Kelas Menulis: Melambat Boleh Berhenti Jangan

Seperti goweser yang memperlambat kayuhan. Seperti nelayan yang mengistirahatkan dayung. Seperti public speaker yang jeda semenit untuk menaburkan senyum pada audiens.
Saya break sejenak dari kegiatan memberikan mentoring super privat kecuali untuk mereka yang sudah terjadwal; mengurangi kelas bahkan tidak mengajar dalam bulan berjalan; dan menolak (dengan berat hati) tawaran keliling NTT (labuan Bajo, Ruteng, terus Kupang/Kefamenanu) meski itu proyek untuk sahabat difabel.
“Mas, saya lagi cari teman yang bisa nulis kisah untuk kantor saya. Perlu keliling ke NTT dan ketemu penerima manfaat.  Kira-kira jenengan bisa suport saya? nanti keliling NTT sekitar 10 hari. Lokasinya Labuan Bajo, Ruteng, dan Kupang/Kefamenanu.”
“Pagi Mas. Mau mengabarkan, saat sekarang aku belum bisa keluar kota dulu. Semoga kali lain dapat men-support. Maaf atas hal ini.”
Dan ….

Tuhan kasih gantinya. Akademi Penulis Buku tetap riuh karena ada Mbak Donna dan Mbak Wrinni mengisi kelas bahkan lima jadwal ke depan. Mbak Donna Widjajanto dengan suka cita mengajar kelas Self Editing untuk Self Publishing. Kelasnya ramai. Siswa puas banget diajar Mbak Donna WidjajantoDaya tarik Kelas Self Editing ini sejak awal adalah: mentor bakal kasih review mendalam atas praktik self-editing para siswa. Makanya banyak siswa bela-belain bikin naskah dulu sebelum kelas dimulai …. Iya, kapan lagi ikut kelas rasa mentoring privat?

Demikian pula untuk kelas yang dipegang Mbak Wrini Harlindi. Beliau adalah senior di dalam karya bacaan anak. Buku-bukunya banyak yang bestseller. Nah, kelas Fiksi untuk Anak yang dia pegang ramai diminati oleh anak usia 10-13 tahun. Sepekan sudah full booked. Kenapa banyak yang ikut? karena karya siswa dibukukan dan mendapat bukti terbit. Padahal kelasnya murah meriah.
Tuhan juga kasih clink! dengan datangnya permintaan kelas untuk korporat langsung tiga kelas. Ini benar-benar kelas terpadu karena langsung belajar sejak menggagas ide, membuat tulisan, menyunting, hingga self publishing. Kelas-kelas eksklusif untuk korporat dan komunitas memang menjadi pilihan untuk belajar dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Maka, komunitas Akademi Penulis Buku makin ingin menerima teman yang punya program kelas menulis dan perbukuan. Syaratnya adalah suka berbagi ilmu dan cinta. Selebihnya kami bantu rancang pelaksanaan kelasnya. Dengan partisipan sebanyak 1000+ niscaya semakin banyak orang yang naik level di bidang kepenulisan dan perbukuan.