Manfaat Menulis Buku Elektronik: Memperluas Sayap Penulis di Era Digital

Menulis buku elektronik (e-book) menjadikan proses menerbitkan buku jauh lebih mudah. Apa benar? Saya menyampaikan banyak gagasan segar tentang hal itu di acara peluncuran aplikasi kelassiswa.com yang bertempat di Gedung C Kantor Kemendikbud, Jakarta (5/8/2023).

mentoring menulis online
foto gratis oleh anthony-tran di -unsplash

Hadir sebagai praktisi penulis, saya membuka dialog di dalam acara itu tentang perubahan signifikan yang saya alami sendiri semenjak 15 tahun menjadi penulis buku. Dulu, tak banyak penerbit yang dikenal oleh penulis. Demikian pula sebaliknya, jumlah penulis pun tak sebanyak era sekarang. Maka, bukan sebuah keajaiban bila 15 tahun lalu, satu judul buku akan dicetak sebanyak 5.000 eksemplar, penulis mendapat 10 buku bukti terbit, dan bahkan penulis mendapat “uang muka” royalti di saat buku itu terbit.

Era sekarang berbeda dan mungkin tak seindah itu. Namun, ada hal seru dengan maraknya platform yang memungkinkan buku elektronik (e-book) hadir sebagai pilihan baru untuk menerbitkan sebuah buku.

Mengapa Penulis Harus Menulis -Book?

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, dunia literatur mengalami transformasi yang signifikan. Buku elektronik atau e-book menjadi alternatif populer bagi penulis dalam menyampaikan karya mereka. Beralih dari buku cetak ke buku elektronik memiliki beberapa keuntungan yang menarik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi empat manfaat utama menulis buku elektronik dibandingkan buku cetak.

1. Fleksibilitas dalam Jumlah Halaman

Salah satu keuntungan utama menulis buku elektronik adalah fleksibilitas dalam hal jumlah halaman. Dalam dunia buku cetak, seringkali ada batasan jumlah halaman minimum yang harus dicapai agar proses pencetakan dapat berjalan lancar. Misalnya, beberapa penerbit mungkin mengharuskan minimal 80 halaman agar buku dapat diproduksi secara ekonomis. Hal ini bisa menjadi kendala bagi penulis yang memiliki ide brilian namun tidak memerlukan banyak halaman untuk menyampaikan pesan mereka.

Di sisi lain, buku elektronik membebaskan penulis dari batasan ini. Mereka dapat membuat buku dengan jumlah halaman yang lebih sedikit, sesuai dengan kebutuhan konten yang ingin disampaikan. Fleksibilitas ini memberikan kebebasan kreatif bagi penulis untuk mengeksplorasi ide-ide baru tanpa terbebani oleh batasan halaman.

karya bonnie-kittle-GiIZSko7Guk di unsplash

2. Kebebasan dalam Penggunaan Warna

Warna adalah elemen penting dalam buku, terutama jika buku tersebut berisi ilustrasi, grafik, atau foto. Namun, dalam buku cetak, penggunaan warna seringkali dianggap sebagai biaya tambahan yang signifikan. Penggunaan warna penuh dalam buku cetak dapat meningkatkan biaya produksi, dan hal ini bisa mempengaruhi harga jual buku atau keuntungan penulis.

Di sinilah buku elektronik menjadi pilihan yang menarik. Dalam format e-book, penulis dapat dengan mudah menggunakan warna penuh tanpa biaya tambahan yang signifikan. Dalam beberapa platform e-book, warna adalah bagian dari pengalaman membaca yang disediakan dengan kualitas tinggi, sehingga pembaca dapat menikmati visual yang lebih kaya dan menarik. Ini membuka peluang untuk menghadirkan buku yang lebih menarik dan interaktif bagi pembaca.

3. Distribusi Lebih Luas dan Mudah

Buku cetak memerlukan distribusi fisik yang melibatkan proses percetakan, pengiriman, dan penempatan di toko buku fisik. Proses ini bisa memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Selain itu, naskah buku cetak biasanya tidak diperbolehkan untuk dikirimkan ke banyak penerbit secara bersamaan.

Sementara itu, buku elektronik menawarkan keuntungan dalam distribusi yang lebih luas dan mudah. Penulis dapat menerbitkan e-book mereka di berbagai platform seperti Amazon Kindle, Google Play Books, Kobo, kelassiswa.com, dan lainnya, sehingga dapat diakses oleh pembaca dari berbagai belahan dunia. Selain itu, tidak ada batasan dalam mengirimkan naskah ke beberapa penerbit sekaligus. Penulis memiliki kesempatan lebih besar untuk mencari mitra penerbit yang tepat tanpa terikat oleh batasan geografis.

4. Waktu Terbit yang Lebih Cepat

Proses produksi buku cetak bisa memakan waktu yang cukup lama. Mulai dari proses penyuntingan buku, desain sampul, cetak, hingga distribusi ke toko fisik memerlukan tahapan yang berurutan dan tidak dapat dihindari. Sebaliknya, buku elektronik memungkinkan penulis untuk merilis karya mereka dengan cepat.

Dalam format e-book, penulis dapat merilis buku mereka sesegera mungkin setelah proses penulisan dan penyuntingan selesai. Tidak ada lagi ketergantungan pada proses percetakan dan pengiriman fisik. Pembaca dapat dengan cepat mengakses dan menikmati karya terbaru penulis. Kecepatan ini memberikan kesempatan bagi penulis untuk merespons tren dan topik yang sedang tren dengan cepat, sehingga buku mereka tetap relevan dan up-to-date.

membuat buku saku
foto gratis oleh christin hume di unsplash

Menuju Era Baru Literatur: Meneropong Masa Depan Penulisan

Buku elektronik telah membuka pintu baru dalam dunia literatur, memberikan kesempatan bagi penulis untuk berkarya dengan lebih bebas dan inovatif. Fleksibilitas dalam jumlah halaman dan penggunaan warna penuh memberikan kebebasan berekspresi tanpa batasan kreatif. Distribusi lebih mudah dan luas melampaui batas geografis, memungkinkan penulis untuk menjangkau pembaca dari berbagai negara. Selain itu, kecepatan terbit yang lebih tinggi membawa karya-karya penulis lebih dekat dengan pembaca dengan segera.

Namun, buku cetak tetap memiliki tempatnya dalam dunia literatur. Sentuhan fisik dan kehangatan yang ditawarkannya tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh buku elektronik. Oleh karena itu, buku cetak dan buku elektronik seharusnya dianggap sebagai dua medium yang saling melengkapi, bukan saling menggantikan.

Dalam era digital yang semakin maju, penulis dihadapkan pada pilihan yang menarik: memanfaatkan keuntungan teknologi dengan menulis buku elektronik atau tetap setia pada pesona buku cetak. Apa pun pilihan mereka, yang terpenting adalah semangat untuk terus berkarya membuat buku biografi, mengarang novel, dan memberikan kontribusi berharga bagi dunia literatur, tanpa henti berinovasi untuk mencapai kesuksesan dalam perjalanan menulis mereka.

Nah, apakah Anda masih ragu untuk membuat buku elektronik? Atau Anda masih sibuk dengan masa lalu dan berkata: Ah, saya lebih suka mencium harum aroma kertas dari buku yang baru saya terima dari kasir? Haha ….

Silakan Berpendapat

Data Anda kami jamin Aman *wajib diisi