Menulis Cerita Anak: Cara Mudah Melakukan Prewriting Novel Remaja

Menulis cerita anak, khususnya novel remaja, bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan melakukan prewriting atau prapenulisan yang baik, proses ini bisa menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Prapenulisan adalah tahap awal dalam menulis di mana kita merencanakan dan mengatur ide-ide sebelum mulai menulis. Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk melakukan prapenulisan novel remaja.

1. Memulai dengan Ide dan Konsep

Langkah pertama dalam menulis cerita anak adalah menemukan ide dan konsep yang menarik. Ide bisa datang dari mana saja, seperti pengalaman pribadi, berita, mimpi, atau bahkan dari percakapan sehari-hari. Tuliskan semua ide yang muncul tanpa menyaringnya terlebih dahulu. Setelah itu, pilih satu ide yang paling menarik dan sesuai dengan target pembaca remaja.

2. Mengembangkan Premis

Setelah memiliki ide dasar, langkah berikutnya adalah mengembangkan premis. Premis adalah inti cerita yang menjelaskan tentang apa cerita itu dan mengapa menarik. Premis harus singkat, jelas, dan mampu memancing rasa ingin tahu. Misalnya, “Seorang remaja yang memiliki kemampuan khusus untuk masuk ke dalam peta dan harus menyelamatkan dunia dari ancaman besar.”

3. Membuat Judul yang Menarik

Judul adalah hal pertama yang akan dilihat oleh pembaca. Judul harus menarik dan menggambarkan isi cerita secara keseluruhan. Buatlah beberapa alternatif judul dan pilih yang paling cocok dan menarik perhatian. Pastikan judul tersebut relevan dengan cerita dan dapat menarik minat pembaca remaja.

4. Menyusun Sinopsis

Sinopsis adalah ringkasan cerita yang mencakup poin-poin utama dari awal hingga akhir. Sinopsis membantu kita untuk melihat gambaran keseluruhan cerita dan memastikan bahwa alur cerita berjalan dengan baik. Dalam menulis sinopsis, pastikan untuk mencantumkan elemen penting seperti pengenalan karakter, konflik utama, puncak cerita, dan resolusi.

Profesi editor profesional
foto gratis oleh weshicks di unsplash

Contoh Sinopsis:

“Prita, seorang remaja pemalu yang suka ilmu biologi, tiba-tiba memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam zat renik. Petualangannya dimulai ketika dia bertemu serombongan kuman yang hendak menyerang fisik ibunya. Prita berjuang untuk melawan kuman itu dan menyelamatkan ibunya sambil  mencari cara untuk kembali ke dunia nyata.”

5. Membuat Outline Per Bab

Outline atau kerangka cerita per bab adalah langkah penting dalam prapenulisan. Outline membantu kita untuk mengatur alur cerita dan memastikan bahwa setiap bab memiliki tujuan dan kontribusi terhadap cerita keseluruhan. Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat outline per bab:

Bab 1: Pengenalan Karakter dan Dunia

  • Perkenalkan tokoh utama dan latar belakangnya.
  • Gambarkan dunia tempat cerita berlangsung.
  • Berikan petunjuk tentang konflik yang akan datang.

Bab 2: Pemicu Konflik

  • Tunjukkan kejadian yang memicu konflik utama.
  • Perkenalkan antagonis atau tantangan yang harus dihadapi.

Bab 3: Petualangan Dimulai

  • Tokoh utama mulai menghadapi tantangan pertama.
  • Tunjukkan perkembangan karakter dan penyesuaian terhadap situasi baru.

Bab 4: Menghadapi Rintangan

  • Tokoh utama menghadapi rintangan yang semakin sulit.
  • Berikan momen introspeksi atau pembelajaran.

Bab 5: Puncak Cerita

  • Konflik mencapai titik tertinggi.
  • Tokoh utama menghadapi tantangan terbesar.

Bab 6: Resolusi

  • Tokoh utama menyelesaikan konflik.
  • Tunjukkan perubahan atau perkembangan karakter setelah melalui tantangan.

Bab 7: Penutup

  • Gambarkan hasil akhir dari petualangan.
  • Berikan penutup yang memuaskan dan membuka peluang untuk cerita selanjutnya jika diperlukan.

Kesimpulan

Menulis cerita anak, khususnya novel remaja, memerlukan perencanaan yang matang melalui prapenulisan. Dengan memulai dari ide dan konsep, mengembangkan premis, membuat judul yang menarik, menyusun sinopsis, dan membuat outline per bab, proses penulisan akan menjadi lebih terarah dan efektif. Dengan langkah-langkah ini, penulis bisa menghasilkan cerita yang menarik dan memikat pembaca remaja. Selamat menulis cerita anak dan semoga sukses dalam petualangan kreatif Anda!

Silakan Berpendapat

Data Anda kami jamin Aman *wajib diisi