Anda tahu.

  1. Instagram Gudang Inspirasi
Sumber: Search Engine Journal

Inspirasi-inspirasi bisa Anda dapatkan dari hal-hal berikut:

  • Tulisan microblog para penulis
  • Foto yang menggambarkan sesuatu yang menginspirasi Anda
  • Foto quote bisa menjadikan Anda terinspirasi
  • Video atau IGTV yang menayangkan narasi-narasi yang memotivasi dan menginspirasi Anda
  1. Share Kehidupan Anda Kepada Pengikut
Sumber: The New York Time

Ketika penggemar Anda mulai bertambah, bisa jadi mereka akan semakin kepo dengan keseharian Anda. Jadi, feed Instagram Anda bukan cuma promo-promo buku karya Anda yang membuat mereka bosan. “Iklan lagi, iklan lagi.”

Pilih kehidupan apa yang patut Anda share. Entah itu hobi lain Anda atau apa pun kecuali masalah dan kehidupan pribadi.

Seperti apa saja momen yang patut dibagikan?:

  • Anda bisa memfoto cuplikan kata-kata dari buku Anda, lalu unggah ke Instagram. Anda tu tidak? Itu merupakan salah satu teknik soft selling.
  • Anda memfoto desk yang berisi tentang benda-benda penunjang pekerjaan menulis Anda.
  • Anda bisa share tentang cuplikan video seminar yang telah dari beberapa tempat
  • Bila perlu boleh kok share testimoni dari orang-orang yang telah membaca buku karya Anda, kalau bisa sih dalam bentuk video.
  • Share juga tips-tips seputar dunia kepenulisan, dan bidang yang Anda pahami seperti psikologi remaja dan lain lain
  1. Ikuti Influencer yang Hobi Me-Review Buku
Sumber: Practical Ecommerce

Kini Blogger sudah menjamur di Instagram. Banyak blogger memanfaatkan Instagram sebagai tempat mengulas buku-buku yang telah mereka baca.

Semakin banyak Anda mem-follow para blogger, maka semakin besar peluang buku karya Anda diulas oleh mereka.

Sering-seringlah berinteraksi dengan mereka, dengan tujuan agar mereka bisa stalking akun Instagram Anda. Dan akhirnya mereka tertarik untuk me-review buku karya Anda.

  1. Berkolabor(A)ksi Dengan Penggemar
Sumber: MIT Sloan

Jika Anda menemukan tema bagus yang akan dijadikan buku, maka tidak ada salahanya untuk bertanya kepada audiens. Alih-alih melakukan riset.

Misal: Tema buku Anda adalah menulis tentang kenakalan remaja. Anda bisa melempar pertanyaan seperti di bawah ini!

  • Kenakalan apa saja yang kalian buat ketika SMA?
  • Apa kalian pernah dihukum mengelilingi lapangan karena ketahuan merokok di dalam kamar mandi?
  • (Jika santriwati) Apa kalian pernah memakai kerudung warna-warni ketika ketahuan mengirim surat ke ikhwan ketika di Pondok?
  • (Jika santri) Apakah rambut kalian pernah dipangkas habis karena ketahuan pacaran di pondok pesantren?
  • Apakah ponsel kalian atau teman kalian pernah ditahan oleh guru? Kalau pernah, katakan kenapa?

Penggemar Anda akan memberikan umpan balik sebagai respon atas pertanyaan Anda tadi

  1. Meningkatkan Daya Tawar ke Penerbit
Sumber: IKANGAI

Ketika karya Anda sudah selesai ditulis. Maka, proses selanjutnya adalah cetak buku. Ada dua tipe penerbit yang bisa Anda pilih.

  • Penerbit Indie: Anda menerbitkan sendiri dan mencetak sendiri serta menggunakan biaya cetak sendiri
  • Penertbit Mayor: Penerbit yang mencetak, mendesain, dan mempromosikan karya Anda, dan Anda tinggal setor tulisan saja

Tapi agar penerbit mayor melirik karya Anda, ada satu hal lagi yang tidak boleh Anda lupakan. Yaitu, jumlah followers dari akun Instagram Anda dan kualitas konten.

Jumlah followers dan konten bisa membuat penerbit memercayai Anda lebih besar. Karena karena naskah yang masuk ke penerbit kan bukan cuma karya Anda saja. Oleh, karena itu Anda harus menang dari modal lain.

  1. Gratis Promosi Buku
Sumber: blog da Homart

Buku yang disering dipromosikan dengan teknik yang bagus, maka audiens akan tertarik membeli buku Anda.

Nah, manfaat Instagram bagi penulis yang satu ini benar-benar sangat membantu Anda untuk melakukan seni menjual karya sendiri di mata publik.

 

Selain 7 manfaat Instagram bagi penulis di atas mungkin masih banyak lagi. Tetapi, yang sering dirasakan manfaatnya oleh penulis ya tujuh poin di atas.

Ok, sampai jumpa di Instagram ya, Writers!